629
  2016-08-23       health.detik.com

Tubuh Pendek, Itu Stunting Loh!

Jangan biarkan anak anda memiliki postur tubuh dibawah rata-rata anak sehat lain. Waspada terhadap stunting dengan tidak mengabaikan gizi dan asupan pada anak anda.

Triwitaan 118 views

Source: www.indonesian-publichealth.com

Dalam Global Nutrition Report 2015 menyatakan bahwa hampir seluruh negara didunia menghadapi berbagai bentuk masalah gizi dengan derajat yang berbeda-beda. Indonesia termasuk negara yang memiliki masalah gizi yang kompleks. Diketahui bahwa prevalensi masalah gizi balita Indonesia pada satu dekade terakhir ini cenderung stagnant bahkan sedikit meningkat. Dari data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 tergambar bahwa hampir 9 juta atau 37.1% balita Indonesia mengalami stunting (37,2%), dan sekitar 3 juta atau 12.1% balita Indonesia mengalami wasting/kurus (12,1%).

Source: dinkes.bengkuluprov.go.id

Selain itu, prevalensi wanita usia subur dengan risiko Kurang Energi Kronik (KEK) juga cukup tinggi pada semua kelompok umur, diitambah dengan tingginya anemia pada ibu hamil dan balita, masing-masing sekitar 37.1% dan 28.1%. Namun disisi lain, prevalensi gizi lebih pada balita dan orang dewasa mulai mengkhawatirkan, yaitu masing-masing 11.9% dan 26.6%.

Tidak hanya itu, di Indonesia juga menghadapi transisi
epidemiologi yang bisa dilihat dari kecenderungan meningkatnya insiden penyakit tidak menular seperti hipertensi, penyakit kardiovaskular (jantung), dan diabetes. Salah satu penyebab tingginya risiko terkena penyakit tidak menular (PTM) pada usia dewasa adalah karena kejadian stunting yang dialami pada usia dini.

Source: pustakadigitalindonesia.blogspot.com

Nah, kecenderungan meningkatnya penyakit karena kejadian stunting. Untuk itu banyak gerakan-gerakan yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran kepada masyarakat akan stunting ini. Dengan cara penyuluhan gizi ibu hamil dan edukasi serta kampanye akan sadarnya status gizi seimbang pada ibu hamil.

Apa itu Stunting ?

Stunting adalah tinggi badan terhadap umur lebih rendah dari ukuran normal: < -2 SD.
Anak yang mengalami stunting telah terjadi kekurangan asupan gizi dalam waktu khronis dan/atau berulang, yang seringkali terjadi pada usia dini.

Stunting dapat dilihat dari status gizi pada masa ibu hamil sampai 1000 hari pertama kehidupan. Jadi nutrisi yang didapat pada saat hamil sampai lahir memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan anak yang mengalami stunting. Selain status gizi, pola asuh dan kesehatan lingungan juga mempengaruhi. Dari pola asuh kita dapat lihat dari pemberian makan dan pencegahan penyakit. Serta dari kesehatan lingkungan, daerah lingkungan sekitar rumah, seperti bangunan saluran air bersih dan saluran pembuangan air juga terpengaruh)

Dampak yang ditimbulkan malnutritition (kekurangan atau kelebihan gizi) pada periode ini bersifat permananen dan berjangka panjang. Mengapa permanen dan berjangka panjang? Karena proses terjadinya Stunting bersamaan dengan proses terjadinya hambatan pertumbuhan dan perkembangan organ tubuh lainnya, seperti otak, jantung, paru-paru, ginjal, dll

Source: pustakadigitalindonesia.blogspot.com

Apakah stunting bisa dicegah?

Jawabannya adalah bisa sebelum anak berusia di atas 2 tahun, stunting masih bisa dicegah. Dengan apa? Dengan memberi ASI ekslusif selama 6 bulan dan pemberian makanan pendamping asi setelah lebih dari 6 bulan dengan makanan bergizi, baik dan sehat. Biasanya ibu-ibu sering menggunakan bubur instan selama pemberian makanan pendamping ASI. Ini yang tidak direkomendasikan. Ibu sebaiknya membuat sendiri bubur dengan tambahan sayur dan lauk protein hewani maupun nabati.

Perbaikan gizi pada stunting khususnya sangat perlu karena sumber daya manusia yang sehat, cerdas dan produktif merupakan modal dasar bagi terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur. Kualitas sumber daya manusia dapat dilihat dari peringkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang diukur berdasarkan umur harapan hidup, angka melek huruf, tingkat pendidikan, dan kemampuan ekonomi suatu negara.

Triwitaan
Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, F...
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Related Tags
Curator Introduction
Triwitaan
Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, Food Fadism, Student, Medical E...

no comments

Follow Moeslema on SNS