3391
  2017-03-02       Photo © Airin Karima

Muslim Meal, Sajian Makanan Halal Saat Penerbangan

Ingin tetap menikmati makanan halal saat penerbangan? Muslim Meal jawabannya!

Airin Karima Ahmad 284 views

Assalamualaikum Moeslemates!

Sebagai umat muslim, pastinya kita sadar betul donk kalo makanan yang kita makan harus lah halal. Nah moeslemates, kalau kita bepergian jauh dan kebetulan memakai maskapai asing, dimana maskapai tersebut tidak memberikan pernyataan bahwa seluruh makanan yang disajikan halal, ada baiknya kamu memesan moslem meal menu selama penerbangan.

Apa itu Muslim Meal?

Muslim Meal adalah menu makanan dalam penerbangan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan umat muslim yang bepergian menggunakan pesawat. Menu makanan ini dibuat mengikuti aturan syariat islam sehingga tidak ada keragu-raguan mengenai kandungan makanan yang disajikan selama berada di pesawat.

Muslim Meal = MOML.

Refers to meals prepared in accordance with the regulations and customs of Islam.Pork products, Gelatin, Alcohol, Flavoring extracts from alcohol and Fish without scales and fins are not used.

Waktu trip ke Jepang Februari lalu, aku menggunakan maskapai ANA (All Nippon Airways) dengan rute CGK-HND saat berangkat, dan NRT-CGK saat pulang. Satu kali penerbangan ke Jepang makan waktu sekitar 7 jam untuk yang direct flight. Kalau yang menggunakan penerbangan transit, bisa lebih lama lagi. Sebagai single traveller yang angkat koper dan kemana-mana sendiri, pastinya aku butuh makan selama penerbangan. Biar nanti ketika tiba di airport, aku punya energi untuk bisa langsung urus bagasi dan pergi ke tempat tujuan.

Sebagai umat muslim, aku butuh makanan yang halal untuk dikonsumsi. Alhamdulillah untuk maskapai ANA, makanan sudah include kedalam biaya tiket. Untuk memesan special meals seperti Muslim Meal pun tidak dikenakan biaya tambahan.

Untuk memesan Moslem Meal ini caranya mudah. Bisa melalui website maskapai langsung, ataupun melalui telpon ke bagian customer service.

Kalau pengalaman aku memesan menu Muslim Meal melalui website ANA, pemesanan Muslim Meal sudah bisa dilakukan saat melakukan proses booking tiket, tepatnya sebelum memilih seat dan melakukan pembayaran. Tapi kalau kamu booking tiket lewat counter/agen, kamu bisa telpon saja ke call center maskapai kamu dan request untuk diberikan Muslim Meal saat flight nanti. Nanti kita akan diminta menyebutkan kode booking, dan customer service akan pesanan Muslim Meal kita.

All Nippon Airways Moslem Meal

Jadi, bagaimana kondisi real-nya ketika di pesawat?

Source: Photo © Airin Karima

Ketika para penumpang sudah duduk di pesawat, kita akan dihampiri oleh pramugari yang mengkonfirmasi pesanan makanan kita. Setelah itu, tempat duduk kita akan ditempeli stiker MOML yang berarti 'Moslem Meal'. Kita akan diminta oleh pramugari untuk menjaga supaya stiker tersebut jangan sampai hilang/lepas dari tempat duduk kita.

Saat pembagian snack dan makanan, para penumpang yang di tempat duduknya memiliki stiker khusus seperti ini akan mendapatkan makanan lebih dahulu. Kebetulan orang yang duduk di depan aku saat terbang Jakarta - Tokyo, juga memesan menu khusus yaitu Low Fat Meal. Kami berdua mendapatkan snack dan makanan paling pertama ketika pembagian makanan.

Flight aku lepas landas jam 21.45 dan dijadwalkan tiba di Tokyo sekitar pukul 07.00 keesokan harinya (+1 day). Pembagian snack dilakukan sesaat setelah pesawat lepas landas. Sedangkan makanan utama dibagikan dua jam sebelum mendarat, jam 5 pagi waktu Tokyo. Jujur aja makan paginya agak terasa seperti sahur, karena jam 5 pagi waktu Tokyo = jam 3 pagi waktu Jakarta :")

Source: Photo © Airin Karima

Menu moslem meal saat penerbangan Jakarta - Tokyo.

