470
  2016-08-10       www.silaturahim.co.id

Penjelasan Ilmiah Mengapa Harus Minum dalam Keadaan Duduk

Mengapa Rasulullah SAW melarang kita untuk minum sambil berdiri? Simak ulasan berikut ini.

Lidya O. 6,242 views

"Diriwayatkan ketika Rasulullah SAW di rumah Aisyah r.a. sedang makan daging yang dikeringkan di atas talam sambil duduk bertekuk lutut, tiba-tiba masuk seorang perempuan yang keji mulut melihat Rasulullah SAW duduk sedemikian itu lalu berkata: 'Lihatlah orang itu duduk seperti budak.' maka dijawab oleh Rasulullah SAW: 'Saya seorang hamba, maka duduk seperti duduk budak dan makan seperti makan budak.' lalu Rasulullah SAW mempersilakan wanita itu untuk makan. Adapun duduk bertelekan (bersandar kepada sesuatu) telah dilarang oleh Rasulullah sebagaimana sabdanya, 'Sesungguhnya aku tidak makan secara bertelekan.'" Hadist ini diriwayatkan oleh HR. Bukhari & Muslim.

Mungkin kita sering melihat tamu undangan pesta yang makan dan minum sambil berdiri. Ada yang makan sambil berbincang-bincang, ada juga yang mengunyah makanan sambil mengambil makanan lain . Kebiasaan ini sudah ditegaskan dalam Hadist bahwa makan dan minum yang baik adalah dalam posisi duduk. Moeslemates tahukah alasannya?

Jaringan Penyaring

Source: blog.ub.ac.id

Di dalam tubuh manusia ada sebuah jaringan penyaring yang disebut juga dengan sfringer yaitu sebuah struktur maskuler yang dapat membuka dan menutup. Air yang kita minum seterusnya akan disalurkan ke dalam pos-pos penyaringan di dalam ginjal. Penyaring ini terbuka pada saat kita duduk dan secara otomatis tertutup pada saat berdiri. Ketika penyaring berada dalam posisi tertutup, maka air yang kita konsumsi sambil berdiri akan masuk hingga ke dalam kantong kemih tanpa adanya proses penjaringan. Akibatnya bisa terjadi pengendapan di dalam saluran ureter dan jika terus terjadi akan menyebabkan gangguan pada organ ginjal kita.

Reaksi Saraf

Manusia pada saat berdiri berada dalam keadaan yang tegang. Organ keseimbangan dalam pusat saraf sedang bekerja keras agar mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya. Sehingga inilah yang membuat kita bisa berdiri stabil dengan sempurna. Sebaliknya, ketenangan dapat dirasakan saat kita duduk, yang di mana syaraf berada dalam kondisi yang tidak tegang sehingga posisi ini sangat baik untuk menerima makanan dan minuman yang akan dicerna.

Penyakit Lambung

Source: bballjones.com

Refleksi yang terjadi secara tiba-tiba dapat menyebabkan tidak berfungsinya saraf. Begitu pula makan dan minum dengan posisi berdiri yang dilakukan secara terus-menerus dapat membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Banyak dokter yang mengatakan bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa berbenturan dengan makanan atau minuman yang masuk. Kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokan yang menghalangi jalannya makanan ke usus dapat menyebabkan rasa sakit yang mengganggu fungsi pencernaan.

Walaupun dampak negatif dari makan dan minum sambil berdiri tidak langsung terjadi saat itu juga, tidak ada salahnya bukan kalau kita mencegahnya mulai dari sekarang? Dan tidak ada ruginya juga bukan untuk memperhatikan kesehatan tubuh kita mulai dari hal kecil seperti ini?

Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.
Like our facebook page if you like this article!
Category: ISLAM


Curator Introduction
Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.

no comments

Follow Moeslema on SNS