3732
  2017-05-11    

Cinta yang Sesungguhnya atau Nafsu? Ini Cirinya

Mencintai atau dicintai memang fitrah manusia, tetapi apakah cinta tersebut merupakan cinta sesungguhnya antara muslim dan muslimah yang akan berakhir di pelaminan atau hanya nafsu syahwat yang justru akan mendekatkan diri kepada perzinahan. Berikut ciri-cirinya a.l.

Fi'it Rachmawati 122 views

1. Cinta yang Menjauhkan Diri kepada Allah SWT

Menurut motivator muda Setya Furqon Khalid, salah-satu ciri cinta palsu atau nafsu yang berbalut cinta adalah cinta yang justru menjadikan seseorang menjauh dari Allah SWT. Contohnya, seperti melakukan dosa dari berzina sampai meninggalkan shalat.

“Inilah cinta yang salah, padahal dalam Islam cinta yang sesungguhnya adalah yang akan lebih mendekatkan seseorang kepada Allah SWT, atau yang menjadikan seseorang itu pribadi yang lebih baik.” tuturnya, Bandung, belum lama ini.

2. Berdalih Mencintai karena Allah SWT, tetapi Selalu Berusaha Menyentuh Secara Fisik

Selain itu, ciri lainnya adalah berdalih mencintai karena Allah SWT tetapi selalu berusaha menyentuh secara fisik atau berusaha menaklukan nafsu syahwat.

“Cinta yang sesungguhnya justru seorang laki-laki akan langsung mengatakan niat baik untuk menikah kepada orang tua si perempuan,” katanya.

3. Cinta yang Mendekati Kemaksiatan

Kemudian cinta palsu yang harus diwaspadai adalah cinta yang justru mendekatkan diri kepada segala kemaksiatan.

“Cinta ini yang harus diwaspadai muslim terutama muslimah saat sedang jatuh cinta,” tegasnya.

4. Cinta yang Mengumbar Kemesraan

Disamping itu tambahnya, ciri cinta palsu atau cinta yang hanya berlandaskan nafsu adalah cinta yang mengumbar kemesraan sebelum menikah (belum halal).

“Perilaku ini yang harus diwaspadai karena banyak pasangan melakukannya. Contohnya melakukan pra-wedding dengan saling berpegangan tangan atau saling berpelukan. Padahal jelas dalam islam hal tersebut tidak boleh karena bukan mukhrim,” tambahnya.

Justru jika cinta yang sesungguhnya adalah cinta yang dapat menahan di saat belum halal,dan yang saling menjaga kemesraan di saat sudah menikah.

5. Cinta yang Menipu

Lalu, cinta yang salah adalah cinta yang saling menipu. Seperti menampakkan hal-hal yang baik dihadapan pasangan masing, tetapi setelah menikah justru barulah menampakkan sifat-sifat buruknya.

“Dan akhirnya Anda mungkin menyesal karena telah memilih pasangan yang salah.” imbuhnya.

Itulah ciri-ciri cinta yang salah atau nafsu yang sering mengatasnamakan cinta. Semoga setelah penjelasan di atas, moeslemates bisa lebih berhati-hati terhadap cinta yang sebenarnya hanya nafsu yang akhirnya lagi-lagi muslimahlah yang paling merugi.

So, moeslemates mulai evalusi cinta Anda dengan pasangannya, apakah dia berusaha menjaga Anda hingga pelaminan atau hanya memanfaatkan tubuh Anda.

Fi'it Rachmawati
Fi'it Rachmawati
Word Worker
Like our facebook page if you like this article!
Category: ISLAM


Curator Introduction
Fi'it Rachmawati
Fi'it Rachmawati
Word Worker

no comments

Follow Moeslema on SNS