707
  2016-09-05       www.kesehatanku.xyz

Tips untuk menjaga dan meminimalisir kerusakan vitamin pada makanan saat pengolahan

Dalam mengolah makanan yang sehat dengan memenuhi nutrisi yang pas, ada cara-caranya agar makanan tetap memiliki kandungan nutrisi yang engkap saat pengolahan.

Triwitaan 544 views

Makanan yang kita makan tentunya melalui proses terlebih dahulu, sebelum kita memakannya bukan. Kita tidak sadar bahwa melalui proses pengolahan makanan tersebut makanan akan dengan mudah mengalami kekurangan atau kerusakan nutrisi yang terkandung didalamnya. Mengapa? Karena proses pengolahan yang dilakukan dapat mengurangi nutrisi/gisi auatu makanan, apabila tidak menggunakan cara pengolahan yang tepat. Ada beberapa bahan makanan yang perlu diperhatikan cara pengolahannya. Agar nutrisi yang terkandung didalamnya dapat diperoleh untuk kebutuhan tubuh kita.

Merebus dan Mengukus

Source: health.liputan6.com

Merebus
¤ Perhatikan cara merebus yang benar. Rebus bahan-bahan (terutama sayur-sayuran) cukup sampai setengah matang, supaya vitamin/mineral tidak banyak yang larut air. Akan lebih baik lagi jika air rebusan di manfaatkan untuk sup atau untuk saus.

Mengukus
¤ Sebaiknya terapkan cara pengukusan pada sayur-sayuran terutama yang berwarna hijau. Cara ini dilakukan untuk menjaga nutrisi serta kandungan pada makanan.

Memanggang

Source: perkakasdapurseru.blogspot.com

Memanggang
¤ Ada baiknya makanan (daging) dimasukkan dulu ke dalam microwave selama dua menit supaya agak matang. Sehingga tidak diperlukan waktu lama untuk memanggang. Pemanggangan terlalu lama kurang baik bagi kesehatan karena menyebabkan munculnya amina-amina heterosiklis penyebab kanker.

¤ Produk-produk hewani, seperti daging atau telur sebaiknya dimasak sampai matang. Karena kondisi setengah matang atau kurang matang akan menimbulkan ancaman keamanan pangan. Telur setengah matang misalnya, masih mengandung zat antigizi (avidin) yang menghambat penyerapan vitamin A.

Menggoreng

Source: www.heinzabc.co.id

Menggoreng
¤ Menggoreng dapat menambah kalori pada makanan, meskipun begitu menggunakan minyak dalam jumlah moderat bisa menjadi cara yang menyehatkan. Selain cepat matang, juga dapat meminimalisir kerusakan akibat panas. Menggoreng akan menahan vitamin B dan vitamin C yang larut air.

¤ Sayuran yang tinggi karotenoid (kelompok antioksidan) lebih baik dimasak atau dimakan dengan sedikit minyak.

Dipanaskan Lagi

Dipanaskan lagi
¤ Perlu diperhatikan disini saat Moeslemates memanaskan makanan pada kali kedua, sudah pasti lebih banyak zat gizi yang rusak. Bila makanam memang perlu disimpan, sebaiknya dinginkan dulu dan segera simpan dalam lemari es atau freezer tutup. Tutup dan simpan di tempat yang dingin. Vitamin B dan C akan berkurang jika makanan dibiarkan hangat terlalu lama atau terlalu panas.

Penyimpanan

Source: www.cantikalami.info

Penyimpanan
¤ Penyimpanan disarankan, sebelum menyimpan buah ke dalam lemari es, sebaiknya buah dicuci dulu sehingga kontaminasi kotoran bisa dihilangkan. Sedangkan untuk sayuran, selain dicuci juga sebaiknya dibungkus plastik berlubang sehingga tekstur sayuran akan tetap baik dan tidak layu ketika akan dimasak.

¤ Penyimpanan sari buah dalam freezer dengan suhu 4 Celcius akan mengalami penurunan kandungan vitamin C hingga 10% dalam jangka satu tahun. Oleh karena itu, kalau moeslemates ingin membeli sari buah kemasan, pilihlah yang tersimpan dalam lemari es sehingga kandungan vitamin C-nya masih tinggi.

¤ Untuk mengurangi penurunan kualitas, penyimpanan daging dalam freezer hendaknya dilakukan dalam bentuk potongan-potongan, sebelum disimpan, potongan daging dibungkus plastik untuk sekali masak. Ketika daging akan dimasak, ambil satu bungkus dan kemudian lakukan proses thawimg (pelunakan dari kondisi beku) untuk menghilangkan kandungan esnya.

¤ Bahan makanan yang di bekukan lebih baik ketimbang yang dikeringkan (dipanaskan). Proses pengalengan akan semakin menurunkan vitamin-vitamin didalam bahan makanan. Jenis-jenis vitamin yang sangat rawan rusak adalah vitamin A, B3, dan B2.

¤ Hati-hati jika menyimpan susu cair dalam lemari es. Susu adalah bahan makanan yang sangat mudah menyerap bau. Oleh karena itu, tempat penyimpanannya harus tertutup rapat. Bila mungkin dalam lemari es tidak ada makanan berbau menyengat misalnya ikan asin. Kontaminasi bau dari makanan lain menyebabkan susu menjadi tidak layak untuk diminum.

Triwitaan
Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, F...
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Related Tags
Curator Introduction
Triwitaan
Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, Food Fadism, Student, Medical E...

no comments

Follow Moeslema on SNS