439
  2016-08-09       www.google.com

Pekan Gebyar IVA : Yuk!!! Deteksi Kanker Serviks dengan Pemeriksaan IVA

Dalam rangka deteksi kanker serviks instansi kesehatan melakukan gebyar IVA yang digalakan sampai oktober mendatang. Setiap perempuan berisiko terkena kanker serviks. Yuk perempuan tes IVA, mencegah lebih baik dari mengobati.

Triwitaan 123 views

Tahukah anda apa itu Kanker serviks? Tahukah anda apa itu IVA?

Source: www.google.com

Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Pada usia berapa pun, semua wanita bisa menderita kanker serviks. Tapi penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual antara usia 30-45 tahun. Sedangkan IVA adalah Inspeksi Visual dengan Asam Asetat. Pemeriksaan IVA di lakukan dengan cara memberi asam asetat pada dinding leher rahim, guna mendeteksi dini kanker serviks dan menekan jumlah korban penderita positif kanker serviks.

Source: www.google.com

Setiap 2 menit waktu di dunia terdapat 1 wanita meninggal, dan I jam waktu di Indonesia terdapat 1 wanita meninggal. Terdapat 20 ribu terdiagnosa ada diantaranya 9ribu meninggal dunia. Kanker serviks menjadi penyebab kematian tertinggi nomer 2 setelah Kanker Payudara.

Kenapa seperti itu? Karena setiap wanita Berisiko terkena kanker serviks atau leher rahim.

Untuk itu harus dilakukan Skrining(pemeriksaan lebih awal) sedini mungkin. Biasanya pasien sudah stadium lanjutan yang sudah mengalami pendarahan dan nyeri panggul, kurang dari 5% yang idealnya 80% deteksi sebelum terjadi kanker.

Source: www.google.com

Apa penyebab Kanker Serviks itu? dan Siapa saja yang berisiko terkena Kanker Serviks?

Penyebabnya adalah HPV (Human Papilomavirus), yang berisiko terkena adalah mereka yang 90% berada di lingkungan seksual. Virus dapat mudah masuk pada kondisi seperti ini.

Berikut merupakan faktor terkena risiko kanker serviks :
1. Orang yang sering berganti pasangan
2. Orang yang menikah diusia muda
3. Orang yayg memiliki riwayat merokok/perokok pasif
4. Pasangan yang laki-laki belum sunat
5. Orang yang memiliki imunitas rendah

Apa seorang remaja yang belum menikah bisa terkena? lalu bagaimana dengan ibu hamil?

Seseorang yang telah melakukan hubungan seksual, tentunya berisiko terkena. bagaimana dengan remaja yang belum melakukan hal tersebut. Bisa dilakukan pengecekan tes IVA sedini mungkin, agar bisa mencegah dan lebih waspada terhadap kesehatan orgam intim. Pun sama dengan ibu hamil, tetepi ibu hamil bisa akan dilakukan pengecekan setelah masa 6 bulan setelah melahirkan.

Source: www.google.com

Yuk mencegah sebelum mengobati. Setiap wanita berisiko, Untuk itu deteksi lebih dini. Pemeriksaan bisa dilakukan di Puskesmas dan Rumah sakit terdeket.

Triwitaan
Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, F...
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Related Tags
Curator Introduction
Triwitaan
Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, Food Fadism, Student, Medical E...

no comments

Follow Moeslema on SNS