5692
  2018-02-20       www.natural-health-news.com

7 Bahan Skin Care yang Berbahaya Bagi Ibu Hamil

Ada beberapa bahan kosmetik berbahaya yang justru harus kamu hindari saat hamil.

Official Moeslema Team 1,838 views

Saat sedang masa kehamilan bisa menjadi masa-masa yang menyenangkan, namun juga menjadi masa di mana segalanya jadi membingungkan karena ada banyak pantangan yang harus dipatuhi oleh ibu hamil agar kesehatan ibu dan bayi terjaga dengan baik mulai dari tidak boleh minum alkohol atau bahkan makan sushi. Tetapi tidak hanya konsumsi makanan saja, tetapi menyangkut masalah kecantikan untuk pemakaian skincare pun harus jadi lebih hati-hati. Dengan berubahnya hormon, kulitmu tentunya akan mengalami perubahan yang membuat kamu merasa kebingungan mengenai produk kecantikan mana yang boleh dan tidak boleh digunakan selama hamil. karena ada beberapa bahan kosmetik berbahaya yang justru harus kamu hindari saat hamil. Berikut ini 7 bahan skin care yang berbahaya bagi ibu hamil yang patut kamu ketahui.

Paraben

Paraben adalah bahani kimia yang umumnya digunakan sebagai pengawet pada produk--produk kecantikan, termasuk skin care. Sebenarnya, ada beberapa jenis paraben dan tidak semuanya berbahaya. Namun, yang perlu diperhatikan, bahwa paraben bisa terakumulasi dalam tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa paparan paraben selama kehamilan dapat menimbulkan gangguan pada perkembangan bayi. Paraben mampu melalui barier plasenta yang membatasi antara darah ibu dan darah bayi.

Oleh karena itu bagi ibu hamil, lebih dianjurkan menghindari produk-produk kecantikan yang mengandung paraben. Beberapa jenis peraben yang patut dihindari yaitu propyl, butyl, isopropyl, isobutyl dan methyl parabens yang umumnya ditemukan dalam beberapa produk perawatan tubuh, sampo, sabun, dan kosmetik.

Benzoyl Proxide

Benzoyl peroxide berada dalam kategori C bahan kosmetik atau skin care yang berarti tidak aman bagi ibu hamil. Benzoyl Peroxide ini sering ditemukan dalam obat jerawat non resep untuk melawan jerawat. Seperti halnya salicylic acid, namun benzoyl peroxide ini lebih keras daripada salicylic acid. Ada beberapa bumil yang selama kehamilannya sering berjerawat ada baiknya biarkan saja, karena itu sangat alami pengaruh hormon yang ada di dalam tubuh.

Retinoid

Senyawa kimia ini biasa ditemukan pada produk anti aging. Retinoid dan semua turunannya yaitu Retin-A, Renova, Retinol, dan Retinyl Palmitate masuk dalam kategori C yang notabene aman tapi mengandung risiko, namun tetap harus dihindari. Dokter pada umumnya akan menyarankan pasien mereka untuk tidak merencanakan kehamilan selama menggunakan produk yang mengandung retinoid, dan jika apabila sudah hamil, hentikan penggunaan secepatnya.

Hydroquinone

Hydroquione biasa ditemukan dalam krim pemutih wajah yang sangat menarik bagi para calon ibu apa lagi setelah melihat kulit yang menggelap atau beberapa dark spot yang muncul di wajah akibat perubahan hormon. Meskipun bahan ini dikenal sebagai salah satu zat yang ampuh memutihkan kulit. Namun, sebaiknya atau bahkan harusnya zat ini dihindari saat hamil. Karena Hydroquione (termasuk idrochinone, quinol, 1-4 dihydroxy benzene, 1-4 hydroxy benzene) adalah kategori C

Tetracycline

Tetracycline adalah antibiotik yang umum ditemukan dalam obat jerawat dan penyakit Lyme. Tetracycline masuk dalam kategori D. Obat-obatan lainnya termasuk doxycycline dan minocycline. Sejumlah studi menemukan bahwa penggunaan tetracycline saat hamil bisa merusak hati ibu hamil dan menyebabkan perubahan warna keabuan pada bayi saat masa pertumbuhannya. Antibiotik alternatif yang umum diresepkan untuk ibu hamil termasuk amoxicillin atau erythromycin.

Beta Hidroxy Acid (BHA)

BHA atau beta hydroxy acid adalah turunan dari salicylic acid yang kerap digunakan sebagai bahan baku exfoliant, jadi untuk yang biasa peeling atau facial untuk perawatan muka, sebaiknya mulai lebih berhati-hati . Dosis tinggi dari obat ini bisa menyebabkan pendarahan pada janin, toksisitas atau keracunan pada ginjal, bayi lahir dengan kondisi bisu tuli. Penggunaan berlebih pada produk ini sama saja dengan efek dari minum tablet aspirin dua kali sehari. Tapi jangan khawatir, dosis rendah seperti penggunaan sekali sehari pada kulit masih terbilang aman menurut para ahli.

Phthalate

Bahan kimia yang satu ini biasa digunakan sebagai pengharum kosmetik dan juga lotion. Phthalates bahkan biasa digunakan untuk proses pembuatan plastik, sehingga berbahaya jika digunakan sebagai bahan kimia untuk perawatan kulit dan wajah. Ciri produk kosmetik yang mengandung bahan phthalates adalah yang memiliki bau tajam. Bahan kimia ini harus dihindari oleh ibu hamil. Senyawa kimia ini termasuk kategori C yang umumnya ditemukan dalam beberapa parfum sintetik dan cat kuku. Phthalate, toluene, dan formalin dikenal sebagai “trio racun” yang harus dihindari sama sekali, terutama selama masa kehamilan.

Official Moeslema Team
Official Moeslema Team
Official Team of Moeslema.com
Like our facebook page if you like this article!
Category: FASHION&BEAUTY


Curator Introduction
Official Moeslema Team
Official Moeslema Team
Official Team of Moeslema.com

no comments

Follow Moeslema on SNS