600
  2016-08-22       ahmadwilliams.co.uk

Bermain Sambil Mengasah Motorik Halus Anak

Bermain memiliki banyak manfaat bagi anak. Salah satunya adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Jadi, alangkah baiknya, bagi anda yang memiliki anak balita ajaklah anak bermain sambil mengasah motorik halusnya.

Deane Lene 169 views

Sebagai orang tua, berkembangnya kemampuan anak secara maksimal adalah salah satu hal yang harus diperhatikan. Sebab ketika anak tidak memiliki kemampuan dasar yang cukup baik akan berdampak pada masa depannya. Memberikan stimulus atau rangsangan pada anak dalam rangka pengembangan kemampuannya dapat menggunakan cara sederhana dan biasa dilakukan sehari-hari seperti membuka pintu, menyikat gigi, memakai baju sendiri. Anak-anak harus dilatih gerak motori kasar dan halus sedini mungkin dan salah satu caranya menstimulasinya agar anak tidak merasa bosan adalah dengan mengajak anak bermain. Beberapa permainan yang dapat membantu melatih kemampuan motorik anak adalah sebagai berikut:

1. Menggunting

Memegang gunting adalah salah satu cara anak melatih motorik halusnya. Mulanya anak akan merasa kesulitan untuk memasukkan jarinya kedalam lubang dan menggerakkannya hingga ia mampu menggunting kertas. Kemudian ia akan kembali mulai mengasah motorik halusnya ketika diberikan kertas berpola dan anak harus mengikuti pola tersebut.

Gunakan gunting yang aman bagi anak-anak dan selalu awasi penggunaannya. Biarkan anak menggunting gambar yang ia senangi.

Jika ia masih terlalu sulit memegang guntuing, biarkan ia merobek kertas dengan tangannya.

2. Melukis

Melukislah bersama anak. Berikan dia kesempatan untuk melukis apapun. Ajarkan menggunakan berbagai teknik sehingga pengetahuannya dapat berkembang pula. Memegang pensil dan menggambar sesuatu adalah salah satu cara untuk melatih motorik halusnya. Mengapa? Karena memegang benda berukuran kecil membutuhkan usaha yang lebih besar untuk dapat menggunakannya dengan baik dan benar.

Selain itu, ada kelebihan lain dari kegiatan melukis ini. Bermain dengan warna adalah salah satu stimulus perkembangan otak pada anak. Penggunaan banyak warna dapat membantu perkembangan otaknya secara maksimal.

3. Playdough

Meremas dan mengenggam termasuk pada kegiatan yang bisa melatih motorik halus. karena ketika anak ingin membuat suatu bentuk yang ia sukai, ia akan menggerakkan jari-jarinya untuk mendapatkan bentuk semirip mungkin dengan apa yang dilihatnya.

4. Puzzle

Menyusun gambar bagi anak adalah kegiatan yang sungguh mengasikan. Selain menstimulasi otak anak, ini juga bisa menjadi salah satu media anak untuk melatih motoriknya. Ketika menggenggam, mengambil dan memasangkan puzzle, anak akan menggunakan pergelangan tangan hingga jari jemarinya untuk menyelesaikan permainan ini.

5. Lego dan balok

Source: www.2mm.ru

Sama halnya dengan bermain puzzle. Merangkai dan menyusun balok adalah permainan yang menggunakan pola yang sama dengan bermain puzzle. Permainan balok ini bertujuan untuk memberikan rangsangan anak untuk mengembangkan motoriknya dan juga bermanfaat untuk mengajak anak mengenal tentang bentuk bangun ruang sehingga ia pun mendapatkan stimulasi bagi perkembangan berpikirnya atau kognitifnya.

6. Meronce

Source: data:image

meronce adalah salah satu cara kita mengajak anak untuk melatih motorik halusnya. Sebab, memasukkan benang kedalam lubang manik-manik membutuhkan gerakan mencubit atau hanya membutuhkan dua jari saja (telunjuk dan ibu jari).

Perhatikan baik-baik pada saat pelaksanaannya. Manik-manik yang berukuran kecil dapat tertelan oleh anak sehingga kegiatan ini membutuhkan pengamanan ekstra dari para orang tua atau orang dewasa lainnya.

Deane Lene Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Sen...
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Curator Introduction
Deane Lene
Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Send me email to deanelene@gmail.com

no comments

Follow Moeslema on SNS