4113
  2017-06-24       www.instagram.com

Kisah Ummul Mukminin Yang "Panjang Tangan"

Sahabat yang "panjang tangan"? Eits, jangan salah paham dulu ya Moeslemates. Yang dimaksudkan "panjang tangan" di sini adalah yang senang bersedekah. Yuk caritahu kisahnya!

Lidya O. 394 views

Assalamu'alaikum Moeslemates. Kisah sahabat kali ini datang dari salah satu istri Rasulullah yang mendapat julukan Ummul Mukminin yang "panjang tangan" lho. Mau tahu kisahnya? Siapa sih beliau ini?

Siapakah Dia?

Source: ammahsukma.com

Dialah Zainab binti Jahsy bin Riab bin Ya’mar Al-Asadiyah, dari Bani Asad bin Khuzaimah Al-Mudhari. Ibunya bernama Umayyah binti Abdul Muthalib bin Hasyim dan pamannya adalah Hamzah dan Al-Abbas, keduanya adalah anak Abdul Muthalib. Zainab merupakan seorang wanita shalihah, wanita terpandang di Mekah, bertakwa dan tulus imannya. Hal itu dinyatakan sendiri oleh Sayyidah Aisyah:

"Aku tidak melihat seorang pun yang lebih baik diennya dari Zainab, lebih bertakwa kepada Allah dan paling jujur perkataannya, paling banyak menyambung silaturahim dan paling banyak bershadaqah, paling bersungguh-sungguh dalam beramal dengan jalan shadaqah dan taqarrub kepada Allah."
Source: Hijab Alila

Sebelum memeluk Islam di Mekah, Zainab mendapat siksaan terlebih dahulu oleh orang-orang kafir Quraisy. Namun beliau tetap sabar hingga akhirnya ikut berhijrah ke Habasyah (Ethiopia) bersama kaum muslimin lainnya. Beliau termasuk wanita yang pertama kali berhijrah dan memiliki sikap patriot yang diabadikan dalam buku-buku sejarah.

Zainab Menikah Dengan Zaid

Tahukah Moeslemates bahwa Zainab memiliki beberapa kelebihan dibandingkan sahabat lainnya? Salah satunya adalah bahwa beliau mengorbankan pernikahan untuk ketaatan.

Bagi kita, tentunya pernikahan menjadi salah satu momen sakral dan penting dalam kehidupan ini. Pasti semua orang baik laki-laki maupun perempuan mendambakan pernikahan yang membahagiakan. Namun berbeda dengan Zainab, beliau diperintahkan langsun oleh Rasulullah untuk menikah dengan seseorang yang tidak biasa. Dia adalah Zaid bin Haritsah, mantan budak sekaligus anak angkat Rasulullah. Kalau kita perhatikan bagaimana perbedaan di antara keduanya sepertinya sangat bertolak belakang ya. Zainab memiliki nasab yang tinggi, lahir dari keluarga terhormat dan Zaid hanyalah seorang bekas budak. Ternyata, tidak hanya Zainab yang merasa keberatan, keluarganya pun merasa tidak setuju atas pernikahan ini.

Lalu turunlah ayat:

“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.”
Source: QS. Al-Ahzab: 36

Begitu ayat tersebut turun, Zainab merasa tersinggung. Walaupun begitu, pernikahan mereka tetap berlangsung sampai suatu ketika Zainab dan Zaid bercerai.

Zainab Menikah Dengan Rasulullah

Source: www.vemale.com

Setelah Zainab bercerai dengan Zaid, turunlah lagi ayat yang terkait dengan nasib Zainab. Saat itu, Rasulullah berbicara dengan Aisyah yang kemudian pingsan. Ketika terbangun, ayat tersebut disampaikannya.

