4696
  2017-08-18    

Menghidupkan Trotoar Jakarta dengan Kampanye “Merdeka Berjalan Kaki” #PedestrianFirst

ITDP mengkampanyekan "Merdeka Berjalan Kaki" dengan hashtag #PedestrianFirst dan mengajak masyarakat menghidupkan trotoar Jakarta. Simak selengkapnya di sini!

Official Moeslema Team 15 views

Assalamu'alaikum Moeslemates,

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mencanangkan bulan Agustus sebagai bulan tertib trotoar. ITDP Indonesia bekerjasama dengan Qlue Smart City, Jakarta Smart City, Dinas Bina Marga DKI Jakarta, FNF Indonesia, Jakarta Good Guide dan I Was Here menyelenggarakan serangkaian kegiatan bertema pejalan kaki dan berjalan kaki lewat #PedestrianFirst. #PedestrianFirst adalah hashtag di social media yang digunakan ITDP Indonesia untuk setiap kegiatan yang berkaitan dengan berjalan kaki.

#PedestrianFirst merupakan sebuah sikap dan tuntutan untuk sebuah kota agar menjadikan pedestrian (pejalan kaki) prioritas di seluruh ruas jalan. Sejak dimulai tanggal 3 Agustus 2017, kampanye “Merdeka Berjalan Kaki” #PedestrianFirst ini warga Jakarta dapat memasukkan keluhan dan aspirasi untuk fasilitas pejalan kaki di Jakarta melalui aplikasi Qlue.

Warga Jakarta dapat melaporkan pelanggaran & kerusakan fasilitas pejalan kaki di lingkungan masing-masing melalui Qlue dengan menggunakan hashtag #PedestrianFirst. Jenis laporan yang dapat dilaporkan via Qlue diantaranya:
1. Kondisi trotoar (rusak atau tidak ada)
2. Parkir liar di trotoar
3. PKL non-binaan di trotoar
4. Sampah di trotoar dan di gang
5. Kondisi gang (rusak atau tidak ada)
6. Ojek online melintasi trotoar

Laporan mengenai fasilitas umum pejalan kaki naik menjadi 17x lipat di aplikasi Qlue. Ini menunjukan bahwa adanya Bulan Tertib Trotoar dan kampanye #PedestrianFirst telah cukup sukses membangun kesadaran masyarakat atas kenyamanan berjalan kaki. (Sarah Ramadhania, Marketing Lead & Strategiest Qlue)

Site Visit Busway #PedestrianFirst

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan untuk mendukung kampanye #PedestrianFirst ini adalah “Site Visit Busway #PedestrianFirst”. Site Visit Busway adalah kegiatan rutin yang diselenggarakan ITDP Indonesia dimana ITDP mengajak warga Jakarta untuk mengunjungi tempat-tempat menarik di Jakarta menggunakan Transjakarta. Site Visit Busway memiliki berbagai macam versi, mulai dari culinary hingga heritage dan salah satunya bertema “Pedestrian First” dimana ITDP Indonesia menyisipkan pengetahuan tentang fasilitas pedestrian (pejalan kaki) kepada peserta yang berpartisipasi.

Pada hari Selasa, 15 Agustus 2017 lalu, ITDP Indonesia mengundang rekan-rekan media baik online maupun cetak untuk naik Transjakarta menuju kawasan Mahakam – Melawai, Blok M dimana saat ini Dinas Bina Marga sedang melakukan pembangunan fasilitas pejalan kaki di jalan Mahakam, jalan Barito dan jalan Kyai Maja.

Dalam “Site Visit Busway #PedestrianFirst” kali ini, rekan-rekan media tidak hanya diajak untuk naik Transjakarta saja tapi juga menelusuri trotoar sepanjang kurang lebih 2 KM. Dalam kegiatan ini, rekan-rekan media mendapat informasi tentang Transjakarta dan integrasi antar moda (MRT – BRT) dari ITDP Indonesia serta dapat melihat langsung proses pembangunan fasilitas pedestrian didampingi ITDP Indonesia dan Dinas Bina Marga.

Perbaikan fasilitas pejalan kaki tidak hanya menjadi tupoksi dinas Bina Marga saja. Diharapkan bersamaan dengan Bulan Tertib Trotoar, semua intansi yang terlibat juga ikut berbenah. Harapannya juga bulan ini menjadi 'gong' untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat atas pejalan kaki dan trotoar. (Riri Asnita, Kepala Seksi Perencanaan Prasarana Jalan dan Utilitas Dinas Bina Marga DKI Jakarta)

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama para panelis dari ITDP Indonesia, Dinas Bina Marga, Qlue, Jakarta Good Guide, iWasHere yang dimoderatori oleh FNF Indonesia. Dalam diskusi tersebut, iWasHere dan Jakarta Good Guide kompak mengajak masyarakat untuk mulai berjalan kaki. Chyntia Kartika Sari, Community and Social Manager I Was Here mengatakan, pembenahan dan penyediaan fasilitas pejalan kaki yang terus dilakukan menjadi momen yang tepat bagi masyarakat untuk menjaga dan menggunakannya bersama. Hal senada diungkap Farid Ardian, founder Jakarta Guide Guide, “Semua orang harus mencoba berjalan kaki, dengan berjalan kaki pengendara mobil dan motor jadi punya empati juga terhadap pejalan kaki sehingga mereka bisa turut serta juga memprioritaskan pejalan kaki di jalan,” tuturnya.

ITDP Indonesia juga turut mengapresiasi pembenahan yang dilakukan Dinas Bina Marga meski masih banyak aspek yang harus ditingkatkan baik dari segi desain dan juga perhatian pada akses pejalan kaki lain seperti jalan-jalan sekunder dan lingkungan (gang). “Untuk saat ini, hierarki pengguna jalan di kota Jakarta menunjukan sebuah piramida terbalik dimana kendaraan bermotor roda dua dan roda empat merasa memiliki hak dan prioritas lebih dibandingkan dengan pejalan kaki. Kampanye #PedestrianFirst akan berusaha memutarbalikan piramida tersebut kembali pada hakikatnya dengan beragam aktifitas yang mendukung hak-hak pejalan kaki,” pungkas Ingo Batavia Hauter, Project Coordinator FNF Indonesia menutup diskusi.


Moeslemates, diharapkan dengan adanya inisiatif #PedestrianFirst ini dapat meningkatkan perhatian warga kota Jakarta untuk bersama-sama menjadikan Jakarta kota yang berpihak pada manusianya, dengan memprioritaskan pejalan kaki di seluruh ruas jalan. Yuk dukung gerakan ini, dan jadikan Jakarta jadi Kota yang aman dan nyaman bagi penghuninya!

Kota yang manusiawi akan selalu memprioritaskan pejalan kaki dalam perencanaan pembangunan, dengan menyediakan ruang untuk berjalan kaki di seluruh ruas jalannya. (Institute for Transportation & Development Policy)
Official Moeslema Team Official Moeslema Team
Official Team of Moeslema.com
Like our facebook page if you like this article!
Category: NEWS&EVENT


Curator Introduction
Official Moeslema Team
Official Moeslema Team
Official Team of Moeslema.com

no comments

Follow Moeslema on SNS