563
  2016-08-18       images1-fabric.practo.com

Pengalaman Opname Kucing di RSHJ

Moeslemates ingin tahu lebih banyak mengenai rumah sakit hewan dan apa saja fasilitas yang didapatkan pasien selama masa perawatan? Simak ulasan berikut ini.

Lidya O. 1,524 views

Hewan peliharaan merupakan teman di rumah yang bisa menjadikan aktivitas sehari-hari kita jauh lebih hidup. Selain perawatannya, kucing maupun anjing yang kita adopsi di rumah juga memiliki hak untuk tetap sehat. Oleh karena itu, kita sebagai "orangtua" mereka wajib untuk memperhatikan kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar tempat mereka tinggal. Jika kita mau menjadi "orangtua" yang baik, tentunya kita tidak bisa sembarangan merawat mereka dengan hanya memberi makan dan grooming saja. Hewan juga bisa mengalami sakit seperti manusia. Bahkan, ada yang sampai harus dioperasi dan dirawat inap lho, Moeslemates!

Berawal dari Membiarkan Si Kucing Keluar Rumah Sebelum Vaksinasi

Beberapa minggu yang lalu, saya berniat untuk memberikan vaksinasi kepada kucing saya yang paling bontot, Oddie. Saya pikir ada baiknya juga dilakukan dengan segera mumpung kondisi tubuhnya sehat. Tapi, saya tidak bisa memonitoring dia selama 24 jam dan sampai pada akhirnya saya mendapatkan berita bahwa Oddie keluar dari rumah tanpa sepengetahuan ibu saya. Sedikit khawatir dan resah sudah saya rasakan sejak Oddie sering main bersama kucing liar di depan rumah. Walaupun masih dalam keadaan sehat, perasaan saya mengatakan akan sangat berbahaya jika membiarkan kucing keluar rumah tanpa pemberian vaksin sebelumnya.

Diagnosa Dokter di Petshop

Oddie yang semakin hari semakin lemas membuat saya tidak bisa berpikir panjang lagi untuk segera memeriksakannya ke dokter hewan. Begitu menerima hasilnya, ternyata dokter menyarankan saya untuk membawa Oddie ke Rumah Sakit Hewan Jakarta yang berada di bilangan Jakarta Selatan. Ia mengidap gejala penyakit yang disebabkan dari virus, demam dan kemungkinan dehidrasi yang membuat cairan di tubuhnya berkurang. Berselang hanya dua hari saja saya rawat Oddie di rumah dengan vitamin dan menyuapinya makan. Namun kondisinya sama sekali tidak menunjukkan adanya pemulihan, sehingga saya bergegas untuk membawanya ke Rumah Sakit Hewan Jakarta tanpa surat rujukan.

Pemeriksaan di RSHJ

Setelah sampai di RSHJ, saya langsung menuju ke tempat pendaftaran karena saya baru pertama kali datang ke sana. Beberapa menit kemudian, resepsionis memanggil Oddie dan meminta saya membawanya ke ruang pemeriksaan. Oddie diperiksa oleh dokter pertama kali dengan pengecekan suhu tubuh. Pupnya agak sedikit berdarah karena pencernaannya kurang baik. Kemudian, Oddie juga harus melakukan pengambilan darah agar bisa diketahui lebih lanjut apa sebenarnya penyakit yang dideritanya.

Pemeriksaan Hasil Laboratorium

Hasil Laboratorius RSHJ menunjukkan bahwa adanya gejala virus yang masuk di tubuh Oddie namun masih dalam batas yang normal. Syukurnya, saya cepat membawa Oddie ke sana sehingga bisa dilakukan penanganan terbaik. Virus ini disebabkan dari adanya udara yang disebarkan di lingkungan yang tidak terawat atau tertular dari kucing liar lainnya. Tapi walaupun begitu, saya masih terus khawatir karena Oddie mengalami sakit yang menyebabkan peradangan sehingga ia tidak ada nafsu makan sama sekali. Hal ini sangat berbahaya jika kita tidak bisa telaten merawatnya setelah pulang dari opname.

Ruang Rawat Inap RSHJ

Setelah berkonsultasi dengan dokter, akhirnya saya mengizinkan dokter untuk memberikan infus dalam waktu dua hari. Sejauh yang saya lihat dan perhatikan, ruangan yang berisi kandang-kandang ini cukup bersih dan tertata dengan rapi. Saya mempercayakan Oddie kepada dokter di RSHJ. Dan dua hari berikutnya saya akan datang lagi menjemput Oddie.

Semua kucing yang masuk di ruangan ini mengisyaratkan saya betapa banyaknya kasus penyakit pada mereka sampai ke tahap yang lebih serius, yaitu koma. Keadaannya sangat memprihantinkan membuat saya tidak sanggup berlama-lama di sini. Saran saya, bagi Moeslemates yang tidak kuat menahan bau, sebaiknya jangan masuk ke dalam ruangan ini karena aromanya cukup menyengat. Moeslemates bisa menunggu di luar sambil melihat-lihat sekeliling lobi, apotik dan petshop.

Papan Pengumuman di RSHJ

Terdapat tiga jadwal waktu yang wajib diketahui oleh pemilik hewan, yaitu:
1. Waktu Besuk Pasien,
2. Waktu Pengambilan Pasien, dan
3. Waktu Menanyakan Kondisi Pasien
Jika melewati dari batas waktu yang sudah dijadwalkan, maka tidak akan dilayani. Oleh sebab itu, kita harus memperhatikan dengan baik jadwal yang sudah ditetapkan dari pihak RSHJ.

