5648
  2018-02-02       www.shutterstock.com

Hambatan Wanita Muslimah yang Berkarir dalam Menghadapi Tantangan Kerja

Apa saja hambatan wanita Muslimah dalam berkarir dan bagaimana menanganinya?

Official Moeslema Team 172 views

Pada zaman modern ini disaat sudah ada banyak teknologi canggih ada banyak wanita di luar sana tak terkecuali bagi wanita muslim juga ingin sekali bekerja untuk meningkatkan dan mengembangkan skill sekaligus memiliki penghasilan. Sosok wanita yang bekerja adalah sosok yang diidolakan dan dianggap berhasil bagi sebagian wanita. Kenapa begitu? karena anggapan yang umum dengan bekerja kita dapat bebas pergi kemana saja, mendapatkan penghasilan yang banyak sehingga bisa memenuhi kebutuhan diri sendiri dan mendapat apapun yang diinginkan. Namun tidak menjadi wanita muslim yang bekerja bukanlah gak yang mudah. Apalagi yang menjadi ibu rumah tangga sekaligus wanita karir bukanlah pekerjaan yang mudah. Banyak hambatan yang dirasakan ketika memiliki peran ganda. Apa saja hambatannya dan bagaimana menanganinya?

Karir dan keluarga

Bagi yang sudah berumah tangga dan memiliki buah hati menjalankan peran ganda memang lelah. Apalagi jika kamu berambisi untuk sukses dalam pekerjaan yang kamu geluti pada saat yang bersamaan dengan menjadi seorang ibu rumah tangga, ini menjadi tantangan yang cukup sulit. Misalnya, saat ingin berangkat kerja, anak yang masih balita rewel karena tidak ingin ditinggal oleh ibunya. Di satu sisi keluarga membutuhkan perhatian namun di sisi lainnya kamu tetap ingin berkarya di luar rumah tangga. Oleh karena itu, ada baiknya sebagai working mom kamu juga harus pandai mengatur waktu untuk keduanya. Saat ditawarkan pekerjaan timbang-nimbang terlebih dahulu dan diskusikan bersama suami sebelum mengambilnya.

Sulit memiliki waktu sendiri (me time)

Karena banyaknya tugas yang menumpuk membuat kamu sibuk hingga menyita seluruh waktumu. Banyak hambatan yang dialami pada saat ingin memiliki waktu sendiri. Sebisa mungkinluangkan waktu untuk sendiri walaupun hanya beberapa menit saja. Waktu untuk diri sendiri atau me time sangat bermanfaat antara lain untuk menenangkan diri dari stress pekerjaan atau kebosanan rutinitas. Me time juga dapat membantu untuk menemukan inspirasi dan juga berpikir tanpa pengaruh orang lain. Waktu seperti ini bisa kamu gunakan untuk berbelanja di mall, atau merawat diri di salon.

Kompetisi dengan rekan kerja

Source: www.yahoo.com

Dengan beban pekerjaan yang berat ditambah menjalani peran yang merangkap sebagai ibu rumah tangga, maka kinerja kamu mungkin tidak lebih baik daripada rekan kerja lainnya. Di saat rekan kerja mendapatkan promosi atau bonus, mungkin kamu belum karena dianggap kurang memberikan kontribusi yang lebih banyak.
Tapi tidak perlu putus asa, fokuskan waktu dan pikiran kamu agar mendapatkan hasil yang maksimal, serta buatlah prestasi yang baik sehingga atasan atau klien juga melihat hasil kerja keras kamu.

Atasan

Source: www.fotolia.com

Masalah lainnya adalah jika kamu memiliki atasan yang kaku atau kurang pengertian terhadap masalah yang kamu hadapi. Misalnya tiba-tiba anak sakit sehingga harus pulang lebih awal atau bahkan tidak bisa masuk karena merawat anak. Berkomunikasilah dengan atasan, bila perlu datang ke ruang kerjanya dan bicarakan secara langsung kondisi yang sebenarnya. Gunakanlah kepercayaan atasan kamu sebaik-baiknya.

Masalah kesehatan

Tekanan pekerjaan baik di tempat kerja maupun di rumah dapat menjadikan wanita rawan terserang penyakit. Kalau kamu sudah sakit pekerjaan akan terhambat. Sakit yang biasanya dirasakan seorang wanita yang bekerja adalah stress, nyeri kepala, nyeri ulu hati, nyeri leher dan tengkuk, serta batuk dan pilek. Jika kamu sering merasakan gejala seperti itu, evaluasi kembali cara kerja yang selama ini kamu jalani. Barangkali kamu terlalu sibuk sehingga telat makan atau malah kurang waktu beristirahat.

Menggunakan Hijab

Source: girlshijab.com

Meskipun saat ini masih ada perusahaan dan kantor-kantor yang sudah tidak melarang penggunaan jilbab bagi para pegawainya, namun masih banyak wanita muslimah kurang percaya diri ketika mengenakan hijab. Bagi kaum wanita muslimah sebaiknya tidak menjadikan hijab sebagai hambatan dalam berkarir, berkiprah dan berprestasi di bidang manapun. Berhijab adalah identitas kaum muslim. Dengan berhijab akan menjaga wanita dalam berperilaku, bergaul dan membuat diri kita menjadi lebih baik lagi.

Upah yang tidak sesuai

Salah satu faktor utama bagi wanita untuk bekerja adalah karena gaji. Tidak bisa dipungkiri bahwa untuk memenuhi kebutuhan hidup adalah gaji yang kita dapatkan dari pekerjaan. Karena itu jumlah gaji bisa dijadikan indikator kesejahteraan hidup. yang menjadi masalahnya, terkadang di beberapa pekerjaan terdapat diskriminasi yaitu upah wanita yang lebih sedikit. Padahal gaji yang rendah dapat menjadi penyebab kesejahteraan hidup yang rendah juga.

Nah itu dia beberapa hal yang sering dianggap sebagai hambatan bagi wanita muslim dalam berkarir. Namun pada dasarnya semua hambatan itu dapat diatasi bukan? Semoga dengan mengatasi seluruh hambatan itu kita dapat tetap terus berkarya dan sukses dalam karir di masa depan.

Official Moeslema Team
Official Moeslema Team
Official Team of Moeslema.com
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Curator Introduction
Official Moeslema Team
Official Moeslema Team
Official Team of Moeslema.com

no comments

Follow Moeslema on SNS