886
  2016-09-20       www.blueimpact-app.com

Tips Belajar Ujian Bahasa Jepang

Untuk kamu yang sedang mempelajari bahasa Jepang dan ingin mengikuti ujian bahasa Jepang, coba yuk tips berikut ini.

Lidya O. 41 views

Akhir-akhir ini, bahasa Jepang menjadi cukup menarik perhatian bagi warga asing terutama di Indonesia. Perusahaan-perusahaan asing yang ingin membuka saham di Indonesia hampir seluruhnya diminati oleh Jepang. Selain itu, orang Indonesia yang ingin menguasai bahasa Jepang juga semakin meningkat jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Beberapa alasan mengapa ingin belajar bahasa Jepang di antaranya adalah karena tertarik pada anime (animasi Jepang), manga (komik), fashion, J-Pop, seringnya berkunjung ke tempat-tempat menarik di Jepang dan karena bahasa itu sendiri. Nah, kalau kamu sendiri tertarik tidak untuk belajar bahasa Jepang?

Ujian Kemampuan Bahasa Jepang

Ujian Kemampuan Bahasa Jepang atau Japanese Language Proficiency Test diadakan dua kali dalam setahun. Biasanya di bulan Juli dan Desember. Bentuk soalnya mengikuti aturan dari Jepang dan diadakan serentak di seluruh negara yang mengikuti ujian tersebut. Bagi kamu pembelajar bahasa Jepang wajib mengetahui ujian yang rutin diadakan oleh Japan Foundation dan UNSADA. Dan, jangan khawatir kalau tidak lulus. Karena kamu bisa terus mengikuti ujian ini di setiap tahunnya.

Beberapa poin penting di bawah ini wajib kamu ketahui selama sedang mempersiapkan belajar untuk ujian bahasa Jepang.

Mencari Kelemahan

Dengan mengetahui kelemahan, kita bisa mempersingkat waktu belajar kita untuk fokus pada bagian yang tidak begitu kita kuasai. Misalnya, kamu paling tidak suka dengan Sesi Listening. Solusinya adalah lebih banyak latihan dengan CD, rekaman percakapan atau bicara langsung dengan orang Jepangnya. Kalau saya pribadi lebih condong lemah ke Sesi Wacana. Saya mampu membaca cepat namun terkadang masih sulit menemukan inti dari bacaan tersebut. Teman native saya menyarankan untuk lebih banyak berlatih dan fokus pada wacana.

Perbanyak Coretan

Buku yang sudah kita pelajari dengan serius pasti akan penuh dengan coretan. Dan semua hasil coretan tersebut adalah pertanyaan-pertanyaan kita yang tidak dimengerti dan hasil jawaban yang kita dapatkan setelah mencaritahunya. Biasanya, otak manusia akan lebih cepat menyerap ilmu atau informasi jika ditandai dengan tulisan yang berwarna-warni.

Source: Photo © Lidya Oktariani

Seperti pada gambar di samping, saya mencatat bagian-bagian yang saya tidak paham untuk dipelajari lebih dalam. Beruntungnya saya punya teman dekat native jadi saya bisa langsung bertanya tanpa rasa segan.

Mengulang Pelajaran

Source: wooris.jp

Tidak ada salahnya kita mengulang kembali pelajaran yang sudah pernah dipelajari sebelumnya. Pastikan kalau kita benar-benar paham pertanyaan dan jawabannya. Dengan terus mengulang, otomatis otak kita akan merekam lebih kuat dan lebih tajam.

Jangan Stress

Buatlah suasana menyenangkan selama kamu belajar dan jangan dibawa beban. Misalnya, berganti-ganti tempat belajar supaya tidak bosan. Atau kamu juga bisa melakukan hobi di selang waktu belajar, misalnya menggambar atau olahraga sambil menghafalkan kosakata pelajaran bahasa Jepang.

Belajar bahasa memang membutuhkan waktu lebih banyak untuk latihan. Oleh karena itu, penting bagi setiap pembelajar bahasa untuk terus mengasah kemampuan. Walaupun tidak mudah, kamu harus tetap optimis dan percaya diri ya. Diselingi oleh doa, usaha kamu tidak akan ada yang sia-sia kok. Kita tidak akan pernah tahu hasilnya jika tidak mencoba dari sekarang. Mulailah untuk menyicil sedikit demi sedikit namun konsisten. Semangat!

Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Curator Introduction
Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.

no comments

Follow Moeslema on SNS