2964
  2017-01-31       www.mustela.com

Mustela Barrrier Cream Mengatasi Iritasi

Bagi moeslemates yang sudah memiliki bayi & balita, pasti sering menemui anaknya terkena iritasi. Nah, Mustela Barrrier Cream ini cocok & ampuh untuk mengatasi iritasi pada kulit anak.

Tia Djamal 2,414 views

Penyebab iritasi kulit

Iritasi pada kulit bayi sering terjadi, beberapa keadaan dapat menjadi pemicu terjadinya iritasi, seperti:

* Pemakaian popok sintesis atau celana berlapis plastik yang lama tidak diganti, sering menimbulkan iritasi langsung pada kulit akibat tertimbunnya urin atau kotoran yang mengandung amonia. Tertutupnya daerah popok meningkatkan suhu maupun kelembaban di daerah lipatan bokong makin memudahkan penyerapan bahan-bahan kimia iritan tersebut. Bila berlangsung berulang-ulang pelindung kulit akan rusak, sehingga memudahkan berkembangbiaknya jamur, seperti Candida albicans.

* Pada daerah-daerah lipatan terutama pada bayi gemuk seperti daerah leher, lipat paha, lipat siku, bila terjadi penumpukan keringat yang terlalu lama maka akan mengiritasi kulit bayi. Peradangan berulang yang terjadi juga akan diperburuk dengan berkembangbiaknya jamur seperti Candida albicans.

* Bayi dengan riwayat keluarga alergi akan lebih sering dijumpai keluhan iritasi, seperti sisik halus di daerah kulit kepala akibat pemakaian produk kosmetika sampo ber-pH tinggi atau hair-lotion yang terlalu wangi. Dapat pula dijumpai hal serupa di daerah dada, punggung, perut akibat pemakaian minyak penghangat seperti minyak telon atau kayu putih yang digunakan terus-menerus di iklim panas.

* Kekeringan kulit bayi akibat pemakaian berulang sabun mandi yang mengandung antiseptik. Peradangan kronis akibat kontak bahan iritan lemah akan mempengaruhi keseimbangan flora normal kulit, dengan akibat berkurangnya daya pertahanan alamiah kulit.

* Bayi baru lahir yang mengkonsumsi susu sapi formula dengan kadar pH tinggi terkadang dijumpai kemerahan di daerah sekitar dubur.

Bagaimana mengobatinya ?

1. Terpenting adalah pencegahannya, karena bila dicermati semua faktor penyebab iritasi pada kulit bayi dapat dicegah. Umumnya kelainan kulit baru timbul bila telah terjadi paparan yang berulang-ulang dalam jangka waktu yang lama.

2. Hindari sementara pemakaian popok sekali pakai atau celana berlapis plastik selama peradangan. Pakailah popok kain tipis lembut yang bahannya menyerap keringat. Cuci daerah bokong dan sekitarnya setiap bayi buang air kecil atau buang air besar dengan sabun lembut untuk bayi, keringkan dengan handuk lembut ditepuk-tepuk pelan dan jangan digosok kasar. Hindari bedak saat kulit meradang.

3. Daerah lipatan yang meradang sering dikompres dengan waslap handuk yang dibasahi air, hindari pemakaian bedak untuk sementara waktu. Daerah lipatan sering dibuka dan diangin-anginkan. Bila berkeringat segera seka perlahan dengan waslap handuk yang dibasahi air, jangan digosok lalu dikeringkan dengan handuk. Pakailah baju longgar dari bahan katun yang tipis dan mudah menyerap keringat.

4. Bila dijumpai kulit bersisik dapat diberi krim pelembab khusus bayi setelah mandi. Jangan mandi dengan air terlalu panas berlama-lama. Pakailah sabun dan sampo khusus bayi. Untuk sementara waktu hindari penggunaan bedak atau berbagai produk kosmetik untuk bayi.

5. Jangan oleskan obat salep, krim atau minyak apapun di daerah yang meradang tanpa konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

6. Yang perlu diperhatikan dalah pencegahan. Iritasi pada kulit bayi lebih sering disebabkan oleh bahan iritan yang lemah seperti keringat, urin, feses, produk perawatan kulit yang salah penggunaannya, deterjen, atau cairan anriseptik dan mungkin kitapun punya andil untuk memaparkannya. Kadang-kadang timbulnya iritasi ditunjang oleh kondisi yang cocok untuk timbulnya peradangan seperti faktor kelembaban, panas, tertutup ataupun gesekan.
Tahukah anda bahwa beberapa anak mengalami reaksi alergi yang muncul secara jelas di kulit, biasanya akibat sentuhan langsung dengan alergennya. Selain melalui sentuhan, gejalan alergi pada kulit juga bisa diakibatkan oleh alergi makanan. Jika diperhatikan, gejalanya bisa berbentuk sebagai berikut:

