814
  2016-09-09       teleologis.files.wordpress.com

Review Film Patch Adams

Patch Adams adalah sebuah karya yang sangat luar biasa. Bisa di pastikan kalian tidak akan merasa kecewa jika menontonnya.

Deane Lene 216 views

Sebuah film bergenre semi biografi, komedi dan drama yang dirilis pada tahun 1998. Film yang dibintangin oleh Robin Williams sebagai Hunter “Patch” Adams, Daniel London sebagai Truman, Monica Potter sebagai Carin, Philip Seymour Hoffman sebagai Mitch dan Bob Gunton sebagai Dean Walcott. Disutradarai oleh Tom Shadyac, didasarkan pada kisah hidup Dr Hunter “Patch” Adams dan bukunya, Gesundheit: Good Health is a Laughing Matter meskipun diterima buruk sebagian besar kritikus namun film ini berhasil masuk box-office.

Film yang berdurasi 120 menit ini menceritakan Patch yang mengalami depresi berat hingga melakukan percobaan bunuh diri setelah orang tuanya meninggal. Patch secara sukarela masuk kerumh sakit jiwa lantaran ia merasa ada sesuatu yang salah dalam dirinya dan ia ingin mengetahui hal tersebut. hari-hari pertamannya terasa berat namun seiring berjalannya waktu ia menemukan sisi lain dari rumah sakit tersebut. kembalinya kepercayaan diri Patch bukan berasal dari dokter yang menanganinya tetapi ia mendapatkannya dari sesama pasien di rumah sakit tersebut dan ia merasa siap untuk kembali ke lingkungan sosialnya.

Berbekal ketulusan hati yang dimilikinya, Patch memutuskan untuk kuliah kedokteran. Seringkali Patch membuat kepala dekannya tidak berhenti menghukum atas apa yang dilakukan selama kuliah berlangsung dan ancaman kepala dekan untuk mengeluarkannya pun tidak main-main. Pembawaan dirinya yang sangat mudah berbaur dengan lingkungan membuat dirinya sangat mudah memiliki teman. Namun tak jarang orang lain merasa terganggu dengan tingkahnya.

Hingga akhirnya Patch menemukan belahan jiwanya. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama. Belahan jiwanya meninggal secara tragis. Kepercayaan tinggi yang dimiliki Patch seketika runtuh. Patch memilih untuk meninggalkan dunia yang ia yakini dapat membahagiakan dirinya. namun temannya yang selama ini membencinya justuru mendorong Patch untuk mengurungkan niatnya. Akhirnya Patch berhasil menyelesaikan pendidikannya dalam bidang ilmu kedokteran. Patch mendirikan sebuah rumah sakit gratis sebagai bentuk ketidak puasan dirinya terhadap rumah sakit lainnya yang mengedepankan administrasi serta keuangan namun pasiennya terabaikan.

Sebuah karya yang sangat indah. Alur ceritanyan yang dinamis serta menarik memudahkan para penotonnya untuk mengikuti jalan ceritanya. Sentuhan detailnya yang sagat tepat mampu menyentuh hati para penontonnya. Walaupun film ini termasuk film biografi yang cenderung menampilkan sesuatu yang kurang menarik, berbeda hal jika kalian menonton film yang satu ini.

Sayangnya apa yang terjadi dalam film tersebut tidak berkata demikian di kehidupan Patch di dunia yang sebenarnya. Patch memilih untuk mengakhiri kehidupannya dengan cara yang tragis. Hal tersebut bukan dikarenakan film yang diperankannya tidak lagi laku dipasaran melainkan dengan sebab lainnya.

Film ini mengajarkan kita untuk:

- mengenal lebih jauh siapa yang hendak kita bantu bukan hanya sekedar membantu secara fisik saja
namun apa yang tidak terlihat pun juga harus kita perhatikan.

- Cobalah melihatlah apa yang orang lain tidak melihatnya

- Lihat apa yang orang lain memilih untuk tidak melihatnya.

- Berangkatlah dari hati yang tulus dalam membatu orang lain dengan sendirinya masalah yang ada dalam
diri kita akan terasa lebih ringan.

- Jangan pernah takut untuk berbeda dengan orang disekitar kita.

- Kesuksesan berasal dari jalan yang sulit.

Trailer

Deane Lene
Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Sen...
Like our facebook page if you like this article!
Category: REVIEW


Curator Introduction
Deane Lene
Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Send me email to deanelene@gmail.com

no comments

Follow Moeslema on SNS