4085
  2017-06-17       www.instagram.com

8 Mitos Yang Membatalkan Puasa

Nangis bisa batalin puasa nggak ya? Bagaimana dengan sikat gigi? Kalau keramas di siang hari?

Lidya O. 161 views

Assalamu'alaikum Moeslemates. Bagaimana puasanya hari ini? Mungkin sebagian dari kita masih ada yang suka bertanya-tanya perihal batal atau tidaknya puasa kita saat melakukan ini, melakukan itu di siang hari. Misalnya, batal nggak sih kalau kita sikat gigi ketika masih berpuasa? Untuk menjawabnya, yuk mari simak penjelasannya di bawah ini.

1. Donor Darah

Menurut artikel yang dilansir dari Hijab Alila dan mendapatkan informasi akurat dari Ustadz Felix Siauw, donor darah itu hukumnya tidak membatalkan puasa lho Moeslemates. Hanya saja jika dilakukan pada saat berpuasa hukumnya menjadi makruh sama seperti bekam. Namun jika dalam suatu kondisi yang darurat untuk menolong seseorang, maka itu jauh lebih baik dikerjakan.

2. Membersihkan Telinga

Pernah mendengar mitos tentang membersihkan telinga dapat membatalkan puasa? Tenang Moeslemates, membersihkan telinga sama sekali tidak ada hubungannya dengan hal-hal yang membatalkan puasa kok. Kecuali kalau kamu membersihkan telinganya sambil menyeruput es buah, hehehe.

3. Menangis

Nah, yang satu ini juga sering jadi perbincangan. Hanya saja perhatikan juga alasan kita menangis. Misalnya, saat sedang shalat kita teringat oleh dosa-dosa kita dan tidak terasa air matanya sudah mulai terjatuh secara perlahan, dan banjirlah di sajadah kita. Itu malah dianjurkan lho Moeslemates. Sebaliknya, jika menangis karena hal-hal yang tidak masuk akal, hal-hal yang kurang baik dan dilakukannya secara berlebihan sebaiknya dihindari ya Moeslemates.

4. Sikat Gigi

Source: rumaysho.com

Menyikat gigi di siang hari hukumnya makruh ya Moeslemates dan tidak sampai membatalkan puasa. Kalau kamu merasa ingin afdol puasanya, sebaiknya dihindari.

5. Membersihkan Hidung

Sama halnya dengan membersihkan telinga, membersihkan hidung pun diperbolehkan saat sedang berpuasa. Tapi sebisa mungkin gunakan cotton bud untuk alasan kebersihan ya Moeslemates.

6. Keramas

Keramas di siang hari hukumnya diperbolehkan saat sedang puasa dan tidak akan membatalkan puasa. Kecuali, kalau air keramasnya terminum, hehehe.

7. Berenang

Banyak sekali di antara kita yang sering mempertanyakan apakah berenang saat puasa bisa membatalkan puasa?
Jawabannya adalah hanya jika airnya tertelan atau terminum baik disengaja maupun tidak disengaja. Saran saya, buat kamu yang masih pemula alias belum jago-jago banget berenangnya, sebaiknya hindari deh saat sedang berpuasa.

Seperti pernyataan di bawah ini nih Moeslemates.

Al-Azru’i mengatakan:

Jika sudah menjadi hal biasa, ketika seseorang menyelam pasti akan ada air yang sampai ke perutnya, dan tidak memungkinkan baginya untuk menghindari hal ini, maka haram baginya menyelam, dan puasanya bisa batal karena sebab menyelam. Dan ini jelas, jika dia masih memungkinkan untuk mandi dengan cara-cara lainnya.
Source: Hasyiyah Al-Bajirami ‘ala Al-Minhaj, 5/392

Jadi, sebenarnya tidak ada masalah bagi orang yang ingin berenang saat berpuasa, tapi harus ekstra hati-hati jangan sampai ada air yang masuk ke dalam perutnya. Dan berenang pun terkadang mampu membuat orang yang berpuasa lebih semangat apalagi jika ini aktivitas yang disukainya. Setiap kegiatan yang membantu seseorang untuk semakin taat kepada Allah hukumnya tidak terlarang dan karena kegiatan semacam ini bisa meringankan beban ibadah dan memudahkannya untuk melakukan ibadah tersebut.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga pernah bersabda:

إن هذا الدين يسر، ولن يشاد الدين أحد إلا غلبه

“Sesungguhnya agama ini mudah. Tidak ada seorangpun yang mempersulit agama, kecuali dia akan terkalahkan (tidak mampu menjalankannya).”

Nah, jadi intinya, di dalam Islam sebenarnya tidak pernah memberatkan suatu umat dalam hal beribadah. Jika dirasa sanggup dan tidak akan melanggar atau melakukan kesalahan silakan dikerjakan, namun jika tidak yakin sebaiknya ditinggalkan.

Lidya O. Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.
Like our facebook page if you like this article!
Category: ISLAM


Curator Introduction
Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.

no comments

Follow Moeslema on SNS