“Dan (ingatlah) ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: 'Tahanlah terus istrimu dan bertakwalah kepada Allah.' sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih kamu takuti. Maka tatkala Zaid yang telah mengakhiri ke­perluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk mengawini (istri-istri anak-anak angkat itu) apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada istrinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi."
Source: QS. Al-Ahzab: 37

Setelah itu, Allah pun menikahkan Rasulullah dengan Zainab secara langsung, tanpa wali dan saksi. Inilah yang menjadi keistimewaan Zainab dibandingkan Ummul Mukminin lainnya.

Zainab Yang Rajin Bersedekah

Source: www.vemale.com

Zainab mendapat julukan si "panjang tangan" yang berarti memiliki sifat dermawan yang senang berbagi kepada orang lain. Beliau bekerja dengan kedua tangannya kemudian menyamak kulit dan tidak segan-segan menyedekahkan hartanya di jalan Allah.

Ada satu kisah setelah sepeninggalnya Rasulullah. Saat itu Umar bin Khattab kerap memberikan tunjangan hidup kepada istri Rasulullah sebanyak 12 dirham. Ketika Zainab menerima tunjangan tersebut dari Umar, beliau tidak menyisakan satu dirham pun untuk dirinya. Ternyata, yang dilakukan beliau adalah menginfakkannya kepada sahabat, kerabat, anak-anak yatim dan orang-orang miskin. Suatu ketika Umar mengirimkan kepadanya harta dalam jumlah yang lebih banyak. Kemudian Zainab berkata:

"Semoga Allah mengampuni Umar. Ummahatul Mukminin selain aku, lebih dermawan dalam membagi-bagikan harta ini."

Dikatakan kepadanya, "Semua harta ini untukmu."

Zainab kemudian membalas, "Maha Suci Allah Yang Maha Agung." beliau lalu menutupi harta tersebut dengan sebuah kain. "Bungkuslah dengan kain." beliau menyuruh Barzah binti Rafi' sambil berkata "Wahai Barzah, masukkan tanganmu, lalu ambillah segenggam darinya dan bawalah kepada Fulan, kemudian kepada Bani Fulan." Zainab kemudian menyebutkan orang-orang dari kerabat, anak-anak yatim dan orang-orang miskin yang dikenalnya. Barzah binti Rafi' berkata:

"Semoga Allah mengampuni dosamu, wahai Ummul Mukminin. Demi Allah sesungguhnya kita memiliki hak-hak dalam dirham-dirham itu."

Kemudian Zainab pun berkata, "Apa yang ada di bawah kain itu adalah milik kalian."

Barzah berkata, "Kami lalu menghitung harta itu dan kami mendapatkannya sejumlah 1285 dirham." Zainab kemudian mengangkat tangannya ke langit dan berkata, "Ya Allah, semoga aku tidak lagi mendapatkan pemberian Umar setelah tahun ini."

Allah mengabulkan doanya dan mewafatkannya pada tahun itu. (Voa Islam).

Kematian Zainab

Zainab meninggal pada saat beliau berumur 53 tahun di tahun 20 Hijriyah. Umar bin Khattab kala itu menyalati beliau. Penduduk Madinah pun turut mengantarkan jenazal Ummul Mukminin Zainab binti Jahsy hingga ke Baqi'. Beliau adalah istri Rasulullah yang pertama kali wafat setelah sepeninggalnya Rasulullah.


Masya Allah, semoga kisah dari Ummul Mukminin Zainab binti Jahsy ini bisa menjadi pelajaran penting bagi kita semua bahwa segala yang kita punya hanyalah milik Allah dan suatu saat kita pasti akan pergi tanpa membawa apa pun yang kita punya sekarang.

Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.
Like our facebook page if you like this article!
Category: ISLAM


Curator Introduction
Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.

1 comments

aadil 2018-09-12 17:41:35

I enjoy a lot when i play this game ,it is the game that is meant for the enjoyment roblox hack this maximum played game many person can play it same on time to enjoyed it. free roblox game generator its gives many paltform to play its

Follow Moeslema on SNS