4625
  2017-08-19    

Perlukah Para Wanita Melakukan Pap Smear?

Simak pembahasannya di artikel berikut ini yuk! Ada Dokter Diana Mauria Ratna Asih, SpOG dari Brawijaya Women and Children Hospital mengupas tuntas tentang pentingnya vaksin Pap Smear utuk para wanita.

Deane Lene 200 views

Assalamualaikum Moeslemates...

Kesehatan organ intim wanita tentunya sangat amat penting untuk diperhatikan. Salah dalam melakukan perawatannya, tidak menutup kemungkinan akan timbul suatu penyakit berbahaya baik dalam waktu singgkat maupun lambat.

Beberapa waktu belakagan ini, para wanita mulai menyadari dan mulai memberikan perhatian khusus mengenai kesehatan organ intim wanita karena adanya perasaan takut dalam dirinya ketika melihat contoh nyata tentang penyakit kanker serviks yang di alami oleh salah seorang aktirs Indonesia.

Salah satu cara yang mampu meminimalisir terjadinya penyakit kanker serviks adalah dengan melakukan Pap Smear. Namun sayangnya Pap Smear masih sangat tabu untuk para perempuan sehingga tidak jarang kalian merasa ragu untuk melakukan Pap Smear sedini mungkin.

Di bawah ini, Dokter Diana Mauria Ratna Asih, SpOG dari Brawijaya Women and Children Hospital akan memberikan penjelasan singkat dan padat mengenai apa itu Pap Smear dan menjelaskan tentang fakta Pap Smear dengan informasi yang beredar luas di masyarakat sehingga diharapkan kalian tidak lagi merasa takut dan ragu untuk melakukan Pap Smear setelah membaca artikel berikut ini.

Apa itu Pap Smear?

Dokter Diana Mauria Ratna Asih, SpOG dari Brawijaya Women and Children Hospital, mengatakan bahwa Pap Smear adalah suatu rangkaian pemeriksaan usapan pada mulut rahim atau seorang wanita yang bertujuan untuk melihat sel-sel yang ada pada bagian tersebut dalam keadaan normal atau sel-sel tersebut telah mengalami perubahan menjadi bakal calon sel-sel kanker.

Bagaimana cara kerja Pap Smear?

Proses Pap Smear yang pertama kali dilakukan oleh dokter adalah membuka bagian kewanitaan atau bagian vagina menggunakan alat yang bernama cocor bebek (Spekulum) yang besar alat tersebut disesuaikan dengan besaran lubang vagina seorang wanita. Sehingga sangat dianjurkan bagi para wanita memberi tahu terlebih dahulu oleh para dokter sebelum melakukan proses Pap Smear agar tidak mengalami kesakitan ketika menggunakan alat ersebut.

Misalnya perempuan A belum memiliki anak namun sudah melakukan hubungan seksual sedangkan perempuan B sudah memiliki empat orang anak. Tentunya penggunaan ukuran alat tersebut akan berbeda karena ukuran lubang vagina keduan perempuan tersebut tidak akan sama. Hal tersebut juga berlaku bagi para wanita yang telah memiliki anak melalui proses persalinan normal maupun sesar, kalian wajib memberi tahu keadaan kalian dengan sebenar-benarnya.

Setelah menggunakan cocor bebek (Spekulum), maka akan terlihat bentuk mulut rahim dan kemudian dokter akan mulai mengusap bagian tersebut dengan alat khusus (spatula kayu atau Soft Brush) yang berbasis cairan. Kemudian cairan yang telah diambil akan diletakkan pada preparat kaca ataupun pada cairan tertentu dan di bawa ke laboratorium untuk diperiksa.

Karena Pap Smear bukan sejenis obat maka Pap Smear tidak berlaku bagi seorang wanita yang sel-selnya telah bermutasi menjadi kanker. Sebab Pap Smear itu sendiri adalah langkah preventif untuk menghindari seorang wanita terkena kanker.

Apa manfaat dan efek samping dari Pap Smear?

Manfaat utama dari Pap Smear adalah sedini mungkin mengetahui kondisi kesehatan sel yang ada pada bagian organ intim wanita dan juga menjadi salah satu langkah pencegahan dini terhadap kanker serviks apabila terjadi perubahan sel tersebut menjadi bakal calon kanker.

