596
  2016-11-18       Photo © Meutia Fachrina

Tiba di Kyoto!

Kota yang pernah menjadi ibukota negara Jepang selama 100 tahun ini harus banget kamu datangi kalau mau merasakan suasana tradisional Jepang yang sesungguhnya!

meutia fachrina 163 views

Setelah puas berkeliling Tokyo dan mengunjungi Sunflower Garden di Yamanashi, saya pindah ke destinasi berikutnya yaitu Kyoto!

Kyoto adalah kota terbesar kedua di Jepang setelah Tokyo. Kota ini memiliki populasi sebanyak 1,4 juta penduduk. Kyoto terkenal karena masih mempertahankan warisan-warisan budaya masa lalunya dengan baik. Jika kamu ingin merasakan kebudayaan Jepang yang masih kental, kamu wajib banget datang ke Kyoto!

Source: Photo © Meutia Fachrina

Perjalanan naik Shinkansen dari Tokyo ke Kyoto memakan waktu 2 jam 20 menit. Saya naik kereta Tokaido Shinkansen dari Tokyo Station.

Source: Photo © Meutia Fachrina

Setibanya di Kyoto, saya langsung check-in ke penginapan, menaruh barang, beristirahat sebentar, kemudian langsung mulai jalan-jalan! Destinasinya yaitu Kuil Kinkaku-ji! Kuil ini memiliki Pavilion emas yang menjadikannya objek wisata utama turis asing dari seluruh dunia!

Source: Photo © Meutia Fachrina

Tiket masuk dan brosur yang berisi informasi mengenai Kuil Kinkaku-ji.

Kuil ini dibangun pada tahun 1397 sebagai tempat peristirahatan untuk para shogun Ashikaga Yoshimitsu. Pada 2 lantai teratas, seluruh bangunan kuil ini dilapis oleh lembaran emas! Di bagian paling atas kuil terdapat patung burung phoenix yang juga terbuat dari emas.

Source: Photo © Meutia Fachrina

Jangan takut tersesat karena selalu ada papan informasi yang terletak di tempat-tempat strategis.

Source: Photo © Meutia Fachrina

Sekka-tei Tea House dibangun untuk menghormati kunjungan Emperor Go-Mizuno-o ke tempat ini pada abad ke-17. , Tempat ini masih merupakan bagian dari Kinkaku-ji.

Source: Photo © Meutia Fachrina

Fudodo Hall Kinkaku-ji. Salah satu area untuk berdoa di kawasan kuil Kinkaku-ji.

Source: Photo © Meutia Fachrina

Di kuil Kinkaku-ji ini, terdapat area visitor tea house. Dengan membayar sebesar 500 yen, kamu bisa mendapatkan semangkuk minuman matcha dan manisan tradisional khas Jepang.

Source: Photo © Meutia Fachrina

Terdapat toko-toko merchandise kalau kamu ingin berhenti sebentar untuk membeli oleh-oleh khas kuil ini.

Source: Photo © Meutia Fachrina

Karena saya pergi ketika musim panas, menggunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat itu wajib banget hukumnya.

Source: Photo © Meutia Fachrina

Didekat kuil, terdapat prayer boards yang terbuat dari kayu.

Source: Photo © Meutia Fachrina

Ada juga 'Box of Fortune' yang isinya adalah kertas yang bertuliskan peruntungan kamu. Box of Fortune ini ada 3 bahasa, yaitu Bahasa Inggris, Chinese, dan Jepang.

Source: Photo © Meutia Fachrina

Kalau hasil box of fortune kamu baik, kamu bisa menyimpan kertasnya. Namun kalau buruk, kamu bisa menggantungkan kertasnya supaya kamu tidak tertimpa nasib buruk.

Source: Photo © Meutia Fachrina

Selalu sedia peta ketika jalan-jalan biar tidak tersasar!

Source: Photo © Meutia Fachrina

Kemudian pindah ke Kuil Tenryuji. Kuil ini pertama kali dibangun oleh Ashikaga Takauji pada tahun 1339 dan selesai pada tahun 1345. Pada tahun 1994, kuil ini ditetapkan sebagai salah satu 'UNESCO World Heritage Site' sebagai bagian dari monumen bersejarah di Kyoto.

Source: Photo © Meutia Fachrina

Bangunan yang hampir semuanya terbuat dari kayu dan batu alam, bikin ngerasa kuil ini menyatu banget dengan alam sekitar!

Source: Photo © Meutia Fachrina

Pengunjung lainnya pun duduk santai menghabiskan waktu untuk menikmati pemandangan di Tenryuji Temple Garden.

Source: Photo © Meutia Fachrina

Mata saya benar-benar dimanjakan dengan keindahan alam yang ada di garden Tenryuji Temple.

Setelah selesai mengelilingi kuil Tenryu-ji, saya pergi ke Kawarachi. Kawasan ini memiliki banyak pertokoan dimana kamu bisa membeli oleh-oleh disini. Ada juga pusat perbelanjaan besar bernama Mitsukoshi apabila kamu mencari barang-barang bermerek.

Source: img.timeinc.net

Suasana kawasan Kawaramachi ketika matahari tenggelam.

Ketika sudah malam, lampu-lampu dan lampion disekitar toko akan dinyalakan.

Tips transportasi hemat di Kyoto!

Daripada naik bus dan bayar sekitar 230 yen setiap kali naik, lebih baik kamu beli Kyoto City Bus One-Day Pass! Cukup dengan membayar 500 yen, kamu bisa naik bis sepuasnya dalam satu hari! Pass ini bisa kamu beli di Kyoto Bus Information Center yang terletak di depan Kyoto Station.

meutia fachrina meutia fachrina
Dress maker | Traveler | Fangirl | December
Like our facebook page if you like this article!
Category: TRAVEL


Curator Introduction
meutia fachrina
meutia fachrina
Dress maker | Traveler | Fangirl | December

no comments

Follow Moeslema on SNS