4142
  2017-06-22       © privacy

Perspektif Popularitas dalam Kaca Mata Islam

Mengejar popularitas di dunia bukan hal biasa, setiap orang merasa perlu mencapainya, bahkan tak sedikit yang menjadikan ambisi untuk hidupnya. Sangat disayangkan apabila dunia menjadi kiblat popularitas tanpa menomorsatukan akhirat. Lalu akankah perkembangan popularitas sejalan dengan pemikiran Islam?

Triwitaan 136 views

Source: © Gamal Albinsaid

Mengejar popularitas di era sekarang sudah bukan lagi hal tabu didalam kehidupan. Hai ini identik dengan ambisi. Ambisi untuk mendapatkan sesuatu. Terutama popularitas dalam mengejar kehidupan didunia. Mungkin tidak ada yang salah dengan prosesnya, tentu harus dilakukan dengan kerja keras. Namun apa yang mendasari adalah hal yang perlu diperbaiki, yaitu niat.

Bagaimana pandangan Islam dengan adanya popularitas?

Source: www.imgrum.co

Islam mengajarkan kita untuk memulai sesuatu dengan niat baik, setiap proses yang dimulai sangat berpengaruh pada nilai-nilai yang berlaku selanjutnya. Seperti sabda Nabi Muhammad SAW, "innamal a'maalu bin niyyat" Sesungguhnya amal itu tergantung dengan niat.
Proses yang kita dapatkan untuk meraih popularitas akan terwujud dengan niat awal yang baik, tetapi jika dikatikan dengan ambisi untuk mencapainya, bisa berbahaya. Karena ketika sessorang sangat berambisi untuk mendapatkan popularitas akan lupa saat berhasil mencapainya. Maka dekatkanlah Allah untuk meraih polularitas itu, dengan melakukan ikhtiar. Ikhtiar adalah proses yang dilakukan semaksimal mungkin dengan fisik atau raga dan setelah proses itu dilakukan, hati atau jiwa bersikap pasrah secara penuh kepada ketentuan Allah SWT.

Source: © privacy

Lalu perlukah kita mengejar popularitas?

Source: Instagram : @kata_nabi

Dalam sebuah pembicaraan dalam majelis ilmu, terbesit sebuah nasehat bahwa "Orang-orang ikhlas, ternyata sangat takut pada ketenaran". Begitu ujar Yusuf Al-Qaradhawi. Jangan sampai karena popularitas hati kita buta dan menghalalkan segala cara. Jangan sampai keberkahan jauh dari hidup dan sikap ria menjangkiti kita saat mengejar popularitas semata.
Dari sumber lain diulas oleh penulis Laa Tahzan, Dr. Aidh al-Qarny "Sudahlah. Jangan pernah mengejar nama baik dan popularitas. Asal Allah ridha. Sikaat! Popularitas hanyalah efek samping yang kadang jadi media agar kita menjadi teladan bagi sesama" Bagaimana Moeslemates? Popularitas bisa mengikuti kalian dengan jalan ridha-Nya, dan terlebih lagi jadikan popularitas itu ladang untuk kamu berbuat kebaikan, beramal saleh dan menunjukan kebenaran dan menjauhi kebhatilan.

Source: © Privacy

Menarik sebuah kesimpulan bahwa nilai sebuah popularitas tidak hanya berhenti di dunia, namun jika kita menggunakan popularitas tersebut untuk berada dijalan Allah, dan memanfaatkan sebaik-baiknya popularitas maka surga juga akan menjadi bayaran yang pantas untuk kita.

Semoga bermanfaat ya...

Triwitaan
Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, F...
Like our facebook page if you like this article!



Curator Introduction
Triwitaan
Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, Food Fadism, Student, Medical E...

no comments

Follow Moeslema on SNS