4192
  2017-07-05       www.wajibbaca.com

8 Kewajiban Anak Lelaki Terhadap Ibunya Setelah Menikah

Wanita yang sudah menikah surganya terdapat pada suami. Berbanding terbalik dengan lelaki, surganya tetap ada pada ibunya. Untuk itu, simak yuk penjelasannya di bawah ini!

Lidya O. 3,222 views

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu 'anhu, beliau berkata,

"Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam dan berkata, 'Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?' Nabi shalallaahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Ibumu!' Dan orang tersebut kembali bertanya, 'Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Ibumu!' Orang tersebut bertanya kembali, 'Kemudian siapa lagi?' Beliau menjawab, 'Ibumu.' Orang tersebut bertanya kembali, 'Kemudian siapa lagi?' Nabi shalallahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Kemudian ayahmu.'"
Source: HR. Bukhari No. 5971 dan Muslim No. 2548

Assalamu'alaikum Moeslemates. Di artikel kali ini saya akan membahas apa-apa saja yang menjadi kewajiban anak lelaki yang sudah menikah. Nah, buat Moeslemates yang punya adik atau kakak laki-laki boleh banget nih dibagi ilmunya. Terlebih lagi, jika bisa diamalkan.

1. Berbakti

"Dan seorang yang berbakti kepada kedua orangtuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka."
Source: QS. Maryam: 14

Berbeda dengan perempuan, anak laki-laki yang meskipun sudah menikah ia wajib berbakti kepada ibunya. Jangan hanya karena sudah menikah dengan wanita idaman yang ia pilih lantas bisa seenaknya lupa begitu saja kepada ibunya. Sampai kapanpun, anak laki-laki wajib memperhatikan ibunya apalagi jika kondisinya sudah sendiri. Coba deh bayangkan Moeslemates, jika ada seorang ibu yang sudah tua dan hidup sendiri di rumahnya kemudian sakit, tidak ada yang mengurus, padahal anak banyak, bagaimana perasaan beliau? Tentunya seorang ibu pasti tidak ingin merepotkan anak-anaknya yang sudah berkeluarga. Kalau ditanya: "Ingin ikut tinggal bersama kami?" pasti jawabannya, "Tidak." walaupun dalam hati kecilnya masih ingin bersama anak-anaknya dan cucu-cucunya.

2. Menyayangi Dengan Sepenuh Hati

Source: www.dream.co.id

"Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: 'Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.'"
Source: QS. Al-Israa’: 24

Apa yang bisa anak lakukan untuk membalas kebaikan-kebaikan ibunya ketika ia telah dewasa? Terlebih lagi ketika ia sudah menikah? Itulah mengapa jasa seorang ibu tidak ada yang menandinginya. Pada dasarnya, para ibu tidak ingin meminta apapun kepada anak-anaknya apalagi jika sudah berumahtangga. Perasaan tulus dan kasih sayang yang tidak terbatas sudah tercurahkan untuk anak-anak tercintanya sejak lahir hingga beranjak dewasa. Dan jangan heran, jika dalam keadaan sudah menikah pun, seorang ibu yang melihat anaknya kesusahan pasti sebisa mungkin dibantunya. Itulah perjuangan besar seorang ibu yang tidak mudah. Maka dari itu, kita sebagai anak, terutama anak laki-laki wajib berperilaku baik dan tetap menyayangi dengan sepenuh hati. Tidak boleh kurang ya Moeslemates rasa cintanya kepada sang ibu walaupun sudah menikah dan memiliki istri shalihah yang cantik. Ibu tetap harus diutamakan.

3. Bersikap Adil Terhadap Nafkah Ibu Dan Istri

Source: www.wikihow.com

Masalah tentang keuangan atau pembagian nafkah adalah yang paling sering dialami mereka yang sudah berumahtangga. Apalagi jika kondisinya sang ibu kesulitan ekonomi dan sang anak memiliki kemampuan untuk menafkahi keduanya. Kebutuhan istri dan anak-anak wajib dipenuhi oleh suami terlebih dahulu. Jika sudah tercukupi, maka suami wajib memenuhi kebutuhan ibunya. Ingatlah bahwa anak laki-laki yang meskipun sudah berkeluarga tidak boleh menelantarkan ibunya sendirian seolah-olah tidak diurus sama sekali. Sebagaimana dalam hadist di bawah ini:

