339
  2016-11-07       edukasi.kompas.com

Aktif Berkarya, Pantang Badmood

CREASI.CO.ID : #NulisBiarEksis - September 2016. Tema : Tips fokus berkarya walaupun mood sedang acak-acakan. Belum beruntung untuk dimuat, sayang sekali jika hanya tersimpan dalam file. Alangkah baiknya saya publish di sini, semoga bermanfaat.

dhianitha_12 46 views

Moeslema.com – Pekerja kreatif merupakan pekerjaan yang menyenangkan bagi sebagian orang. Kendati dalam prosesnya pun sangat dibutuhkan kecerdasan dan kepekaan pada setiap hasil karyanya. Sistem kerja mereka pun sangat sederhana, tak serumit ketika bekerja di kantor. Dimana harus bekerja di bawah tekanan atasan. Bahkan salah sedikit kepada atasan bisa menyebabkan masalah yang cukup serius, salah satunya kerugian materi.

Berbicara tentang pekerja kreatif tentu tidak terlepas dari proses kreatif. Karena setiap orang memiliki daya kreativitas yang berbeda-beda. Dan daya kreativitas itu sendiri tidak terlepas dari kemampuan berimajinasi seseorang. Sehingga semakin tinggi imajinasi seseorang, semakin tinggi pula kreativitasnya. Hal ini bukan tanpa alasan, tapi berdasarkan pengamatan di lapangan. Contohnya ada di sekitar kita seperti karya tulis fiksi, iklan, film, dan lain sebagainya.

Pada proses kreativitas dalam menghasilkan suatu karya, pasti juga tidak terlepas dengan suasana hati atau biasa disebut mood. Sebagai manusia biasa, kita pasti selalu mengalami suasana hati yang berbeda-beda setiap waktunya. Jangankan setiap hari, ada juga yang justru berubah berkali-kali dalam satu hari. Sehingga perlu cara jitu untuk menundukkan mood yang tidak bisa diperkirakan datangnya. Berikut beberapa cara sederhana untuk menjaganya.

1. Hindari hal-hal yang akan membuat hati terbawa perasaan

Ketika sedang mengerjakan suatu proyek, hindari hal yang bersifat baper seperti ingat mantan atau gebetan yang suka PHP. Tujuannya agar tidak terbawa dalam perasaan sedih, mendayu-dayu, bahkan cengeng. Karena perasaan seseorang kalau sudah berhubungan dengan percintaan pasti lebih banyak terbawa perasaan daripada sadarnya. Dengan begitu, kita jadi bisa fokus dengan hal yang sedang dikerjakan tersebut.

2. Buat dirimu nyaman dengan lingkungan sekitar

Siapa sih yang tidak merasa nyaman ketika bekerja pada lingkungan atau tempat yang disukai? Apalagi tempatnya nyaman dan bersih. Belum lagi ada camilan beserta minuman kesukaan. Duh, serasa hidup di surga! Membuat makin semangat dan betah bekerja di sana, sekali pun harus bertugas melebihi jam kerja yang sudah ditentukan. Maka dari itu, buatlah lingkungan ruang kerja senyaman mungkin. Kalau kata anak gaul zaman sekarang ruangan yang gue banget. Siapa tahu juga dengan seperti itu bisa muncul ide baru, walau dari hal kecil atau sepele yang ada di sana.

3. Suasanakan hati dengan hal-hal yang sangat disukai

Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda, sehingga mempengaruhi suasana hatinya. Maka dari itu, sangat perlu sekali dalam mencari hal-hal yang disukai. Kalau suka makan es krim ya makan es krim, suka nonton film komedi ya nonton film komedi, suka minum coklat hangat ya minum coklat hangat, dan lain sebagainya. Karena sesuatu yang menjadi kesukaan bisa membuat hati gembira dan suasana hati pun secara otomatis ikut berubah merasa lebih baik. Tapi, pastikan hal-hal yang disukai merupakan sesuatu yang bernilai positif. Tidak.merugikan diri sendiri, orang lain, maupun lingkungan sekitar.

4. Ingat-ingat kembali alasan memilih menjadi pekerja kreatif

Jika kita ingat alasan memilih menjadi pekerja kreatif, maka akan merasa malu ketika hanya karena suasana hati bisa memupuskan impian tersebut. Padahal banyak yang sudah dikorbankan mulai dari dukungan orang terdekat, penentangan dari keluarga atau lingkungan sekitar, bahkan biaya yang tidak sedikit. Jangan sampai perjuangan sebagai pekerja kreatif sukses menjadi sia-sia. Sehingga kebutuhan motivasi diri juga perlu dilakukan, agar tetap semangat dalam berkarya. Mengalahkan suasana hati yang tak pernah bisa ditebak.

5. Ingat hasil atau upahnya

Berbicara tentang penghasilan seorang pekerja kreatif, saat ini pekerja dengan kategori freelance makin dicari serta ditekuni sebagian besar orang. Lebih utamanya bagi para pemuda. Mengetahui sistem kerja yang santai, tapi hasilnya bisa untuk kebutuhan sehari-hari. Perlu diketahui juga bahwa pekerjaan ini sangat berbeda dengan pekerjaan pada umumnya. Dimana pekerja pada umumnya memiliki jam kerja yang sudah ditentukan dan bayaran bulanan, walau ada bonus tipis-tipis untuk proyek tertentu. Sehingga mereka bisa sedikit bersantai dalam bekerja. Sayangnya, hal ini tidak berlaku pada pekerja kreatif. Jam kerjanya saja sangat fleksibel dan belum tentu setiap bulan bisa menikmati penghasilan yang konstan. Dibutuhkan keseriusan untuk bisa menikmati hasilnya. Jadi, jangan malas dalam bekerja karena hasil karya menentukan rezeki kita. Semakin malas mengerjakan, semakin sedikit hasil yang diperoleh. Dan semakin rajin mengerjakan, semakin banyak hasil yang didapatkan.

Bagaimana sahabat Moeslemate, mudah kan? Yuk, siapkan kembali tenaga dan pikiran yang segar untuk kembali berkarya! Jangan mau kalah sama suasana hati yang tak menentu.

dhianitha_12
dhianitha_12
• La vie est un voyage • E-mail : hittah.dhianitha@gmail....
Like our facebook page if you like this article!
Category: REVIEW


Related Tags
Curator Introduction
dhianitha_12
dhianitha_12
• La vie est un voyage • E-mail : hittah.dhianitha@gmail.com • LinkedIn : https://id.li...

no comments

Follow Moeslema on SNS