Tentunya Pap Smear ini tidak menimbulkan efek samping pada seseorang karena Pap Smear sudah teruji secara klinis aman untuk dilakukan. Namun banyak informasi yang beredar di masyarakat yang mengatakan bahwa setelah melakukan Pap Smear seseorang akan mudah sakit dan sebagainya.

Pada kenyataanya hal tersebut tidak benar. Pap Smear sangat baik untuk perempuan terlebih terkait dengan kondisi bagian kewanitaanya dan tentunya memberikan benteng khusus untuk mencegah kanker serviks.

Siapa saja yang boleh melakukan Pap Smear?

Source: prodia.co.id

Tentunya Pap Smear sangat dianjurkan bagi kalian yang sudah aktif melakukan kegiatan seksual dan tidak berbatas usia. Meskipun kalian masih berusia belasan tahun namun sudah aktif dalam kegiatan seksual, maka wajib hukumnya untuk melakukan Pap Semar.

Apakah wanita yang belum aktif seksual boleh melakukannya?

Sebaiknya bagi kalian yang belum aktif kegiatan seksual TIDAK dianjurkan melakukan Pap Semar karena proses Pap Smear ini tentunya akan sangat memungkinkan hilangnya selaput dara seorang perempuan yang erat kaitannya dengan tolak ukur keperawanan seorang perempuan.

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan Pap Smear?

Waktu yang tepat untuk melakuan Pap Smear adalah waktu dimana kalian sudah mulai aktif dalam kegiatan seksual. Pap Semar dilakukan minimal tiga hari sesudah masa menstruasi rutin. Dan, tiga hari sebelum melakukan Pap Semar sebaiknya tidak melakukan kegiatan seksual terlebih dahulu. Sehingga bagian tersebut dalam keadaan netral. Kemudian tiga hari sebelum melakukan Pap Smear, tidak diperkenankan bagian tersebut mengeluarkan cairan seperti menstruasi.

Jika terjadi hal yang tidak diperbolehkan tersebut selama waktu yang ditentukan, sebaiknya pemeriksaan ditunda atau dikonsultasikan pada dokterkalian agar mendapat pengarahan lebih lanjut.

Apakah Pap Smear dilakukan secara berkala atau hanya sekali dalam seumur hidup?

Source: cdns.klimg.com

Pap Smear dilakukan secara berkala. Dilakukan setahun sekali atau dua tahun sekali tergantung dengan jenis Pap Smear yang dilakukan itu sendiri. Pada kasus tertentu, pada suatu wilayah tidak terdapat dokter yang mampu melakukan Pap Smear karena terkait fasilitas ataupun dokter spesialis dibidangnya.

Kalian para wanita tidak perlu khawatir karena kalian bisa menemui bidan sebagai langkah alternatifnya. Para bidan telah diberikan kompetensi serupa yang disebut dengan IVA (Inpeksi Visual dengan Asam Asetat). IVA ini hanya sebatas melihat kondisi bagian vagina tersebut namun tidak bisa mengambil langkah jauh ketika pada bagian tersebut telah mengalami perubahan sel-sel menjadi bakal calon kanker. Sehingga pada akhirnya bidan akan memberikan surat rujukan untuk menemui dokter dirumah sakit terkait dengan kondisinya apabila membahayakan.


Nah Moeslemates....

Itu tadi penjelasan singkat Dokter Diana Mauria Ratna Asih, SpOG dari Brawijaya Women and Children Hospital seputar Pap Smear. Jadi, buat kalian yang masih ragu untuk melakukannya, semoga keraguannya terjawab dan bagi kalian yang masih merasa tabu untuk pembahasan tentang Pap Smear, semoga informasi ini bisa menjadi gerbang utama untuk mencari lebih banyak lagi informasi mengenai kesehatan organ intim kewanitaan kalian.

Hal terpenting yang disampaikan oleh Dokter Diana Mauria Ratna Asih, SpOG adalah

Lakukan Pap Smear sedini mungkin yaitu saat kalian sudah aktif dalam kegiatan seksual agar terhindari dari bahaya kanker serviks.

Jangan takut dan jangan malu untuk konsultasikan pada dokter spesialis di bidangnya agar kalian mendapat penanganan terbaik sebelum semuanya terlambat.

Deane Lene
Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Sen...
Like our facebook page if you like this article!
Category: FASHION&BEAUTY


Curator Introduction
Deane Lene
Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Send me email to deanelene@gmail.com

no comments

Follow Moeslema on SNS