896
  2016-09-21       media.cargocollective.com

3 Fakta Unik Mengenai Laron

Hampir semua orang tidak suka jika melihat laron beterbangan di sekitar lampu rumah. Tapi, tahukah kalian apa yang sebenarnya terjadi pada laron-laron itu? Dan mengapa mereka berkumpul di waktu-waktu tertentu?

Lidya O. 134 views

Beberapa waktu lalu, saya pernah dikagetkan oleh segerombolan laron yang sedang mendekati sumber cahaya di toko-toko kelontong di malam hari. Bulu kuduk saya langsung merinding karena alergi terhadap serangga. Tapi, pada saat itu juga muncul rasa penasaran yang belum pernah tuntas hingga saat ini. Kenapa ya koloni laron-laron itu datang hanya pada saat menjelang musim hujan? Apa yang mereka lakukan di tempat pusat cahaya itu? Dan inilah jawabannya.

Laron Adalah Rayap

Tahukah kalian bahwa rayap sebenarnya adalah laron dewasa? Ya, rayap sangat dikenal oleh orang perkotaan sebagai hama karena mereka pemakan kayu lapuk atau kayu yang sudah tua. Rayap jantan dan betina yang sudah matang akan memiliki sayap. Namun tidak semua jenis rayap memiliki sayap. Ada 3 kasta dalam rayap yaitu kasta reproduktif, kasta pekerja dan kasta prajurit. Nah, begitu mereka sudah memiliki sayap untuk terbang, maka mereka akan berkembang biak untuk membentuk koloni baru.

Laron Keluar Pada Awal Musim Hujan

Pada awal musim hujan, kita akan sering melihat rayap yang telah dewasa keluar dari dalam tanah dan mencari pasangannya dengan berkumpul di sekitar sumber cahaya. Sehingga dapat dikatakan bahwa laron adalah sebagai tanda awal musim penghujan. Nah, kenapa laron-laron itu hanya datang pada saat musim hujan ya? Jadi, mereka keluar secara bergerombol pada saat udara lembab. Selama musim hujan, keadaan tanah akan menjadi lebih lembab dan basah. Udara di sekitarnya pun menjadi ikutan lembab. Pada saat itulah mereka mencari sumber cahaya untuk menghindari udara lembab dan melakukan proses reproduksi.

Laron Berkumpul Mencari Pasangan

Kalian pernah lihat kan laron-laron yang sedang berkumpul di sekitar lampu? Seperti yang sudah dijelaskan di atas, mereka menghindari udara lembab dengan mencari penerangan. Pada saat itulah mereka mencari pasangannya untuk berkembang biak. Tetapi, ada juga laron yang tidak berhasil menemukan pasangannya sehingga ia mati saat fajar tiba. Nah, setelah laron menemukan pasangannya, sayap laron akan terlepas kemudian pasangan-pasangan laron tersebut akan jalan secara beriringan. Kemudian, mereka akan menyelinap masuk ke dalam lubang tanah untuk membentuk suatu koloni rayap baru.

Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Related Tags
Curator Introduction
Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.

no comments

Follow Moeslema on SNS