2998
  2017-02-13       hollywoodandhighland.com

Review Film The Accountant 2016

Seorang pria dengan kecerdasan luar biasa yang dijuluki "mesin kakulator digital berjalan"

Deane Lene 190 views

Tentang Film

Source: i.redd.it

The accountant adalah film yang berasal dari Negara Amerika. Film yang resmi rilis pada tahun 2016 ini mengangkat genre thriler. Disutradarai oleh Gavin O'Connor sekenario yang ditulis oleh Bill Dubuque menuai berbagai macam respon dari para penontonnya. Film yang berdurasi128 menit atau sekitar 2 jam 8 meint ini didistribusikan oleh pihak Warner Bros. Pictures.

Sinopsis

Source: a.fssta.com

Christian Wolff adalah seorang pria yang terdiagnosa memiliki gangguan autism sejak kecil. Pola tingkah lakunya yang tidak bisa di prediksi, membuat kedua orang tuanya memutuskan untuk mengkonsultasikan Christ kecil pada seorang psikolog.

Dibalik gangguan psikologisnya, Christ kecil berkembang sangat pesat hingga saat ini Christ menjadi seorang akuntan. Klien Christ tidak tanggung-tanggung, orang-orang penting diberbagai belahan dunia mempercayai seluruh pembukuannya pada Christ.

Christ di juluki sebagai "kakulator digital berjalan", kredibilitasnya sebagai seorang akuntan tidak diragukan lagi. Bisa dikatakan, Crist menjalankan profesinya dengan sangat penuh perhitungan dan perfeksionis. Bahkan ia memperhitungkan segala hal secara detail. Bahkan Christ bisa mencari dan menemukan sebuah fakta dalam data pembukuan selama 15 tahun kebelakang hanya dalam satu malam saja.

Christ tidak semata-mata menguasai dunia akutansi saja. tetapi Christ memiliki kemampuan menembak dengan tingkat akurasi yang sangat baik dan memiliki kemampuan bela diri yang sangat baik pula. Kemampuan ini ia miliki sebab pada masa anak-anak, Crist dan kakaknya mendapatkan pelajaran bela diri dari ayahnya.

Ayah christ adalah seorang tentara angkatan darat Amerika yang bisa dikatakan memiliki kedudukan penting di Negara adidaya tersebut dan bukan tanpa alasan ayahnya mengajarkan segala hal kepada kedua anaknya. Ayahnya berharap dengan segala hal yang telah diajarkan, Christ dan kakaknya dapat hidup aman dan bisa menjaga dirinya sendiri.

Hidup Christ bukan semata-mata kehidupan seorang akuntan yang hidup tenang menjalani kesehariannya. Christ harus rela berpindah-pindah tempat untuk menjaga dirinya tetap aman.

Review Film

Sejujurnya selama aku menonton aku merasa kebingungan akan alur ceritanya. Hingga pada akhirnya aku hanya menikmati segala hal yang bersinggungan dengan teknologi, dan aksinya saja dalam film ini.

Sebenarnnya ide dasar dari film ini adalah ingin menampilkan seorang tokoh yang memiliki igangguan psikologis, autis namun sepertinya tidak berhasil. Aku berasumsi bahwa film ini tidak didasari oleh tahapan research yang mendetail sehingga pada akhirnya tidak memberikan simptom yang jelas antara autis, asperger dan panic disorder.

Aku suka dengan tokoh Christ pada film ini. Karena selama film ini berlangsung, karakter Christ sangat kuat dan dapat berdiri sendiri. Namun ekspresinya yang begitu datar membuatku sedikit bosan. Kembali pada gangguan psikologisnya, perilaku Christ sebenarnnya tidak kuat menggambarkan gejala gangguannya. Sungguh disayangkan.

Ada beberapa bagian yang ganjil dalam film ini. Dalam sebuah dialog mengatakan bahwa seseorang yang memiliki gangguan autis tidak bisa terpapar pada kondisi yang menekan atau stressfull. Memang benar pernyataan tersebut namun penggambarannya tidak sesuai dengan pernyataan tersebut. Pada suatu adegan saat ibu Christ memilih untuk meinggalkan keluarganya, Perilaku Christ cenderung desrtuktif (menghancurkan segala hal yang dilihatnya) namun pada adegan yang sama Christ dipaksa sang ayah untuk mengikuti latihan bela diri. Dalam kondisi tersebut Christ sebenarnnya merasa tertekan dan tidak menginginkan latihan bela diri tersebut, tetapi respon Christ lebih kepada diam dan terus mengikuti keinginan ayahnya. Dua kondisi yang serupa tapi tak sama ini memiliki respon yang berbeda. Sehingga hal ini membingungkan untuk memahami simtom itu sendiri.

Dalam film ini aku sangat suka pada bagian memecahkan teka-teki untuk mencari suatu fakta dengan menggunakan peralatan canggih serta koordinasi yang direspon begitu cepat. Hampir semua film yang berasal dari Negara adidaya ini memberikan tampilan teknologi yang begitu canggih sehingga rasanya segala informasi dapat diakses hanya dalam hitungan detik saja. Sungguh luar biasa.

Pada akhirnya mereka semua akan takut pada orang yang berbeda

Rating

Secara keseluruhan, film ini mendapatkan nilai yang tidak begitu tinggi. Hanya sekitar 7.0/10 untuk film ini. Karena mengiat ada beberapa bagian dari film ini yang missing information.

Para Pemain

- Ben Affleck sebagai Christian "Chris" Wolff
- Seth Lee sebagai Young Chris
- Anna Kendrick sebagai Dana Cummings
- J. K. Simmons sebagai Raymond "Ray" King
- Jon Bernthal sebagai Braxton "Brax" Wolff
- Jake Presley sebagai Young Brax
- Jeffrey Tambor sebagai Francis Silverberg
- Cynthia Addai-Robinson sebagai Marybeth Medina
- John Lithgow sebagai Lamar Blackburn
- Jean Smart sebagai Rita Blackburn
- Andy Umberger sebagai Ed Chilton
- Alison Wright sebagai Justine

The Accountant-Trailer

Rekomendasi?

Sejujurnya film ini bagus untuk di tonton, namun aku tidak begitu menyarankannya untuk kalian terlebih bagi kalian yang ingin mengetahui dunia psikologi lebih dalam. Aku khawatir kalian akan salah paham untuk mengenali suatu gangguan kepribadian karena simtom yang di sajikan dalam film ini masih sangat meluas dan tidak spesifik.

Beda halnya untuk kalian yang hanya ingin menontonnya hanya sebagai sebuah hiburan saja, film ini bisa mengisi waktu luang kalian.

Selamat menonton..

Nonton disini

Deane Lene
Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Sen...
Like our facebook page if you like this article!
Category: REVIEW


Curator Introduction
Deane Lene
Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Send me email to deanelene@gmail.com

no comments

Follow Moeslema on SNS