39
  2016-06-01       bahasa.aquila-style.com

Memberdayakan Napi, Kraviti Berkarya Melalui Kain Perca

Berkarya dengan memberdayakan napi. Inilah hasil karya luar biasa Titin dan para karyawannya!

Official Moeslema Team 229 views

Assalamualaikum Moeslemates,

Menjadi pengusaha sekaligus menjadi aktivis sosial dengan memberdayakan para narapidana perempuan di Bandung adalah salah satu usaha sosiopreneurship yang dilakukan oleh Titin Agustina. Titin. Titin adalah pendiri dan direktur perusahaan Kraviti. Kraviti merupakan usaha kerajinan tangan menggunakan kain perca. Melalui usaha kerajinan kain percanya ini, Titin mempekerjakan sejumlah narapidana wanita sekaligus mempromosikan karya-karya mereka kepada masyarakat Bandung.

Semenjak masih kuliah, lulusan sarjana Teknik Industri ITENAS dan Magister Manajemen dari Institut Manajemen Telkom ini pernah bekerja di sebuah perusahaan manufaktur dan di sebuah konsultan manajemen sebelum akhirnya pada tahun 2009, Titin yang akrab dipanggil Tina tersebut memutuskan untuk mendalami bidang kerajinan tangan.

Kraviti pun berdiri di tahun 2009 dan berlokasi di studio kecil di kawasan Bandung dengan label yang awalnya bernama “perca perca” yang terinspirasi dari desain selimut perca batik yang dibuat di Yogyakarta ketika batik mulai popular kembali. Tina mendesain selimut perca ini karena banyaknya limbah kain batik yang bisa dijadikan penghasilan. Ide mendaur ulang sisa kain yang tidak terpakai menjadi produk kreatif dan berguna pun menjadi komitmen usaha Tina, yang kemudian dinamai Kraviti.

Sejak tahun 2012, Tina melibatkan Warga Binaan Lapas Wanita Kelas II A Bandung dalam proses memproduksi Kraviti. Hal ini didasari keprihatinan Tina akan meningginya angka kriminalitas di Bandung. Ia mendengar bahwa banyak tahanan yang sudah menyelesaikan masa tahanan kemudian masuk penjara lagi karena tidak memiliki keterampilan dan penghasilan. Lewat pelatihan keterampilan merajut dan menjahit kain perca yang dibina Kraviti, Tina berharap dapat memantik semangat dan harapan hidup narapidana perempuan ketika kembali bergabung dengan masyarakat.

Sekarang produk Kraviti ini dapat dengan mudah dijumpai melalui internet dan toko butik yang telah terjalin sebagai mitra. Produk-produk yang dihasilkan seperti bed cover, alas piring, bantal kursi, tutup galon, tempat tisu, tas, dompet, hingga lukisan. Kebanyakan produknya berupa house ware alias produk rumah tangga.

Peminat produk-produk Kraviti cukup banyak. Bahkan hingga ke luar negeri, seperti Malaysia, Belanda, Amerika Serikat, Singapura, dan Australia. Di dalam negeri, produk-produk kain perca Batik Kraviti-nya dapat ditemui di Grand Indonesia Jakarta, Smesco, Pendopo Alam Sutra Tangerang dan tiga tempat di Bali, yakni Butik Asian Touch, Sanur dan Seminyak. Harga produk buatan Kraviti juga bervariasi mulai dari Rp 25 ribu hinga Rp 1 juta. Dan keuntungan dari penjualan Kraviti ini, sebagiannya diberikan keprada para napi sebagai hasil kerja keras mereka.

Nah, bagaimana Moeslemates? Sungguh mulia menjadi seorang Titin yang sudah berkontribusi mengembangkan perekonomian negara denganmenjadi seorang pengusaha berjiwa sosial.

Untuk Moeslemates yang ingin melihat dan membeli produk Kraviti bisa lihat di:

Website: http://kraviti.com/

Facebook: https://www.facebook.com/Kraviti-583848781639445/

Instagram: https://www.instagram.com/kraviti/

Twitter: https://twitter.com/kraviti_bdg

Official Moeslema Team
Official Moeslema Team
Official Team of Moeslema.com
Like our facebook page if you like this article!
Category: ENTREPRENEURSHIP


Curator Introduction
Official Moeslema Team
Official Moeslema Team
Official Team of Moeslema.com

no comments

Follow Moeslema on SNS