5454
  2017-12-07       Aldike

Perawatan Rambut Bagi Hijab Traveller

Merawat rambut bagi Hijab Traveller menjadi susah susah gampang. Berikut adalah sedikit tips untuk merawat rambut bagi Hijab Travller.

Aldike Wandari 59 views

A post shared by Happy Virus (@aldikewn) on

Assalamualaikum wr.wb

Jilbab memang kewajiban bagi muslimah. Menutup mahkota kepala dengan seutas kain. Terkadang, memang susah susah gampang untuk merawat rambut yang hampir seharian tertutup. Apalagi bagi Muslimah yang aktif di luar ruangan dan hobi traveling. Seperti saya.

Dalam keseharian, saya bisa dibilang aktif. Mulai dari ke kampus, penelitian tugas akhir, kumpul-kumpul bersama komunitas, dan masih banyak lagi aktivitas saya di luar ruangan. Untuk soal jalan-jalan atau travelling, dalam sebulan saya bisa travelling (jarak dekat) sebanyak 3 kali sebulan. Entah itu ke pantai dalam kota, air terjun kota sebelah, bahkan bukit setinggi 1200 mdpl yang berada di sekitar rumah saya tinggal.

Saya aktif di luar dan menjadi traveller, saya tidak khawatir dengan kesehatan rambut. Meski rambut para Muslimah tertutup, tetapi harus tetap dijaga kan? Permasalahan yang timbul karena rambut tertutup banyak sekali. Mulai dari kerontokan, rusak parah, ketombe dan bercabang. Berikut akan saya jelaskan mengapa saya tidak takut akan kesehatan rambut walau terkena terik matahari seharian atau bahkan di saat hujan seperti ini.

1. Masker Lidah Buaya

Siapa sih yang tidak kenal Lidah Buaya dengan Aloe Veranya? Yup, tanaman ini sering dijumpai di sekitar kita. Bentuknya ang tebal dengan pinggiran yang berduri. Caranya sangat mudah. Kuliti Lidah Buaya hingga terlihat dagingnya yang bening. Usapkan ke kulit kepala hingga ke rambut sampai merata. Tunggu beberapa saat hingga meresap. Setelah itu bisa dibilas dengan air.

Melakukan masker rambut Lidah Buaya 1-2 kali dalam seminggu. Bisa dilakukan saat setelah travelling luar kota. Masker ini juga bisa memberikan relaksasi bagi kepala dan rambut.

2. Manjakan Rambut

Memanjakan rambut tidak harus pergi ke salon dan sampai mengeluarkan banyak uang. Banyak cara untuk memanjakan rambut. Bahkan bisa dilakukan di rumah atau di penginapan ketika kalian sedang berpergian.
Pertama, sisir rambut sebelum dan sesudah memakai jilbab. Terkadang, banyak Muslimah yang tidak sadar akan pentingnya menyisir rambut. “Ah kan tidak terlihat rambutnya, ngapain disisir?” Nah ini salah besar. Menyisir dan sebelum dan sesudah memakai jilbab dapat mengurangi kerontokan loh. Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan?

Kedua, jangan mengikat rambut terlalu kencang. Selain membuat nyeri di kepala, mengikat rambut dengan kencang membuat rambut tidak dapat bernafas. Akibatnya, rambut mudah patah dan bercabang.
At last but not at least, urai rambut ketika berada di dalam rumah atau sedang beristirahat di penginapan. Setelah jalan-jalan seharian dan kembali ke penginapan, alangkah baiknya membiarkan rambut tergurai. Langkah ini ternyata ampuh agar kulit kepala dan rambut bisa bernafas. Selain itu juga menjaga kelembaban kulit kepala dan rambut loh!

3. Konsumsi Makanan Bergizi
Sayur dan buah juga dapat menunjang nutrisi ke rambut. Yang paling dianjurkan untuk dikonsumsi dan dipenuhi asupannya adalah vitamin E, vitamin B12, vitamin B6, protein dan vitamin C. Kalau kata Ibu saya dulu, makan kacang hijau juga membuat rambut lebat dan kuat.
4. Rutin Memotong Ujung Rambut

Bagian rambut yang sering nampak kering dan kusam adalah ujungnya. Untuk itu saya sarankan untuk memtong ujung rambut secara rutin. Potonglah tiap 4-12 minggu sekali. Buat reminder kalau perlu hehe. Kalo saya, tiap 6 – 8 seminggu sekali. Tak perlu panjang, cukup 1-2cm saja, dijamin rambut akan tumbuh sehat dan bagus.

5. Rajin Keramas

Beraktivitas di luar ruangan memang membuat badan berkeringat. Tak terkecuali bagian kepala. Muslimah berjilbab harus rutin

Agar lebih maksimal, pakailah shampoo khusus Muslimah berjilbab. Saya merekomendasikan Sariayu Shampoo. Dengan bahan alami seperti Urang Aring, Lidah Buaya, Mangkokan, Cabe Rawit dan bahan lainnya yang tak hanya membersihkan rambut, tetapi juga kehitaman dan kekuatan rambut.

Jika teman-teman berketombe, bisa memakai Sariayu Hijab Intense Anti Dandruff. Atau jika kalian mengalami rambut rontok parah, bisa memakai Sariayu Hijab Intense Hair Fall. Kalau saya memakai Sariayu Hijab Shampoo saja. Sejak jaman menjadi mahasiswa baru, sekitar 4 tahun yang lalu, Ibu saya membelikan saya Sariayu Hijab Shampoo. Baunya sangat harum, ketika dipakai keramas juga adhem. Adik saya bahkan memuji kewangian rambut saya ketika usai keramas.

6. Memakai Conditioner

Setelah keramas, teman-teman bisa memakai Sariayu Hijab Conditioner. Ternyata, conditioner dapat membuat rambut menjadi lembab, tidak kering dan rambut menjadi sehat. Selain itu, rambut juga menjadi bersinar dan tidak kusam. Namun jika kalian sedikit berketombe, alangkah baiknya memakai conditioner hanya di rambut saja, jangan sampai mengenai kulit kepala.

7. Rawat dengan Sariayu Hijab Series

Selain shampoo dan conditioner, kalian juga perlu menggunakan Sariayu Hijab Hair Lotion dan Sariayu Hijab Hair Mist. Gunakan Sariayu Hijab Hair Lotion setelah keramas, namun rambut harus dalam keadaan kering. Jika masih basah, gunakan saja Sariayu Hijab Hair Mist. Atau bisa juga disemprotkan ke rambut sewaktu-waktu jika diperlukan. Dua produk ini menawarkan aroma yang harum dan dapat memaksimalkan perawatan rambut agar nampak sehat dan berkilau.

Sariayu Hijab series selalu ada di travelling kit saya. Karena saya tahu, pasti setelah berkeliling di luar ruangan, panas terik, hujan, dan keringat pasti ada. Maka rambut juga perlu perawatan.
Nah, itu tadi tips dari saya. Semoga bisa menjadi refrensi para Muslimah yang hobi jalan-jalan. Hehe. Terimakasih!
Wassalamualaikum wr.wb

Source: Aldike

Produk yang selalu ada di dalam Travell Kit saya.

Like our facebook page if you like this article!
Category: FASHION&BEAUTY


Curator Introduction

no comments

Follow Moeslema on SNS