3891
  2017-05-30       www.forhijrah.com

Hijrah Perlahan Yuk!

Ingin berhijrah, tapi niat masih setengah-setengah. Jangan dipaksakan, cobalah perlahan-lahan. Dan biarkan niat itu terus berkembang hingga saatnya tiba untuk benar-benar total berhijrah.

Lidya O. 4,698 views

Assalamu'alaikum Moeslemates. Pada artikel kali ini, saya akan membahas bagaimana cara slow but sure jalan menuju hijrah yang tidak akan memberatkan kita para muslimah yang bahkan baru mulai berhijab. Sama seperti kalian, saya pun pernah mengalami masa-masa luar biasa gundah saat menyadari pakaian-pakaian dulu tak bisa lagi dipakai. Kini semua harus diganti perlahan dan ada juga tambahan-tambahannya. Berbeda saat belum berhijab, pakaian sempit dan kurang bahan pun tidak masalah. Nah, di bawah ini akan saya jabarkan mengenai cara saya berhijah dengan sangat perlahan-lahan. Simak bersama yuk!

1. Tinggalkan Celana Ketat

Yang pertama dan perubahan terbesar saya saat berhijrah adalah melepaskan jeans dan teman-temannya. Selain karena alasan kesehatan, celana ketat membuat lekukan tubuh bagian perut hingga kaki sangat menjiplak. Namun tetap ini membutuhkan waktu dan kesabaran. Kamu nggak harus terburu-buru langsung berhijrah total jika dirasa masih belum mampu. Tapi saya punya trik tersendiri buat kamu yang masih suka pakai jeans, yaitu ingat-ingat saja tentang bagaimana celana ketatmu akan mempengaruhi kesehatan rahimmu.

2. Mulai Biasakan Pakai Rok

Siapa bilang muslimah dengan rok tidak akan terlihat cantik? Justru sangat anggun dan terkesan mahal dibandingkan kamu pakai celana ketat. Saya sih selalu mengusahakan mencari rok yang tidak menjiplak tapi cukup nyaman dan adem dipakai.

3. Cardigan Panjang Tutupi Pantat Besarmu

Source: www.uniqlo.com

Buat kamu yang berpantat besar, tentunya malu bukan kalau saat berhijab kamu masih dijuluki oleh teman laki-lakimu si pantat besar? Duh, jangan sampai ya Moeslemates, apalagi sama lawan jenis. Kalau saya sih biasanya mengatasi masalah ini dengan menggunakan cardigan super panjang yang dipastikan tidak menjiplak pantat. Meskipun memakai rok maupun celana kulot, saya sering menambahkan dengan cardigan supaya lebih aman.

4. Biasakan Memakai Manset

Memperlihatkan lengan merupakan aurat yang harus dihindari muslimah. Anggaplah jika kamu menggunakan kemeja lengan seperempat, terik matahari langsung bisa membuat pergelangan tanganmu jadi belang lho. Oleh karena itu, biasanya saya memakai manset yang ujung lengannya tidak mudah melar.

5. Jilbab Menutup Dada

Memakai jilbab panjang atau besar tidak akan membuat penampilanmu ketinggalan jaman lho Moeslemates. Sekarang-sekarang ini, banyak sekali desainer muda Indonesia yang menciptakan banyak gaya baru dalam berhijab syar'i. Berbeda jika dibandingkan dengan jaman dulu saat jilbab masih belum booming. Kamu nggak perlu khawatir akan terlihat aneh saat menutupi dadamu dengan jilbab panjang. Hilangkan perasaan ingin bergaya di depan banyak orang saat berhijab dan kembalikan niatmu hanya untuk Allah. Karena sesungguhnya perintah berhijab datangnya dari Allah.

6. Jangan Lupa Kaus Kaki

Yang tidak kalah penting dan sering tersepelekan adalah kaus kaki. Pun saya akui, saya masih sulit beristiqomah memakai kaus kaki saat keluar rumah. Tapi coba deh buat mindsetmu berkata jika keluar tanpa kaus kaki, maka kakimu akan belang dan akan sulit dikembalikan seperti semula. Lagipula, sekarang sudah banyak yang menjual kaus kaki muslimah dengan jempol dan berbagai pilihan warna dan motif yang menarik.


Bagaimana Moeslemates? Apakah kamu memiliki pengalaman serupa? Walaupun sulit dilakukan di awal-awal, setidaknya cobalah beberapa kali untuk merasakan nyaman atau tidaknya kita berhijab syar'i. Menurut saya sih, semua itu akan ada waktunya saat panggilan hati sudah tidak bisa dipungkiri lagi. Apalagi untuk muslimah yang sudah berkeluarga. Kehormatan seorang istri dan ibu menjadi sangat perlu diperhitungkan jika dalam berpakaian saja belum benar sepenuhnya.

Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.
Like our facebook page if you like this article!
Category: ISLAM


Related Tags
Curator Introduction
Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.

no comments

Follow Moeslema on SNS