3268
  2017-03-02    

Kamu First Jobber? Persiapkan 4 Hal Ini untuk Melamar Kerja!

Moeslemates baru saja dinyatakan lulus kuliah? So, step berikutnya adalah membangun karir. Yuk, simak 4 hal yang perlu kamu siapkan untuk menghadapi wawancara kerja!

Erny Kurniawati 160 views

Gelar sarjana sudah disandang, lalu langkah apa selanjutnya? Ada banyak pilihan sebenarnya, tetapi bekerja atau lanjut kuliah S2 sepertinya menjadi pilihan terbanyak. Buat Moeslemates yang memilih opsi pertama yaitu bekerja, maka ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum melamar kerja. Apa saja itu? Yuk, simak poin-poinya berikut ini!

1. Cari Tahu Bidang yang Akan Digeluti

Pertanyaan kerja dimana setelah wisuda memang menjadi salah satu sumber stres. Makanya, nggak heran banyak first jobber yang asal menebar surat lamaran kerja. Hal ini nggak salah, asalkan Moeslemates benar-benar melakukanya dengan sadar. Bukan semata-mata mencari status pengganti dari mahasiswa.

Pastikan kamu melamar divisi impianmu. Belum punya pengalaman di bidang itu? Nggak masalah! Yang penting Moeslemates siap bekerja keras untuk belajar. Berhubung mempelajari hal yang nggak kamu sukai itu berat, maka pastikan kamu bekerja di bidang yang sesuai dengan keinginan bahkan mendukung cita-citamu jangka panjang!

2. Siapkan CV yang Pas

Lain ladang, lain belalang. Peribahasa tersebut juga menggambarkan bagaimana sistem penerimaan kerja. Beda kantor, tentu beda sistem. Bahkan CV-nya pun bisa berbeda. Moeslemates yang mau melamar pekerjaan di kantor-kantor BUMN atau kantor pemerintah, CV dengan desain super simple bisa menjadi pilihan. Hal ini berbeda dengan teman-teman yang memilih bekerja di bidang kreatif atau perusahaan start up kekinian. Desain CV yang super simple dalam bentuk Ms. Word tentu membuatmu nggak dilirik.

Namun, nggak cuma soal desain saja. Isi CV pun harus pas dengan lowongan pekerjaan yang kamu lamar. Jangan sampai kamu melamar divisi digital sementara pengalamanmu pada bidang yang berlawanan. Selain itu, penting juga mengurasi info yang perlu kamu sertakan dalam CV. Jangan sampai kamu menulis banyak pengalaman dalam CV yang sebenarnya tidak terlalu memberi dampak dalam perjalanan karirmu sebelumnya!

3. Buat Motivation Letter

Tidak semua informasi lowongan kerja mewajibkan pelamarnya melampirkan motivation letter, tetapi dengan melampirkannya kamu bisa mendapatkan nilai plus. Terutama bila kamu melamar di divisi yang sebenarnya jauh dari pengalamanmu sebelumnya. Setidaknya, motivation letter bisa meyakinkan perusahaan kalau Moeslemates serius untuk bekerja di kantor tersebut.

4. Cari Tahu dan Pelajari Tentang Kantor serta Divisimu yang Dilamar

Melamar kerja ibarat melamar seseorang untuk dijadikan pasangan. Moeslemates harus memahami kantor dan divisi yang kamu lamar itu tugasnya apa. Secara garis besar saja, nggak perlu tahu detil yang penting kamu terlihat paham. Nah. kalau sudah paham pastikan juga untuk tidak tampil sok tahu saat wawancara ya!

Erny Kurniawati Erny Kurniawati
A woman who works as Socmed Strategist and loves to share...
Like our facebook page if you like this article!
Category: ENTREPRENEURSHIP


Curator Introduction
Erny Kurniawati
Erny Kurniawati
A woman who works as Socmed Strategist and loves to share about makeup, fashion, food, ...

no comments

Follow Moeslema on SNS