4121
  2017-06-24    

Kisah Pengumandang Al-Qur'an Pertama Dengan Suara Merdu

Siapakah sahabat Rasulullah yang menjadi pengumandang Al-Qur'an pertama dengan suaranya yang merdu?

Lidya O. 66 views

Assalamu'alaikum Moeslemates. Kali ini kenalan yuk dengan salah satu sahabat Nabi yang super inspiratif. Siapakah dia?

Source: www.youtube.com

Beliau adalah Abdullah bin Mas'ud yang bernama lengkap Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib al-Hudzali. Sahabat Rasulullah yang satu ini memiliki postur tubuh yang kurus, pendek dan berkulit sawo matang. Beliau terkenal sebagai pribadi yang lembut, cerdas, rapi dalam berpakaian dan tubuhnya wangi. Selain itu, yang wajib kita ketahui adalah bahwa beliau adalah pengumandang Al-Qur'an pertama dengan suara yang amat merdu.

Beliau pernah berkata:

"Aku belajar Al-Qur'an kepada Nabi 70 surat langsung dan tidak ada ayat yang turun kecuali aku tahu di mana ia turun."

Abdullah bin Umar pernah meriwayatkan, bahwa Rasulullah SAW pernah berkata:

"Belajarlah Al-Qur’an kepada 4 orang ini: Abdullah bin Mas’ud, Ubay bin Ka’ab, Muadz bin Jabal, dan Salim Maula Abu Hudzaifah."

Bacaan Abdullah bin Mas'ud diakui Rasulullah sebagai bacaan Al-Qur'an yang persis seperti halnya ketika turun. Kemudian, saat belajar Al-Qur'an, beliau tidak pernah menambah materi kajiannya sebelum menguasai 10 ayat dan maknanya. Ini menunjukkan bahwa beliau mengeyampingkan kuantitas dan memprioritaskan kualitas. Masya Allah ya.

Tahukah Moeslamates bahwa Abdullah bin Mas'ud merupakan orang keenam yang masuk Islam. Saat beliau masih remaja, beliau pernah menjadi pengembala kambing milik Uqbah bin Mu'aith. Selama ini, Abdullah tidak pernah berani melewati salah seorang pembesar Quraisy kecuali dengan menundukkan kepala. Namun, ketika beliau masuk Islam, beliau selalu tampil di depan para bangsawan, duduk berkumpul, kemudian berdiri dan mengumandangkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan suaranya yang merdu.

Sudah terlihat jelas sejak beliau masih muda bahwa beliau adalah orang yang tidak mudah putus asa untuk mempelajari Al-Qur'an dan juga ilmu fiqih. Walaupun sebenarnya beliau bukanlah berasal dari kaum yang berkecukupan lho. Bahkan beliau sebenarnya adalah seorang yang miskin dan tidak punya apa-apa. Tapi hal tersebut tidak menjadikannya terlihat miskin. Justru karena beliau memiliki keahlian di bidang ilmu-ilmu Al-Qur'an dan kelebihan pada suaranya yang merdu membuat Rasulullah amat menyayanginya.

Kedekatan Abdullah Dengan Rasulullah

Source: www.datdut.com

Abdullah bin Mas'ud tidak lain dan tidak bukan adalah salah satu dari pelayan Rasulullah yang begitu setia. Beliau beralih dari seorang penggembala domba menjadi pelayan utusan Allah dan pemimpin umat. Abdullah selalu membangunkan Rasulullah shalat bila beliau tertidur, menyediakan air untuk mandi, mengambilkan terompah apalagi beliau hendak pergi, membawakan tongkat dan siwak Rasulullah, menutupkan pintu kamar apabila beliau hendak tidur.

Dan Rasulullah pun sudah memercayakan kepada Abdullah berbagai rahasia-rahasia tanpa khawatir rahasia tersebut akan bocor. Sehingga Abdullah dijuluki dengan sebutan "Shahibus Sirri Rasulullah" yang artinya pemegang rahasia Rasulullah.

Abdullah bin Mas'ud menjadi seorang yang terpelajar, berakhlak tinggi dan sesuai dengan karakter maupun sifat-sifat Rasulullah. Tidak heran jika beliau disebut-sebut sahabat yang paling mirip akhlaknya dengan Rasulullah.

Meninggalnya Abdullah

Sebelum Abdullah meninggal, ada satu peristiwa berkesan pada Perang Tabuk. Suatu malam, beliau terbangun dan melihat Rasulullah, Abu Bakar dan Umar bin Khathab sedang memakamkan jenazah salah seorang sahabat. Dialah Abdullah Dzulbijadain al-Muzanni. Rasulullah berada di dalam lubang kuburan dan berkata kepada Abu Bakar dan Umar yang sedang berada di atas:

"Ulurkanlah kepadaku lebih dekat!"

Kemudian Rasulullah berdoa: "Ya Allah, aku telah ridha padanya, maka ridhai pula ia oleh-Mu!"

Melihat pemandangan tersebut, Abdullah pun berkata: "Alangkah baiknya jika akulah pemilik liang kubur itu."

Namun ternyata keinginannya tidak terwujud karena tiga orang mulia terbaik telah mendahuluinya menghadap Allah. Sedangkan Abdullah wafat pada zaman khalifah Utsman dan dalam satu riwayat disebutkan bahwa yang memimpin shalat jenazahnya adalah sahabat Ammar bin Yasir.


Masya Allah, semoga kisah Abdullah bin Mas'ud kali ini dapat menjadikan kita lebih semangat lagi dalam menuntut ilmu ya, Moeslamates. Semiskin apa pun kita, selama kita memiliki ilmu agama dan senantiasa berusaha berada di jalan Allah, Allah pasti jaminkan kita hidup yang bahagia. Aamiin.

Lidya O. Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.
Like our facebook page if you like this article!
Category: ISLAM


Curator Introduction
Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.

no comments

Follow Moeslema on SNS