917
  2016-09-23    

Yuk Kenalan Sama Berbagai Jenis Tenun Tradisional Khas Indonesia !

Secara garis besar, kain tradisional di Indonesia dibedakan menjadi dua kelompok besar yaitu batik dan tenun. Menariknya lagi, setiap daerah di Indonesia umumnya memiliki kain tradisional dengan ciri khas tertentu. Misalnya Jogja dengan luriknya, Cirebon dengan batik mega mendungnya yang begitu fenomenal, Solo punya kain jumputan dan masih banyak lagi. Nah kali ini kita bahas tenunnya dulu ya.

Retno Septyorini 339 views

1. Lurik Jogja

Rok Berbahan Lurik Jogja

Seperti halnya dengan batik, tenun pun memiliki berbagai ciri khas tersendiri. Jogja misalnya. Kota cantik ini menawarkan pesona lurik dengan motif klasik yang begitu khas. Lurik merupakkan jenis tenun yang dibuat dengan motif dasar berupa garis.

Meski bernama klasik, namun lurik khas Jogja tersedia dalam berbagai warna, seperti kombinasi hitam dan putih, cokelat ataupun hijau. Meski memliki tekstur yang sedikit kasar, namun tenun klasik sangat nyaman saat dikenakan. Selain cocok digunakan untuk bawahan seperti rok ataupun celana lilit, tenun juga cocok dipadu-padankan menjadi atasan, blazer ataupun kombinasi baju casual.

2. Lurik Klaten

Kain Lurik Klaten

Selain lurik klasik, Jogja juga punya lurik warna-warni yang mirip dengan lurik yang diproduksi di klaten. Lurik dengan warna cerah memberi kesan modern, ceria namun tetap mengusung nuansa etnik yang kental. Berbeda dengan tekstur lurik klasik yang agak kasar, lurik warna-warni umumnya memiliki tekstur yang lebih lembut. Mau pilih yang mana, kembali ke selera masing-masing.

3. Tenun Troso

Aplikasi Tenun Troso

Selain itu ada pula tenun jepara atau yang dikenal luas dengan nama tenun troso. Sebenarnya Troso merupakan nama salah satu desa di Jepara sana. Berbeda dengan lurik Jogja yang dibuat dengan motif sederhana, tenun troso menawarkan motif yang sangat beragam, mulai dari motif bunga, motif hewan seperti ayam ataupun motif klasik yang berbentuk layaknya ukiran-ukiran.

Ada berbagai jenis kain tenun troso khas jepara. Ada blanket tebal, blanket halus, csm maupun baron. Jika dibandingkan dengan jenis kain blanket halus, blanket tebal memiliki tesktur lebih kasar. Sedangkan jenis csm dan baron merupakan tenun dengan testur yang paling lembut. Jenis tenun troso dibedakan berdasarkan benang yang digunakan. Beda jenis tenunnya maka beda pula harganya.

4. Kain Tradisional Lainnya

Kain Tapis Khas Lampung

Kain tenun tidak hanya diproduksi di Jawa saja, namun diproduksi pula di berbagai pulau lain di Indonesia. Di NTT ada Insana dan Biboki, di Sulawesi ada tenun Sengkang, di Lampung ada kain Tapis dan masih banyak lagi. Selain banyak dibuat sebagai baju, kain tradisional ini juga kerap diaplikasikan menjadi berbagai produk fashion bernuansa etnik seperti tas, cluth, dompet, sepatu hingga tali jam tangan.

Sudah punya koleksi etnik apa aja nih Moeslemate? Share di sini ya!

Like our facebook page if you like this article!
Category: FASHION&BEAUTY


Curator Introduction

no comments

Follow Moeslema on SNS