- Kulit kemerahan, melenting berisi cairan, basah yang sangat gatal
- Lokasi lesi (daerah yang terpengaruh) umumnya di kedua sisi badan dan cenderung simetris, misal kedua lengan atau kaki, kedua pipi
- Sering pada pipi, siku, tengkuk, pergelangan tangan, anggota gerak bawah, dan lipatan tubuh
- Bentol merah berbentuk kubah berukuran bervariasi dari 2 mm hingga 1 cm yang kemudian bergabung menjadi satu lesi yang luas
- Bila sudah kronis, kulit menjadi tebal dan mengelupas



Ada dua gejala umum bagi reaksi alergi di kulit, yaitu eksim dan utikaria. Eksim adalah kulit meradang akibat bakteri yang berkembang di kulit. Karakterisiknya berupa kumpulan lepuhan berwarna merah di atas kulit, kemudian pecah dan mengeluarkan cairan yang gatal. Bila cairan itu mengering, menyebabkan kulit bersisik dan sangat gatal. Namun dalam beberapa kasus ringan justru tidak menimbulkan gatal.

Sedangkan urtikaria adalah kulit yang berubah menjadi merah pucat serta benjol bengkak di beberapa bagian yang mengalami kontak dengan alergen. Kulit terasa sangat gatal dan kadang seperti terbakar atau tersengat. Selain di kulit tubuh, utikaria juga dapat muncul di telinga, tenggorokan dan lidah.

Alergi pada kulit sangat rentan dicetuskan oleh bahan atau senyawa zat kimia mulai dari kosmetik, deterjen, sabun mandi, hingga perhiasan imitasi. Pakaian dari bahan yang agak kasar atau lembab dan terlalu ketat juga ternyata dapat menimbulkan reaksi alergi di kulit.

Mustela Barrier Cream

Source: www.mustela.com


Nah ada produk yang bisa menjadi andalan moeslemates yang sudah mempunyai anak untuk mengatasi iritasi maupun ruam kulit. Mustela adalah vitamin barrier cream dengan 3 langkah penyembuhan membantu penyembuhan lebih cepat. Langkah pertama adalah mencegah, Langkah ke dua adalah menenangkan, Langkah ke tiga adalah memulihkan. Krim asal Perancis ini sangat lembut dan dapat dipakai dari anak baru lahir. Tidak memakai pewangi tambahan, dan yang paling penting sudah teruji oleh dermatologis dan dokter anak. Jadi sudah pasti aman di pakai kan ke anak. Produk ini mengandung 81% bahan-bahan alami seperti,
• Zinc oxide: memberikan efek perlindungan.
• Vitamin F: menyembuhkan ruam popok dengan cepat.
• Shea butter: melembutkan dan menenangkan kulit.
0% parabens, phthalates, phenoxyethanol.

Diformulasikan spesial untuk digunakan sejak bayi lahir,* Mustela Barrier Cream dapat digunakan untuk menenangkan dan mencegah ruam popok: Melindungi dan mencegah kulit dari iritasi berkat perlindungan lapisan kulit, Menenangkan dan membantu menghentikan kemerahan dengan cepat, Mengandung caprylyl glycol untuk mencegah perkembangan bakteri, Vitamin B5 and shea butter menenangkan dan melembutkan kulit, Vitamin F membantu memulihkan kulit dari ruam popok.

Dengan komposisi Aqua (Water), Zinc Oxide, Paraffinum Liquidum (Mineral Oil), Methyl Glucose Dioleate, Propylene Glycol Diethylhexanoate, PEG-45/Dodecyl Glycol Copolymer, Titanium Dioxide, Glycerin, Ceresin, 1,2-Hexanediol, Ethyl Linoleate, PEG-8, Butyrospermum Parkii (Shea) Butter, Panthenol, Glyceryl Caprylate, Parfum (Fragrance), Caprylyl Glycol, Magnesium Sulfate, Sorbic Acid, Sodium Polyacrylate, Citric Acid.

Berkat formula untuk perlindungan optimal, Mustela Barrier Cream memperkuat perlindungan kulit dan menjaga sel kulit. Produk dengan krim berwarna putih ini juga cocok untuk anak yang memiliki bawaan alergi, biasanya anak dengan bawaan alergi lebih rentan terkena iritasi maupun tuam kulit. Mustela barrier cream juga bisa mengatasi serta mencegah kekeringan pada kulit. Pemakaiannya juga sangat mudah, Bersihkan dan keringkan kulit yang mengalami iritasi, kemudian oleskan tipis pada kulit, baiknya di gunakan setelah mandi maupun setelah ganti popok.


Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Curator Introduction

no comments

Follow Moeslema on SNS