3381
  2017-03-11    

4 Tanaman Obat Tradisional Atasi Nyeri Haid

Tahukah moeslemates bahwa menggunakan obat tradisional dari tanaman alami dapat mengatasi nyeri haid tanpa efek samping? Yuk simak apa saja 4 tanaman tersebut!

Fi'it Rachmawati 199 views

Penggunaan bahan alam sebagai obat tradisional di Indonesia ternyata telah lama dilakukan oleh nenek moyang kita sejak berabad-abad lalu lho moeslemates.

Terbukti dengan ditemukannya naskah-naskah lama seperti pada daun lontar Husodo (Jawa), dokumen Serat Primbon Jampi, Serat Racikan Boreh Wulang Dalem hingga dalam Candi Borobudur yang menggambarkan orang sedang meracik obat atau jamu dengan berbagai jenis tanaman sebagai bahan baku obat tradisional yang mengobati suatu penyakit.

Salah-satunya seperti tanaman yang dijadikan obat tradisional untuk mengobati berbagai keluhan haid. Seperti haid tidak teratur, darah haid yang terlalu banyak keluar, nyeri haid, hingga terlambat haid.

Mau tahu jenis tanaman dan caranya meraciknya? Berikut penjelasannya;

1. Khasiat Adas Untuk Lancarkan Haid

Foeniculum Vulgare Mill atau yang lebih dikenal dengan Adas ini merupakan salah-satu tanaman obat tradisional yang dapat mengobati haid yang tidak teratur.

Untuk mendapatkan khasiatnya ini, ternyata Adas dicampur dengan beberapa bahan lainnya. Bahan-bahannya a.l. daun dan bunga srigading masing-masing 1/5 genggam, jinten hitam ¾ sendok teh, adas ½ sendok teh, pulosari ½ jari, bunga kesumba keling 2 kuntum, jeruk nipis 2 buah, gula batu sebesar telur ayam.

Kemudian, bahan-bahan tersebut moeslemates cuci lalu potong dengan ukuran kecil. Setelah itu, moeslemates rebus semua bahan tersebut dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 ¼ gelas. Setelah dingin, saringlah dan minum ¾ gelas sebanyak 3 kali sehari.

Source: www.tanobat.com

2. Tanaman Baru Cina, Obat Segala Keluhan Haid

Baru Cina atau Artemisia Vulgaris L merupakan salah-satu tumbuhan obat yang berkhasiat untuk pengobatan penyakit pada perempuan, terutama haid.

Salah-satunya untuk mengobati darah haid yang keluar terlalu banyak. Moeslemates tinggal ambil serbuk baru cina ini sebanyak 6gr, umbi teki (Cyperus rotundus) dan akar Paeonia lactiflora (chi shao) masing-masing 12gr, akar Angelica sinensis (tang-kuei), dan rimpang Corydalis yanhusuo (yuan hu) masing-masing 10g.

Lalu, bahan-bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, moeslemates tinggal menyaringnya dan bagilah dua untuk diminum pada pagi dan sore hari.

Sedangkan untuk mengobati nyeri haid. Moeslemates tinggal mengambil daun baru cina 20gr yang telah dicuci lalu rebuslah dengan 2 gelas air bersih selama 20 menit atau hingga mendidih. Setelah itu, dinginkanlah dan saringlah lalu bagilah menjadi 2 untuk diminum pagi dan sore hari.

3. Bayam Duri untuk Mengobati Terlambat Haid

Selain itu, bayam duri atau Amaranthus Spinosus L pun dinilai sangat ampuh mengobati terlambat haid.

Caranya, moeslemates ambil akar bayam duri sebanyak 50gr, cuci dan potong kecil-kecil. Setelah itu, tambahkan arak merah sampai bayam durinya terendam, dan timlah sampai mendidih atau selama 15 menit. Lalu minumlah selagi hangat.

4. Pepaya, Buah Manis yang Ampuh Mengobati Haid yang tidak Teratur

Lalu, yang keempat yaitu Carica Papaya, Linn atau kita kenal dengan buah pepaya. Selain manis dan enak, ternyata buah ini pun berkhasiat untuk mengobati haid yang tidak teratur.

Caranya, moeslemates tinggal cuci dan kupas buah pepaya yang masih hijau atau muda. Setelah itu rebuslah dengan air sampai masak. Setelah masak, biarkan sebentar dan makanlah selagi hangat.

Nah, itulah 4 tanaman atau tumbuhan obat tradisional yang berkhasiat mengobati berbagai keluhan haid. Sangat mudah cara dan mendapatkannya kan moeslemates?

Selamat mencoba, dan mari lestarikan budaya (obat tradisional) Indonesia.

Sumber : Tanaman Obat Tradisional (Jilid I), Sopandi, PT Sarana Panca Karya Nusa (Anggota IKAPI), t.tmpt, 2002.

Fi'it Rachmawati Fi'it Rachmawati
Word Worker
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Curator Introduction
Fi'it Rachmawati
Fi'it Rachmawati
Word Worker

no comments

Follow Moeslema on SNS