3860
  2017-05-23    

RICMA Menyelenggarakan Gerakan Bhineka Pemuda Bangsa

RICMA yang tergabung dari Gema Ramadhan dan Ramadhan Jazz Festival mengadakan Gerakan Bhineka Pemuda Bangsa, Minggu 21 Mei 2017 kemarin, selengkapanya baca di sini!

Official Moeslema Team 110 views

Assalamu'alaikum Moeslemates,

Dalam rangka mengajak teman-teman pemuda agama bergabung untuk melakukan tindakan peduli lingkungan, dan memperingati Hari Kebangkitan Nasional, RICMA atas kolaborasi dari Gema Ramadhan dan Ramadhan Jazz Festival mengadakan Gerakan Bhineka Pemuda Bangsa pada hari Minggu 21 Mei 2017 kemarin. Gerakan berasas pancasila ini berisikan berbagai kegiatan untuk memupuk kerjasama tanpa pandang suku, budaya, dan agama. Untuk segera melakukan kegiatan nyata tanpa sembunyi pada dunia maya.

Acara yang dimulai pada pukul 7 di Menteng Kecil ini melibatkan beberapa pihak yang ikut mengsukseskan acara Gerakan Bhineka Pemuda Bangsa, diantaranya:
> PRISMA (Pemuda Remaja Islam Masjid Al-Amin)
> LPMI (Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia)
> PD KMHDI DKI Jakarta (Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia)
> KMBUI (Keluarga Mahasiswa Buddhis Universitas Indonesia)
> Departemen lingkungan hidup bem ui
> GROPESH (Gerakan Orang Muda Peduli Sampah)
> KPSHD Rawamangun (Keluarga Pemuda Pemudi Suka-duka Hindu Dharma)
> GKI Pamulang (Gereja Kristen Protestan Indonesia)

Gerakan Bhineka Pemuda Bangsa

Acara Gerakan Bhineka Pemuda Bangsa ini diawali dengan sambutan dari Marrisa selaku ketua Acara, Muhamad Soekarno selaku Ketua umum RICMA, dan Catur selaku perwakilan dari pemuda agama lainya. Secara garis besar acara Gerakan Bhineka Pemuda Bangsa ini terbagi menjadi dua agenda acara, yakni kerja bakti dan sosialisasi pendidikan pilah sampah, dan ditutup dengan acara "liwetan" bersama seluruh pihak yang terlibat.

Acara kerja bakti dimulai dari pembagian kelompok dan berpencar pada titik-titik yang sudah disesuaikan dengan warga setempat. Kerja bakti ini dibantu oleh warga setempat dan Pasukan Prasarana dan Saranan Umum (PPSU) atau akrab dikenal dengan sebutan “Tim Oranye”. Walaupun tiap kelompok diisi dengan latar belakang yang berbeda, tiap kelompok tetap semangat dan saling bantu membantu serta berjalan secara lancar dan kompak. Antusiasme dari warga, tim oranye, dan para pemuda agama demi membuat lingkungan menteng kecil terlihat bersih sangatlah besar, terlebih lagi karena sudah mau menyambut Ramadhan. Sampah yang sudah dikumpulkan per-kelompok di dalam kantung sampah diangkut oleh mobil besar dari tim oranye.

Moeslemates, dalam kegiatan Gerakan Bhineka Pemuda Bangsa, RICMA juga mengadakan sosialisasi pendidikan pilah sampah ke adik adik menteng kecil. Atas kolaborasi departemen lingkungan hidup BEM UI dan gerakan orang muda peduli sampah (GROPESH) Adik-adik di menteng kecil dikumpulkan di halaman SMP 18 untuk mendapatkan Materi sosialisasi yang diberikan terkait pendidikan pilah sampah. Materi diberikan dengan menggunakan power point dan video dengan tema yang sangat menarik.

Setelah selesai melakukan bersih-bersih, para pemuda agama berkumpul di SMP 18 untuk saling menjelaskan acara dari masing-masing komunitas. Acara Gerakan Bhineka Pemuda Bangsa sangat diapresiasi oleh pemuda agama lain. Situasi seperti ini bisa memberikan bukti bahwa masing-masing agama diwajibkan untuk saling menghormati. Terlebih dengan adanya konflik kemarin yang masih hangat di telinga masyarakat, membuat canggung banyak pihak untuk mendekat antara agama satu sama lain, tapi dengan acara Gerakan Bhineka Pemuda Bangsa, semua pihak yang terlibat merasa satu dalam satu tujuan, tidak ada “gap” antara agama satu dan yang lainya. Acara Gerakan Bhineka Pemuda Bangsa ditutup dengan makan “liwetan” bersama dengan warga, tim oranye, dan pada pemuda agama tanpa ada sekat, dalam satu wadah yang sama.

Moeslemates, acara ini bisa jadi inspirasi yang patut untuk kita apresiasi. Siapapun Kamu, agama apapun, kita berdiri ditanah yang sama, tanah air Indonesia. RICMA berharap acara ini menjadi langkah pasti dalam menjalin hubungan baik dan kerjasama dengan pemuda agama lainnya. Sesuai yang dipesankan oleh Allah SWT sebagai muslim harus menghargai sesama umat beragama.

Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan. (Qur'an Surat Al-An'am: 108)
Official Moeslema Team
Official Moeslema Team
Official Team of Moeslema.com
Like our facebook page if you like this article!
Category: NEWS&EVENT


Curator Introduction
Official Moeslema Team
Official Moeslema Team
Official Team of Moeslema.com

no comments

Follow Moeslema on SNS