805
  2016-10-04       cdns.klimg.com

Movie Review: 3 Srikandi

Indonesia kembali diguncangkan oleh kehadiran Yana, Lilies dan Suma yang pernah membesarkan nama Indonesia di kancah internasional lewat film 3 Srikandi.

Lidya O. 1 views

Sinopsis

Film ini mengisahkan tentang perjuangan para srikandi yang memboyong medali untuk Indonesia pertama kalinya pada Olimpiade Seoul 1988. Yana, Lilies dan Suma adalah atlet panahan terbaik yang pernah ada di Indonesia. Kita akan melihat secara dekat bagaimana perjalanan mereka hingga sampai di titik terakhir kemenangan yang menjadi catatan sejarah Indonesia. Donald Pandiangan membimbing ketiga atlet panahan putri dengan sangat keras dan teliti. Dan hasil kerja keras mereka patut diacungi jempol.

Para Pemain

Source: smeaker.com

Reza Rahardian kembali bersinar dengan memerankan tokoh yang berbeda dari sebelumnya. Saya tidak heran lagi mengapa para produser mengincar si tegas dan lugas yang berakting dengan sangat profesional. Reza berhasil memerankan tokoh Donald di film 3 Srikandi sebagaimana ia berhasil memerankan dengan sangat mulus pada tokoh lain di filmnya yang terdahulu. Keangkuhan Donald yang terkesan kaku tidak membuat saya melihat lagi Reza dalam film ini. Ia benar-benar telah menjelma menjadi Donald yang penuh ambisius! Isakan tangis bahagia Reza juga mampu membuat jantung saya berdebar hingga di ujung cerita.

Nurfitriyana Saiman adalah yang tertua dari kedua atlet putri lainnya. Yana diperankan oleh Bunga Citra Lestari. Seperti yang kita ketahui, BCL dan Reza sering dipasangkan untuk bermain bersama di film-film terbaik Indonesia. Saya tidak lagi meragukan akting BCL sebagai Yana. Bahkan untuk karakter seorang kakak, ia benar-benar memerankannya dengan sangat baik.

Yang menonjol dari ketiga srikandi adalah Lilies Handayani, atlet panahan dari Surabaya. Logat asli Jawa yang dimainkan oleh Chelsea Islan sangat mengagumkan. Chelsea benar-benar sukses membuat penonton tertawa dengan gaya bahasa dan kepolosannya yang begitu terlihat natural. Dan dari sepanjang yang saya perhatikan, Chelsea lebih banyak pengalaman berakting dalam film-film bergenre nasionalis dan kisah nyata. Lewat perannya sebagai Lilies, ia membuktikan bahwa tidak selalu wajah oriental dan sedikit bule membuatnya tidak diterima berakting sebagai tokoh pribumi. Justru, penonton sangat terhibur dengan kehadiran si bungsu Lilies.

Walau tidak bisa dikatakan sebagai pendatang baru dalam dunia peran, Tara Basro cukup baik memerankan tokoh Kusuma Wardhani yang memang memiliki darah asli Sulawesi Selatan.

Tangis haru, bahagia, kecewa, amarah dan kejengkelan pun menjadi bumbu-bumbu pemanis di film ini.

Tentunya, dengan adanya film 3 Srikandi ini, perjuangan yang pernah ada akan menjadi penyemangat bagi para atlet-atlet Indonesia yang akan berjuang untuk kemenangan yang selanjutnya. Masa-masa mereka telah habis dan akan digantikan dengan pemuda-pemudi Indonesia yang memiliki semangat juang tinggi.

Sebagaimana Bunga, Chelsea dan Tara yang masih awam dalam dunia panahan, kini lewat aktingnya dalam 3 Srikandi, mereka menunjukkan kemampuan bermain panahan yang tidak menggunakan peran pengganti saat pengambilan gambar. Mereka berlatih panahan bak seorang atlet selama 3 bulan sebelum benar-benar syuting.

Hebat ya? Salut banget sama usaha mereka deh!

Trailer

Lidya O. Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.
Like our facebook page if you like this article!
Category: REVIEW


Curator Introduction
Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.

no comments

Follow Moeslema on SNS