292
  2016-07-02    

HELPNONA WRITING CONTEST : Nona Mari #Bertuturberani Kejarlah Ketertinggalanmu dan Maksimalkan Seluruh Potensimu


Triwitaan 48 views

Nona Mari #Bertuturberani  Tentang Self Respect & Pacaran Sehat Bebas Kekerasan

Sebagai seorang remaja perempuan yang mulai menginjak umur dewasa, saya mulai mengalami kesulitan untuk mengetahui jati diri dan potensi diri sendiri. Aku mulai resah akan diriku yang seperti apa semasa SMA menginjak kuliah. Sebuah perjalanan hidup menuntun aku dalam menentukan tujuan hidup, beberapa kegagalan, beberapa waktu, dan beberapa tenaga memakan pikiran,emosi dan jiwa. Beberapa diantaranya salah satu pencapaian sebuah keistiqamahan dengan cara membiasakan diri. Karena dengan membiasakan diri kita akan mudah melakukan. Kebiasaan itu dengan cara menikmati dan menemukan kenyamanan didalamnya.

Nah, kebiasaan seperti apa yang harus dinikmati dan memberikan kenyamanan. Tentu kebiasaan yang membawamu pada cermin masa depan. Hal ini mengingatkan pada kebiasaanku yang seperti apa yang akan membawaku pada cermin itu. Dari sini aku tersadar, akan banyak sekali ketertinggalan. Aku tertinggal nilai sangat jauh saat mengikuti olympiade Geografi, aku tertinggal nilai jauh saat mengikuti lomba Ekonomi, apalagi saat paper penulisan ilmiahku selalu tertinggal saat seleksi. Aku tak pernah mendapat kesempatan mendapat kesempatan untuk lolos di tahap awal. Lalu dari sini saya memiliki sebuah tujuan dalam membentuk pola kebiasaan, tujuan itu adalah menjadi seorang pemenang. Kebiasaan itu akan menjadikanku pemenang. Kebiasaan yang muncul untuk jadi pemenang, yaitu dengan memaksimalkan potensi. 

Kenapa kita mesti melakukan hal ini? Banyak realita yang terjadi bahwa seseorang yang berada pada posisi kritis dapat melakukan hal-hal diluar bayangannya sendiri. Untuk itu selain kita memiliki daya tarik yang kuat terhadap suatu hal, kita perlu juga menyempurnakannya dengan daya dorong yang sama kuatnya. Jadi walaupun aku tidak mendapatkan prestasi dari lomba-lombaku, aku tidak pernah menyurutkan diriku untuk terhenti dan tak pernah mencoba lagi. 

Menggali potensi tidak sampai pada titik itu, sembari menjejaki beberapa lomba penulisan, saya berlanjut menjarah media publikasi tempat tulisan saya yang biasa kita kenal blog. Ketika kebiasan menulis itu hadir dan menjadi pelipur kejenuhan, terbesit dalam diri. Apa dengan menulis ini potensi saya? Apa dengan menulis mencerminkan masa depan saya? 
Setelah mengalami perguncangan batin, terpikir bahwa kenapa hanya menulis? Apa tulisan itu bermanfaat bagi orang banyak? 


Jawabku saat itu adalah kebiasaanku menulis, Tentu kebiasaan itu akan membawaku pada cermin masa depan. Maka sering seringlah berpikir tentang masa depan. Karena masa depan menentukan aktivitas apa yang akan kita lakukan pada saat ini.


(ketika nantipun aku mendapat gelar sarjana Ahli Gizi, aku pun akan tetap menulis. Menulis kembali apa yang telah aku perdalam dengan pendidikan dan berpotensi untuk dikembangkan kedalam tulisan)
 

Triwitaan
Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, F...
Like our facebook page if you like this article!
Category: NEWS&EVENT


Curator Introduction
Triwitaan
Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, Food Fadism, Student, Medical E...

no comments

Follow Moeslema on SNS