5859
  2018-05-11       thetempest.co

Tips Menahan Emosi Saat Berpuasa

Bagai manusia kadang tak kuasa menahan emosi yang hampir meledak, berikut ini adalah tips menahan marah di bulan puasa.

Official Moeslema Team 26 views

Menjalankan puasa Ramadhan merupakan kewajiban bagi seluruh umat muslim di seluruh dunia. Pada bulan ini setiap umat muslim tak hanya menahan haus dan lapar namun sekaligus melatih diri untuk selalu bersabar serta tidak cepat terpancing emosi. Jangan sampai ibadah tercoreng karena emosi yang tak terkontrol. Memang susah nyatanya menahan emosi, apalagi ketika sedang berpuasa. Pasti ada saja hal-hal yang membuat emosi meluap dan mulut ingin berkata yang tidak-tidak. Bagaimana cara menahan emosi saat puasa? yuk simak tips-tipsnya di bawah ini !

Memperbanyak Dzikir

Dzikir sangat ampuh untuk meredakan emosi karena salah satu manfaat dari dzikir adalah untuk selalu mengingat Allah sehingga hati akan menjadi lebih lembut dan tenang. Hal ini telah dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan oleh psikolog yang mewawancarai beberapa kelompok pengamal dzikrullah dan hasilnya dzikir dapat memunculkan perasaan tenang dan benar-benar merasakan sebuah kehidupan yang lebih tenteram dan bermakna yang dirasakan oleh pengamalnya.

Hal ini juga telah disampaikan dalam Firman Allah SWT, lebih tepatnya dalam surat ar-Ra’du ayat 28 yang berbunyi:


ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَتَطۡمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكۡرِ ٱللَّهِۗ أَلَا بِذِكۡرِ ٱللَّهِ تَطۡمَئِنُّ ٱلۡقُلُوبُ ٢٨

Artinya: “(orang-orang yang taubat yaitu) mereka yang beriman, hati mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah (dzikrullah). Ingatlah, dengan dzikrullah, hati menjadi tenang.”
Source: QS Ar-Ra’du,: 28

Istirahat Yang Cukup

Source: www.cdc.gov

Salah satu yang membuat seseorang mudah emosi selain interaksi yang kurang baik dengan orang lain adalah karena kebutuhan istirahat yang tidak terpenuhi misalnya kurangnya waktu tidur atau terlalu lelah. Oleh karena itu agar puasa kita tidak dipenuhi dengan perasaan yang penuh amarah maka cukupkanlah waktu istirahat kita. Pertahankan juga kualitas tidur kamu tanpa meninggalkan ibadah. kamu akan lebih sering terjaga di bulan Ramadhan, yang penting kualitas tidur kamu baik, maka kamu bisa tetap prima dan fit selama bulan Ramadhan.

Membaca Al-Qur’an

Source: darunnajah.com

Selain sebagai sumber ilmu dan firman dari Allah subhana hua ta’ala, al-Qur’an juga merupakan salah satu obat untuk meredakan berbagai penyakit hati seperti marah, dengki, dan lainnya. oleh karena itu daripada menuruti emosi lebih baik membaca al-Qur’an untuk meredakan emosi dan menambahkan pahala saat berpuasa.

Olahraga

Source: favim.com

Olahraga nyatanya penting untuk menjaga kebugaran tubuh saat puasa. Selain itu, olahraga saat puasa juga bisa menjadi salah satu cara untuk menahan emosi dan amarah yang keluar karena olahraga dapat mengelurkan hormon stress dalam tubuh. Maka, emosi dan amarah saat puasa pun bisa sedikit dikendalikan. Selama puasa, Anda bisa menjalani olahraga ringan yang dilakukan sebelum waktu berbuka dan setelah berbuka.

Menarik Napas Dalam-Dalam

Source: www.atimes.com

Mengambil nafas dalam-dalam akan membuat kita merasa lebih tenang karena akan menyalurkan oksigen yang sangat dibutuhkan untuk tubuh dan otak. Selain itu ini juga akan membuat tubuh semakin relax. Jika kamu berada dalam kondisi yang membuat emosi tiba-tiba ingin marah daripada mengumpat atau ngomel, segera tarik nafas dalam-dalam selama 5-10 detik. Menghitung satu sampai sepuluh bisa diganti dengan istighfar lho Moeslemates. Tarik nafas perlahan melalui hidung, lalu hembuskan melalui mulut buang perlahan untuk melegakan hati dan pikiran kita. Nikmati dan rasakan betul pergerakan udara yang terjadi.

Mengalihkan Perhatian / Mencari Kesibukan

Source: www.yahoo.com

Jika kamu berada dalam situasi yang bisa memicu amarah usahakan dihindari ya Moeslemates. Biasakan diri untuk bersikap tenang dan mengelola emosi diri sendiri. Alihkan emosi dengan membayangkan sesuatu yang membuat diri kamu merasa senang dan tenang. Carilah kesibukan lain yang positif sehingga perhatian kita akan sedikit teralihkan dan amarah kita akan terlupakan walaupun hanya sebentar dengan begitu emosi dan amarah kita akan menguap dan lebih bisa berpikiran jernih setelahnya.

Tidak Banyak Bicara

Rasulullah SAW mangajarkan cara-cara untuk menghilangkan kemarahan salah satunya adalah dengan tidak banyak bicara. Diam tidak berbicara ketika marah merupakan obat yang mujarab untuk menghilangkan kemarahan, karena banyak berbicara dalam keadaan marah tidak bisa terkontrol sehingga terjatuh pada pembicaraan yang tercela dan membahayakan dirinya dan orang lain.

Mengambil Air Wudhu

Source: muslim.or.id

Official Moeslema Team
Official Moeslema Team
Official Team of Moeslema.com
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Curator Introduction
Official Moeslema Team
Official Moeslema Team
Official Team of Moeslema.com

no comments

Follow Moeslema on SNS