3547
  2017-04-08       doa-harianku.blogspot.co.id

Ini Aturan Membasuh Wajah Saat Wudhu yang Benar

Sebagian muslim dan muslimah mungkin ada yang membasuh wajah satu atau dua kali, dan bahkan ada yang tiga kali saat berwudhu. Lalu, manakah aturan membasuh wajah saat berwudhu yang benar sesuai sunnah Rasulullah SAW?

Fi'it Rachmawati 95 views

Mana yang Benar Satu, Dua atau Tiga Kali?

Menurut ustad kenamaan dari Bandung Haris Muslim, sebenarnya membasuh wajah satu, dua atau tiga kali saat berwudu itu boleh dan sah karena memang ada dalil atau hadistnya.

“Boleh memilih satu, dua atau tiga kali dalam membasuh wajah saat berwudu karena hitungan tersebuh ada hadistnya dan semuanya dicontohkan Rasulullah SAW.” tuturnya, Bandung, belum lama ini.

Salah-satu hadist tersebut yaitu, Riwayat Bukhari dan Muslim

"Kemudian mencuci wajahnya sebanyak tiga kali.”

Membasuh Wajah Harus Sampai Basah

Disisi lain tambah ustad Haris, membasuh wajah pun harus sampai basah jangan sampai asal membasuh wajah. Sehingga dianjurkan untuk membasuh wajah dengan air yang mengalir, dan hal ini termasuk kepada salah-satu fardhu dalam berwudu.

“Maka dari itu harus benar dalam membasuh wajah sampai basah boleh satu, dua atau tiga kali basuhan dalam praktiknya.” katanya.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Suat Al-Maidah ayat 6 yaitu

"Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian hendak berdiri mengerjakan shalat, basuhlah wajah-wajah kalian, kemudian tangan-tangan kalian sampai siku, kemudian usaplah kepala-kepala kalian, kemudian basuhlah kaki-kaki kalian sampai kedua mata kaki.”

Lalu, dijelaskan juga dalam Hadist Riwayat Muslim yaitu

“Barangsiapa yang membaguskan wudu keluarlah dosa-dosanya dari jasadnya sampai keluar dari bawah kukunya.”


“Maka, membasuh wajah dari puncak kening hingga dagu, dan dari pinggir telinga ke pinggir telinga yang sebelahnya,” tambahnya.

Fi'it Rachmawati
Fi'it Rachmawati
Word Worker
Like our facebook page if you like this article!
Category: ISLAM


Curator Introduction
Fi'it Rachmawati
Fi'it Rachmawati
Word Worker

no comments

Follow Moeslema on SNS