4114
  2017-06-22       www.instagram.com

Kisah Wanita Pertama Yang Dipilih Rasulullah Sebagai Pengganti Khadijah

Siapakah wanita pertama yang dipilih Rasulullah sebagai pengganti Khadijah?

Lidya O. 47 views

Assalamu'alaikum Moeslemates. Di artikel kali ini saya akan membahas tentang bagaimana kisah seorang wanita yang dipilih Rasulullah sepeninggal Khadijah. Mau tahu lengkapnya? Yuk simak!


Saudah binti Zam’ah radhiyallahu ‘anha merupakan wanita yang sangat cerdas dan memiliki nasab yang mulia. Beliau mempunyai kepribadian yang menyenangkan, tidak heran bila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sangat menyayangi dan mencintainya.
Source: muslimah.web.id

Siapakah wanita yang dipilih Rasulullah SAW untuk menggantikan peran Khadijah sepeninggalnya? Dia adalah Saudah binti Za'mah.

Dilansir dari artikel yang ditulis oleh Hijab Alila, dalam Ar-Rahiq Al Makhtum disebutkan bahwa Rasulullah menikahi Saudah pada tahun ke-10 kenabian dengan statusnya yang janda. Beliau terbiasa menyelamatkan janda muslimin dan memuliakannya dengan menjadi anggota keluarga Nabi. Namun, hanya satu gadis yang dinikahi Rasulullah SAW yaitu Aisyah radhiyallahu 'anha.

Perjalanan Rumah Tangga Rasulullah Dan Saudah

Source: www.satujam.com

Saudah binti Zam'ah sebelumnya pernah menikah dengan Sakran bin Amr al-Amiry. Kemudian mereka berdua masuk Islam sebelum kaum muslimin hijrah ke Habasyah. Ketika kaum muslimin hijrah ke Habasyah, mereka pun ikut hijrah bersama rombongan lainnya. Akan tetapi, Sakran jatuh sakit dan meninggal. Hingga akhirnya Saudah pun menjadi janda dan kembali ke Mekah bersama rombongan Ja'far.

Pada bulan Ramadhan setahun sebelum Hijriyah, Rasulullah SAW meminang Saudah untuk dijadikan istri. Sejak saat itu Saudah hidup bersama Rasulullah SAW hingga wafat.

Wafatnya Saudah

Source: ammahsukma.com

Saudah binti Zam’ah meninggal di Madinah pada tahun 54 Hijriyah di akhir kekhilafahan Umar bin Khattab. Sebelum Saudah meninggal beliau mewasiatkan rumahnya agar ditempati Aisyah.

Keutamaan Saudah

Source: ammahsukma.com

Keutamaan Saudah salah satunya adalah beliau terkenal dengan kezuhudannya. Ada satu kisah menarik ketika Umar bin Khattab mengirim satu wadah berisi dirham kepada beliau. Saat uang tersebut sampai kepadanya, beliau tidak langsung menerima untuk dirinya sendiri namun beliau membagikan lagi untuk para sahabat yang lebih membutuhkan.

Terlihat dari sikap dermawannya di kisah tadi, beliau merupakan wanita yang gemar bersedekah. Ada kisah lainnya yang diriwayatkan oleh Syaikhani dan Nasai dalam kitab hadist beliau.

Suatu ketika Aisyah menanyakan kepada Rasulullah siapa yang paling cepat menyusul beliau pergi. Dan beliau pun menjawab: "Yang paling panjang tangannya di antara kalian." jawab Rasulullah. Kemudian para istri beliau mengambil tongkat untuk mengukur tangan mereka. Ternyata memang Saudah yang paling panjang tangannya di antara istri-istri beliau yang lain. Awalnya mereka mengira bahwa maksud ucapan Rasulullah adalah yang cepat menyusul beliau pergi, namun pada akhirnya mereka mulai paham bahwa arti dari "panjang tangan" adalah senang bersedekah.

Kedermawanan Saudah tidak hanya pada harta saja, namun juga dalam hal lainnya. Seperti ketika beliau memberikan giliran bersama Rasulullah untuk Aisyah. Ketika itu Saudah sudah menua dan merelakan untuk bergilir untuk Aisyah. Bahkan, karena kedermawanannya ini Aisyah pun ingin memiliki sifat seperti Saudah binti Zam'ah.

Satu lagi keutamaan Saudah binti Zam'ah. Beliau termasuk dalam deretan para istri Rasulullah yang menghafal dan menyampaikan sunnah-sunnah Rasulullah. Hadist-hadist darinya banyak diriwayatkan oleh para imam perawi hadist yang terkemuka seperti Imam Ahmad, Imam Bukhari, Imam Abu Dawud dan Imam An-Nasai.


Masya Allah, semoga kisah di atas bisa menginspirasi kita untuk memperbaiki kualitas diri menjadi lebih baik lagi. Sampai jumpa di artikel kisah-kisah para sahabat lainnya ya Moeslemates! Wassalamu'alaikum.

Lidya O. Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.
Like our facebook page if you like this article!



Curator Introduction
Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.

no comments

Follow Moeslema on SNS