Selain itu, ada juga layanan antar jemput untuk pemilik yang tidak memiliki kendaraan untuk dibawa ke RSHJ. Tarif yang ditawarkan dapat ditanyakan langsung di kasir karena akan disesuaikan dengan jarak dari rumah pemilik sampai ke RSHJ.

Biaya Pengobatan di RSHJ

Jika manusia membutuhkan perawatan intensif ketika jatuh sakit, kucing peliharaan pun memiliki hak yang sama untuk sembuh dari penyakit yang menyerang mereka. Akan tetapi, terkadang pikiran kita hanya tertuju pada satu hal: untuk apa buang-buang uang demi kucing yang sebentar lagi mati. Ya, mungkin ada benarnya. Tapi jika Moeslemates adalah pecinta kucing atau hewan lainnya, Moeslemates pasti tahu rasanya melihat kucing kesayangan lemas tidak berdaya di tempat tidur tanpa makan dan minum. Perasaan seperti itu sama dengan perasaan seorang ibu terhadap anaknya yang sedang sakit. Ibu akan memberikan sepenuh jiwa dan raganya, seluruh apapun yang ia punya untuk bisa menyembuhkan penyakit anaknya. Dan seberapa besar uang yang harus dikeluarkan pun tidak akan dipikirkan lagi. Perasaan seperti itulah yang saya rasakan pada saat menerima kwitansi pembayaran perawatan Oddie. Berikut ini saya akan jabarkan perinciannya.

Registrasi : Rp. 27.500
Konsultasi : Rp. 110.000
QBC : Rp. 100.000
Materai : Rp. 6.500
Feces Natif : Rp. 25.000
Infus + IV Catch : Rp. 150.000
Rawat Inap Kucing : Rp. 255.000
Visit dokter : Rp. 75.000
Biodin 50 ml : Rp. 9.000
Syringe 1 ml : Rp. 20.000
Claneksy syrup : Rp. 95.000
Biolysin syrup : Rp. 30.000

Total : Rp. 903.000
Biaya Admin 10% : Rp. 90.300
Total Biaya : Rp. 993.000

Pengambilan Oddie dari Opname

Setelah menjalani opname selama dua hari, akhirnya saya membawa pulang Oddie dengan perasaan sedikit cemas. Karena Oddie sudah tidak diinfus, maka dokter memberikan obat dan vitamin yang harus diminum Oddie secara rutin. Selama di perjalanan, Oddie terlihat lebih lesu dan seperti tidak ada semangat hidup. Saya jadi teringat kata-kata dokter di tempat pertama kali Oddie check up. Beliau mengatakan bahwa virus yang dibawa dan masuk ke tubuh kucing yang belum divaksin, sangat berbahaya dan sangat kuat. Itulah mengapa Oddie bisa sampai tidak mau makan sama sekali sehingga pencernaannya mengalami peradangan yang cukup parah. Dokter sudah meminta saya waspada dan hati-hati juga bersiap-siap karena tidak semua pengobatan di rumah sakit canggih sekalipun dapat menyembuhkan virus yang menyerang di tubuh kucing kitten. Saya pun tetap optimis dan terus memantau Oddie selama di rumah dan berharap ada keajaiban kesembuhan dari Allah SWT.

Oddie Menghembuskan Napas Terakhir

Selang satu hari dari pengambilan Oddie dari RSHJ, saya tidak bisa tidur tenang karena terus memikirkan keadaan Oddie yang bertambah parah. Pagi tadi, saya menyuapinya makan dan ia menolak untuk membuka mulutnya. Ia juga tidak mau minum air putih dan saya paksakan meminumkannya vitamin pemberian dokter. Oddie tidak bergerak, ia hanya sedikit mengisyaratkan bahwa tubuhnya tidak kuat berjalan lagi. Kemudian saya membawanya ke tempat tidurnya yang hangat dan menyelimutinya. Perasaan saya kacau pada saat akan berangkat kerja dan meninggalkannya di rumah. Saya hanya terus berdoa agar Oddie segera dilepaskan dari penyakit di tubuhnya. Saya sudah mengikhlaskannya dengan hati yang terus menangis. Dan sampailah saya menerima kabar bahwa Oddie telah tiada. Saya tidak berlama-lama di kantor dan langsung menghampiri Oddie yang sudah tidak bernyawa. Semua kenangan bersamanya tidak akan pernah bisa saya lupakan. Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa memelihara hewan apa pun itu tidak bisa sembarang hanya dengan memberinya makan setiap hari saja. Hewan juga sama seperti manusia, memiliki perasaan, butuh kasih sayang, bisa jatuh sakit, dan meninggal. Di saat-saat seperti itulah kita harus bisa mengambil pelajaran agar tidak terulang kesalahan yang sama. Saya menyadari betapa tidak pekanya saya pada kondisi Oddie sebelum ia sakit. Saya membiarkannya keluar rumah, memandikan tapi tidak mengeringkan bulunya dengan baik, dan terus menganggap ia baik-baik saja. Dengan semua pengalaman ini, mengajarkan kita semua untuk lebih berhati-hati dan waspada pada penyakit yang bisa kapan saja menyerang kucing kita.

Lokasi RSHJ

Moeslemates yang ingin berkunjung untuk memeriksakan hewan peliharaan Moeslemates baik itu kucing maupun anjing bisa langsung datangi saja RSHJ di alamat berikut:

Jl. Harsono RM No. 28,
Ragunan, Pasar Minggu
Jakarta Selatan - 12560
021-7891093

Moeslemates tidak perlu khawatir karena RSHJ buka 24 jam dengan harga regular di pagi hari dan non-regular di sore menjelang malam. Semua bisa Moeslemates tanyakan lewat telepon.

Lidya O. Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Related Tags
Curator Introduction
Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.

no comments

Follow Moeslema on SNS