Makanan yang dibagikan yaitu satu kotak makanan utama, satu porsi kecil salad, satu porsi kecil buah, satu buah roti, dan satu cup jus (biasanya posisi jus ini diisi oleh dessert, tapi mungkin karena ini timingnya makan pagi, dessert-nya diganti dengan jus).

Saat membagikan makanan utama ini, pramugari juga akan menawarkan minuman dingin seperti jus, teh, atau minuman bersoda.

Source: Photo © Airin Karima

Penampakan bagian dalam saat kotak makanan utama dibuka.

Jadi didalam kotak makanan utama yang warnanya orange, ada sayuran rebus (wortel+sawi), dan ayam tumis. Menurut aku, makanannya masih terasa bumbunya, which is cocok untuk selera orang Indonesia.

Anyway, maaf ya ini fotonya agak gelap. Kamera poket aku entah kenapa nggak berhenti ngeluarin blitz kalau dalam kondisi low-light. Jadi karena nggak enak sama penumpang lain, aku pakai kamera handphone yang agak kurang bagus untuk foto saat low light :(

Source: Photo © Airin Karima

Moslem Meal saat penerbangan pulang NRT-CGK.

Source: Photo © Airin Karima

Jadi makanan utama ini tuh sepertinya tandorii (masakan india itu lho), tapi entah kenapa lauknya bukan ayam tapi ikan! Enak-enak aja sih, cuma lucu aja makan tandorii lauknya ikan.

Diatasnya tandorii ikan, ada satu porsi lauk lagi yang terdiri dari satu potong sashimi, 3 potong daging, dan satu sendok makan kacang-kacangan. Ada roti juga, dan butter untuk teman makan roti. Yang putih di ujung kiri itu dessert. aku nggak tau namanya apa, tapi rasanya enak! Rasanya seperti cheese cake tapi lebih light.

All Nippon Airways Moslem Meal Snack

Aku nggak sempat foto snack yang dibagikan saat berangkat, tapi snacknya halal kok dan produk lokal juga. Kita dibagiin satu tas plastik yang isinya biskuit kentang Go!Potato dan satu botol air minum merek Toray. Kalau pas penerbangan pulang, aku dapat cracker beras khas jepang, Arare.

Setelah membagikan snack, pramugari akan datang membawa troli dan menawarkan kita minuman dingin seperti jus, minuman bersoda, dan sebagainya.

Source: s2.alfacart.com

Biskuit kentang yang aku dapet untuk snack saat penerbangan Jakarta-Tokyo. So far nggak ada yang aneh sih sama biskuit ini. Enak-enak aja.

Source: Photo © Airin Karima

Arare! Cracker beras khas Jepang. Ini snack yang aku dapat untuk penerbangan pulang Tokyo-Jakarta. Ini enak tapi sayang isinya cuma sedikit hehehe.

Source: i0.wp.com

Air minum merek Toray ini packaging-nya dirancang supaya lebih ringan dan mengurangi beban di pesawat.

Personal Review about Moslem Meal

Karena ANA ini maskapai Jepang, aku sempet punya ekspekstasi kalau makanannya akan taste-less. Tapi alhamdulillah makanan yang dikasih rasanya cocok-cocok aja sama selera aku.

Jujur aja aku sempet ngerasa sedikit agak nggak enaknya ketika para penumpang yang ada stiker di tempat duduk dapet makanan pertama, tapi yang lain belum. Waktu penerbangan Jakarta - Tokyo, aku sampai tunggu makanan penumpang sebelah aku dateng, baru mulai makan. Tapi waktu penerbangan pulang, makanan aku dikasih berbarengan dengan penumpang lain, jadi nggak ada masalah hehehe.

Buat aku, selama aku masih bisa mendapatkan makanan halal, aku akan pilih opsi halal. Jadi Moslem Meal ini membantu banget buat aku tetap bisa makan halal di pesawat.

Nah moeslemates, mulai sekarang selalu ingat pesan Moslem Meal ya untuk penerbangan kamu berikutnya!

*) Artikel ini telah diedit untuk perbaikan seperlunya tanpa mengurangi esensi dari isi artikel

Airin Karima Ahmad Airin Karima Ahmad
Graphic designer
Like our facebook page if you like this article!
Category: TRAVEL


Curator Introduction
Airin Karima Ahmad
Airin Karima Ahmad
Graphic designer

no comments

Follow Moeslema on SNS