4518
  2017-08-11       2.bp.blogspot.com

Yuk Belajar Tata Cara Sholat Gerhana!

7 Agustus 2017 ada peristiwa alam yang akan terjadi di Indonesia, yaitu gerhana bulan parsial. Nah, sudahkah Moslemates tau cara melakukan sholat gerhana?

Woro Ninditarini 25 views

Masyarakat dunia sedang dihebohkan dengan gerhana matahari total yang akan terjadi di Amerika Serikat pada 21 Agustus 2017 mendatang. Di Indonesia ada peristiwa lain yang tak kalah menarik yaitu gerhana bulan parsial yang akan terjadi pada 7 Agustus 2017.

Gerhana bulan parsial terjadi ketika bumi bergerak di antara bulan dan matahari, namun tidak persis lurus dalam satu garis. Ketika gerhana parsial terjadi, sebagian kecil dari permukaan bulan tertutup oleh bagian tergelap bayangan inti bumi atau yang disebut dengan umbra. Sisa dari permukaan bulan ditutupi oleh bagian luar bayangan bumi atau yang disebut dengan penumbra.

Sesungguhnya matahari dan bulan merupakan dua ayat (baca: tanda) dari ayat-ayat Allah (yang tersebar di alam semesta). Tidak akan terjadi fenomena gerhana matahari dan bulan karena kematian seseorang atau karena hidup (baca: lahirnya) seseorang. Apabila kalian melihat (gerhana) matahari dan bulan, maka berdoa dan shalat kepada Allah sampai (matahari atau bulan) tersingkap lagi.
Source: hadis Al Bukhari Nomor 1043 dan Muslim Nomor 915

Peristiwa Gerhana dalam tinjauan Islam, diterangkan dalam hadist bahwa gerhana bukanlah sekedar fenomena alam biasa. Gerhana merupakan fenomena alam yang memang Allah kehendaki sebagai salah satu ayat (tanda) kebesaran-Nya. Selain itu, gerhana juga menjadi pertanda alam bahwa akan terjadi bencana atau marabahaya. Untuk itu, umat Muslim diminta untuk istighfar dan memohon ampunan kepada Allah

Sebagai umat Muslim, ketika terjadi peristiwa gerhana, kita dianjurkan untuk melakukan sholat gerhana. Nah bagaimanakah tata caranya?

Tata Cara Sholat Gerhana

1. Takbiratul ihram

2. Membaca do’a istiftah kemudian berta’awudz, dan membaca surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surat yang panjang.

3. Kemudian ruku’, dengan memanjangkan ruku’nya.

4. Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan ‘sami’allahu liman hamidah, rabbanaa wa lakal hamd’.

5. Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.

6. Kemudian ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ yang pertama.

7. Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan ‘sami’allahu liman hamidah, rabbanaa wa lakal hamd’, kemudian berhenti dengan lama.

8. Kemudian melakukan dua kali sujud dengan memanjangkannya, diantara keduanya melakukan duduk antara dua sujud sambil memanjangkannya.

9. Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.

10. Tasyahud.

11. Salam.

Nah, sudah tahu kan tata cara melakukan sholat gerhana, semoga bisa menjalankannya ya ketika gerhana matahari atau gerhana bulan datang nanti!

Woro Ninditarini Woro Ninditarini
Things that I love the most : travelling, writing, captur...
Like our facebook page if you like this article!
Category: ISLAM


Curator Introduction
Woro Ninditarini
Woro Ninditarini
Things that I love the most : travelling, writing, capturing moments and any kind of so...

no comments

Follow Moeslema on SNS