3615
  2017-03-31    

#MyHijabDiary : When Hijab Meets Makeup

Siapa bilang muslimah berjilbab itu nggak boleh mainan lipstik ?

virly ka 140 views

Saya ingat dulu sekitar tahun 2008 ketika masih SMA, pemakai jilbab belum sejamak sekarang. Muslimah yang menggunakan jilbab masih dianggap kuno, alim, kuper, dan ketinggalan zaman. Nggak heran sih, dulu sebagian muslimah berjilbab kesannya kucel. Mereka biasanya cuma pakai bedak dan eyeliner hitam di waterline, nggak kenal lipstik apalagi bulu mata palsu. Dan model hijab yang gitu-gitu aja.

Syukurlah Moeslemates, zaman semakin maju. Setelah internet berada di genggaman setiap orang, nggak ada lagi cerita memakai hijab itu out of date. Yang masih punya anggapan hijaber itu kusut pasti orangnya so last year.

Jangan salah , hijaber sekarang pandai memadu padankan make up dengan hijab. Beda acara, beda hijabnya, beda pula make upnya.

Ngomong-ngomong soal padu padan hijab dan make up, saya sekalian mau share beberapa look yang biasa saya terapkan. Tentu saja sesuai dengan gaya personal dan preferensi saya sendiri.

My Everyday Makeup

Sebagai freelancer sekaligus full time mom, saya memang bekerja di rumah setiap hari. Tapi saya pantang kerja cuma pakai piama dan muka kucel. Percayalah Moeslemates, memakai piama sepanjang hari hanya akan membuat produktivitas menurun. Gimana nggak, piama itu baju paling nyaman sedunia sehingga kalau pakai piama rasanya pengen leyeh-leyeh terus.

Jadi meskipun bekerja dari rumah sendiri, saya tetap pakai make up di pagi hari dan mengenakan busana yang layak. Berdandan sebentar sebelum memulai aktivitas akan membuat saya lebih fokus dan siap.

Make up sehari-hari saya sederhana. Setelah rutinitas morning skincare dan sunscreen, saya biasanya hanya memakai BB Cream atau BB Cushion lalu disapu menggunakan brush dan powder. Supaya complexion nggak terlihat datar, saya pulaskan bronzer di tepi luar wajah. Untuk bibir, saya pilih lipstik bernuansa nude pink. Untuk enhance bagian mata, saya pilih hanya memakai eyeliner tipis di garis mata atas dan ujungnya dibuat sedikit memanjang. Sentuhan terakhir, saya gunakan maskara alis dan maskara bulu mata.

Sementara pilihan hijab saya jatuh pada hijab instan modifikasi. Karena di rumah saya juga mengurus balita selain bekerja, jadi saya pilih jilbab yang praktis.

My Go To Make Up

Ketika bepergian ke luar rumah seperti grocery shopping atau mengantar anak ke preschool, saya memilih mengenakan jilbab selendang dari bahan yang nyaman. Jilbab katun atau pashmina adalah favorit saya karena bahannya nggak gampang kusut dan bentuknya tetap rapi meskipun saya naik motor.

Make up saya masih bernuansa natural. Bedanya, kali ini saya sedikit merapikan alis dengan concealer dan brow pencil. Bagian hidung dan kelopak mata dikontur sedikit, nggak lupa classic eyeliner dan bulu mata palsu yang kesannya natural (atau maskara kalau lagi males). Karena sedang bosan dengan lipstik matte, saya pilih lipstik satin berwarna nude brown yang kesannya shiny.

Make Up For Mood Booster

Ada kalanya saya mengalami writer’s block atau kemarau ide atau sekedar bosan. Kalau sudah begini saya langsung cari mood booster supaya nggak bermalas-malasan. Mood booster saya gampang : es krim, coklat, make up.

Jadi kali ini saya pilih memakai make up cantik. Lipstik berwarna bright pink dan mauve-ish smokey eye bisa membuat saya merasa cantik seketika. Untuk hijab, saya pilih selendang sifon bermotif bunga yang flowy. Jilbab berbahan sifon memang paling pas untuk saat-saat mendesak karena sudah cantik tanpa perlu disetrika, tinggal dipakai, tambah satu jarum sudah terbentuk layer-layer drapery.

Sehabis swafoto beberapa kali, mood menulis saya pun kembali lagi.

Make Up For Special Occasion

Acara-acara khusus seperti menghadiri undangan resepsi membutuhkan tampilan lebih rapi. Pilihan saya jatuh pada jilbab berbahan satin. Saya memilih yang kilapnya redup untuk kesan lebih mewah. Bahan satin sendiri sudah menawarkan kesan formal dan cantik tanpa perlu styling macam-macam. Lagi pula, punya balita mana sempat styling hijab yang rumit ?

Sebagai padanannya, saya menggunakan make up lembut bernuansa peachy pink. Untuk rias mata, saya memulas eyeshadow peach bershimmer di seluruh kelopak mata lalu diblend dengan warna pink matte di bagian crease. Eyeliner cukup tipis saja di garis mata atas supaya mata lebih terdefinisi. Jangan lupa bulu mata palsu yang nyaman. Lipstik matte berwarna nude-peach dan blusher peach saya pilih untuk melengkapi look kali ini.

Alter Ego Make Up

Sekali waktu, saya pakai make up tanpa tujuan. Just because. Melalui make up tanpa aturan ini saya bisa menunjukkan versi lain dari diri saya. Make up serba hitam dengan sedikit aksen merah merepresentasikan karakter berani dan egosentris. Kebalikan dari karakter saya yang cenderung mematuhi peraturan. Well, namanya juga make up alter ego.

Yang terakhir ini make up untuk bersenang-senang. Mungkin bisa dipakai ke acara pesta kostum.

Setiap orang tentu punya selera make up dan gaya hijab masing-masing. Apapun gaya make up Moeslemates, jangan lupakan hijabnya ya ?

Yuk, share hijab diary kamu juga !

Like our facebook page if you like this article!
Category: FASHION&BEAUTY


Curator Introduction

no comments

Follow Moeslema on SNS