4666
  2017-08-19       hanyalewat.com

4 Risalah Mengenai Keharusan Untuk Menikah?

Menikah? Kenapa harus menikah? Apakah harus menikah? Pertanyaan ini kedengarannya aneh, karena sedikit sekali yang berpikir demikian. Bagi sebagian orang pertanyaan ini terlalu mudah untuk dijawab. Ternyata ketika merenung dan berfikir, ternyata jawabannya tidak mudah.

Triwitaan 71 views

Membicarakan pernikahan adalah hal yang menjadi keharusan dalam sebuah kehidupan. aku sendiri pahan bahwasannya setiap kehidupan memiliki fase untuk tiap tahapnya, termasuk fase kehidupan dimana kita akan menikah. Pernahkah terbayang dalam dirimu mengenai pernikahan? Haruskah menikah? Kenapa harus menikah? Sudah siapkah dirimu menjawab pertanyaan ini? Kedengarannya memang mudah sekali untuk menjawab, tapi sesungguhnya sulit untuk dimengerti dan diucapkan. Semua kembali lagi pada niatmu untuk menikah... Untuk apa kamu menikah? Bagaimana kamu akan menjalani pernikahan? Mulailah membangun sebuah niat yang menggugah pemikiran dan tindakan untuk menjawah aku siap menikah.

1. Menikah adalah ibadah

Pertanyakan kembali niat kamu untuk menikah ya Moeslemates! Niat inilah yang akan menjadikan kamu terpacu untuk melakukan sesegera mungkin menikah. Beribadah kepada Allah, adalah kebahagiaan dan ketenangan hati orang mukmin dengan menaati Allah dan Rasulnya.

Jadi beribadah adalah bentuk menaati Allah, begitupun halnya menikah merupakan sarana untuk beribadah. Karena setiap hal yang dilakukan dengan pasangan halal akan menjadi amal ibadah.

Ya, menikah berarti bagian dari menjalankan perintah Allah, karena Allah berfirman :

فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ

Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senang.
Source: Qs : An-Nisa ayat 3
Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.
Source: QS : An-Nur ayat 32

Menikah sudah jelas menjadi tempat dalam rangka melestarikan keturunan dan kemakmuran dalam bumi Allah. Sehingga dengan begitu tujuan penciptaan makhluk bisa terealisasi dengan baik, yaitu dengan beribadah kepada Allah. Banyak cara bukan untuk beribadah kepada Allah termasuk salah satunya memberikan generasi penerus untuk agama. Jadi segeralah menikah, dan perkuatlah keimanan dan keteguhan agamamu dengan beribadah

Menikahlah, karena sesungguhnya aku berbangga denga jumlah kalian yang banyak dihadapan umat-umat, dan janganlah kamu menjadi kerahiban (dalam agama) nasrani (tidak menikah).
Source: HR. Al-Baihaqi

2. Memenuhi kebutuhan biologis

Source: www.google.co.id

Pernikahan juga memberikan esensi untuk kedua orang yang mengikatnya dengan hubungan yang sakral dalam sebuah rumah tangga. Dalam rangka menyalurkan kebutuhan biologis yang aman antara laki-laki dan perempuan, sehingga bila terpenuhi syarat-syaratnya bisa terjaga kesucian masing-masing, dan jika tidak maka akan terjadi pengkhianatan yang akhirnya membawa dampak kehancuran bagi eksistensi umat Islam. Selain itu Jalan pernikahan akan menjaga moral dan menjaga diri dari penyakit tertular. Sedemikian Islam telah mengatur sebuah hubungan dalam pernikahan, sehingga akan jauh dari kemaslahatan masing-masing pasangan.

Wahai para pemuda, barangsiapa dari kalian yang mampu bersenggama (karena mampu memberi nafkah), maka menikahlah, karena dengan demikian itu lebih menundukan pandangan dan menjaga kemaluan, dan barangsiapa yang belum mampu menikah, maka hendaknya mampu berpuasa, sebab hal itu bisa menjadi perisai baginnya.
Source: HR. Bukhari dan Muslim

3. Menjaga kebutuhan nasab

Source: id.pinterest.com

Dengan pernikahan akan terbentuk keluarga, dan keluarga akan menjadi tempat untuk mengurus anak-anak, dari mulai pendidikan dan pengasuhannya. Sehingga akan tersipta kasih sayang, kelembutan dan kecintaanpenuh dari kedua orang tua. Jika hal tersebut tidak ada, maka pertumbuhan dan perkembangan jiwa anak akan menjadi buruk sehingga merusak masa depan anak-anak. Salah satu indikator rusaknya moral dan sumber kejahatan adalah menjadi orang yang tidak mengenal kasih sayang dan kelembutan yang menjadi sumber pedoman.
Untuk itu menjaga nasab perlu dalam rangka pernikahan, jika tidak adapernikahan yang resmi sesuai dengan aturan agama, maka akan terjadi kekacauan kehidupan, sehingga banyak anak manusia terlahir tanpa orang tua dan tidak sah menurut agama. Dengan demikian akhlak mulia akan terancam punah dan akhlak tercela, serta berbagai macam kekejian dan kerusakan akan menyebar.

Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung niat, dan setiap orang (hanya) akan mendapatkan balasan sesuai dengan diniatkannya.
Source: Muttafaq alaih

Menikah dapat menyelamatkan masyarakat dari bahaya berbagai moral dan seksual yang menimpa masayarakat didunia. Maka perlu hendaknya bagi para kedua pasangan menikah berniat untuk merealisasikan tujuan pernikahan, paling tidak mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Dan pada setiap kemaluan salah seorang dari kalian ada sedekahnya.
Source: HR. Muslim

4, Untuk mendapat ketenangan hati dan jiwa

Dalam meraih ketenangan dan kebahagiaan jiwa yang menadi tuntutan setiap manusia. Halnya menjadi lumrah setiap keadaan, maka bila tidak tercapai. maka kehidupan manusia akan goncang dan galau, tidak memiliki ketenangan. Melalui pernikahan ini diharapkan akan mengikat hati masing-masing pasangan demi terciptanya ketenangan jiwa, serta kebahagiaan. Karena setiap moment yang dilewati bersama dalam gairoh cinta dalam Islam, akan menyelamatkan dari keburukan. Istri akan menjadi peneduh pandangan suami, diciptakannya kasih dan sayang diantara keduanya.

Setelah pertanyaan kenapa harus menikah itu sudah kamu siapkan, mulailah langkah awal pernikhan dengan sebuah bagunan baru dalam masyrakat Muslim dan tiang pancang baru untuk menyanggah keutuhan bangunan tersebut. Maka sangatlah pantas bila semua anggota masyrakat menyambut gembira peristiwa pernikahan dengan ucapan selamat dan doa. Semoga Bermanfaat ya!

Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia telah menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supauya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikanNya diantara kamu rasa kasih dan sayang.
Source: Qs : Ar-Rum ayat 21
Triwitaan Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, F...
Like our facebook page if you like this article!
Category: ISLAM


Related Tags
Curator Introduction
Triwitaan
Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, Food Fadism, Student, Medical E...

no comments

Follow Moeslema on SNS