Diriwayatkan bahwa Aisyah radhiyallahu 'anha bertanya kepada Rasulullah, "Siapakah yang berhak terhadap seorang wanita?" Rasulullah menjawab, "Suaminya." (apabila sudah menikah). Aisyah bertanya lagi, "Siapakah yang berhak terhadap seorang laki-laki?" Rasulullah menjawab, "Ibunya."
Source: HR. Muslim

Kita sebagai seorang istri wajib memberikan dukungan kepada suami untuk memberikan nafkah kepada ibunya. Namun jika yang terjadi adalah yang sebaliknya itu sudah memicu perbuatan dosa lho Moeslemates. Percayalah, dengan merelakan rezeki suami kepada ibunya maka ia akan memperoleh pahala dan rezekinya pasti tidak akan berkurang sebab itulah cara berbakti kepada ibu setelah menikah.

4. Merawat Dengan Baik

"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu."
Source: QS. Luqman: 14

Seorang ibu yang sudah hidup sendiri dan sakit-sakitan wajib diprioritaskan untuk dirawat dengan baik. Orangtua pasti tidak menginginkan harta atau yang semisalnya. Mereka hanya ingin berada di dekat anak-anaknya, kebutuhan anak-anaknya tercukupi dan hidup bahagia. Seorang ibu tidak akan kembali muda justru ia akan semakin menua. Dan anak-anaknya akan semakin tumbuh dewasa. Oleh karena itu, jika kondisinya ibu sudah tidak lagi sesehat dulu dan tidak bisa ditinggal sendiri, bicarakanlah dengan istri untuk mengajak orangtua tinggal bersama-sama dalam satu rumah. Dan kita sebagai istri wajib memahami keadaan seperti ini. Ingatlah bahwa ibu mertua bukanlah orang lain melainkan sama seperti ibu kita sendiri.

5. Mengajak Istri Untuk Menjaga Ibu

Source: www.merdeka.com

Seperti yang dijelaskan di poin sebelumnya, anak laki-laki wajib memperhatikan kondisi ibunya. Terutama ketika sedang sakit. Orangtua kita tidak selamanya dalam kondisi segar dan bugar. Ada kalanya mereka lupa, sikapnya kembali seperti anak kecil dan bahkan berperilaku tidak menyenangkan kepada kita. Nah, posisi kita sebagai seorang istri di sini wajib bersabar jika diminta suami untuk mengurus ibunya bersama. Anggaplah ibu mertua itu seperti ibu kita sendiri yang berhak untuk mendapatkan kasih sayang kita. Setuju tidak, Moeslemates?

6. Memperhatikan Kondisi Ibu

Perhatian seorang anak laki-laki yang sudah menikah tidak hanya diberikan kepada istri dan anak-anaknya saja, melainkan ibunya juga wajib menerima perhatian tersebut. Jangan sampai kebersamaan bersama keluarga baru (istri dan anak-anak) membuat lupa kepada ibu yang sudah merawatnya dari kecil hingga bisa menjadi seperti sekarang. Ingat-ingat saja bagaimana susahnya ibu dulu menjaga, mengasuh, membiayai sekolah, memberikan makan dan kebutuhan sehari-hari yang jika dihitung, kita tidak akan mampu deh. Yang bahkan kita tidak akan sanggup untuk membalasnya. Dan jika kita mendatangi lagi ibu di rumahnya, maka yang akan kita temukan hanyalah sesosok wanita yang sudah menua yang hanya berharap kepada Allah anak-anaknya hidup bahagia. Jenguklah ibu sesering mungkin dan berikan apa yang dibutuhkannya walaupun ibu tidak akan minta apapun karena takut merepotkan. Bersikaplah adil terhadap ibu dan istri. Kalau bisa jangan menyakiti hati keduanya dan berusahalah untuk tetap membahagiakan mereka.

Lidya O. Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.
Like our facebook page if you like this article!
Category: ISLAM


Curator Introduction
Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.

2 comments

santi lisnawati
santi lisnawati 2017-07-08 14:00:59

ah kok sedih sih bacanya. gak cuma untuk anak laki-laki, berbakti sama orangtua juga kewajiban bagi anak perempuan. plus, ga cuma sayang sama orangtua kandung, tapi juga harus peduli sama kondisi mertua. artikelnya bagus...

Lidya O.
Lidya O. 2017-07-08 14:35:48

Iya kan :( aku aja nulisnya sambil meneteskan air mata...

Follow Moeslema on SNS