2906
  2017-01-30       i.telegraph.co.uk

5 Cara Ampuh Menghadapi Orang Panik

Moeslemates, cari tahu yuk bagaimana cara menghadapi orang-orang disekitar kalian yang sedang mengalami kepanikan. Temukan jawabannya di artikel berikut ini!

Deane Lene 68 views

Ketika sebuah masalah datang dan pada saat itu pula solusi harus muncul sesegera mungkin rasanya sebagian besar orang tidak mampu berpikir dengan baik apa yang harus dilakukannya.

Terkadang mereka akan timbul kepanikan yang didasari oleh perasaan cemas. Alhasil pada kondisi tersebut, seseorang cenderung membuat kesalahan yang berakibat fatal. Ada pula sebagian orang yang merasa bahwa hal tersebut dapat diatasi dengan baik tanpa harus panik.

Seseorang yang awalnya tidak merasa panik dalam menghadapi sebuah masalah akan berubah menjadi panik jika lingkungannya berlaku demikian. Nah... Sebelum kalian ikut merasakan kepanikan tersebut, ada baiknya kalian melakukan 5 hal berikut ini. Lima hal tersebut diantaranya adalah:

1. Bersikap sebaliknya

Source: i.huffpost.com

Jika orang-orang di sekitar kalian sedang dalam keadaan panik, kalian jangan ikut panik. Coba bersikap sebaliknya. Kalau kalian ikut panik, masalah tidak akan bisa terselesaikan dengan cepat dan cenderung akan lebih meluas.

Mengapa kalian harus berpikir sebaliknya? Karena ketika kalian dalam keadaan tenang, kemungkinan besar kalian mampu berpikir dengan baik secara logis tanpa dipengaruhi oleh emosi. Pada keadaan inilah kalian bisa berpikir sebuah solusi yang terbaik. Orang-orang yang dalam keadaan panik akan sangat terbantu sekali ketika ada seseorang yang bisa menemukan solusi dari permasalahan yang menjadi penyebab kepanikan itu sendiri.

2. Alihkan perhatian

Source: cdn.klimg.com

Ketika seseorang dalam keadaan panik, pasti mereka tidak dapat berpikir dengan baik. Mereka akan cenderung untuk bersikap menyebalkan dan sensitif akan segala hal.

Kalian jangan melakukan hal yang sama ya moeslemates. Justur kalian harus mencoba mengalihkan perhatiannya agar mereka yang panik sedikit demi sedikit akan mereda. Kalian bisa mencoba untuk berbicara tentang hal lain yang tidak berkaitan dengan hal yang membuat mereka panik atau bisa mulai mendengarkan lagu atau mungkin bisa membuka jendela agar udara baru bisa masuk kedalam ruangan.

Jika hal tersebut tidak mampu meredakan kepanikan mereka, ada baiknya kalian mencoba untuk melakukan hal-hal yang mereka sukai dengan harapan mereka juga tertarik unutuk melakukan hal tersebut dan sejenak melupakannya.

Bukan untuk melupakan masalah, tetapi hal ini hanya untuk membantu mereka agar lebih tenang dan tidak terlalu panik saja. Ketika mereka sudah lebih tenang, maka pada kondisi ini mereka sudah dapat diajak berbicara untuk mencari solusinya atau hanya sekedar menanyakan permasalahan yang sedang mereka hadapi.

3. Dengarkan dan analisa

Source: cdn.pazoo.com

Jika seseorang yang sebelumnya sedang dalam keadaan panik dan saat ini sudah mulai mereda, dengan sendirinya mereka akan bercerita tentang penyebab kepanikannya.

Biarkan mereka berbicara hingga tuntas. Jangan memotong ketika mereka sedang bercerita. Gunakan indera pendengaran kalian sebaik mungkin. Dengarkan dan analisa seluruh rangkaian cerita yang mereka berikan. Analisa dengan baik apa inti penyebab dari permasalahan tersebut yang membuat mereka merasa panik.

Jika mereka telah selesai dengan ceritanya, kalian sebagai pendengar yang baik jangan langsung mengungkapkan kesimpulan dari cerita tersebut. Ada baiknya kalian memastikan ulang cerita tersebut benar begitu adanya atau cerita tersebut berasal dari harapan atau kecemasan sesaat.

Setelah mereka lelah bercerita, ada baiknya kalian memberikan minuman dan membiarkan mereka unutk beristirahat sejenak dari perasaan terebut.

4. Tawarkan bantuan

Ketika mereka sudah mulai bisa diajak berbicara dan sudah lebih tenang dari keadaan sebelumnya, kalian bisa bertanya kepada mereka apakah mereka membutuhkan bantuan dari kalian atau tidak.

Ketika kalian menawarkan bantuan, kalian jangan terlalu berharap mereka akan menerima begitu saja. Walaupun kalian memiliki sebuah solusi yang dirasa tepat untuk menangani masalah tersebut, ada baiknya kalian jangan memaksakan kehendak. Biarkan mereka yang memutuskan apakah mereka membutuhkan bantuan atau tidak.

Kalian sebagai yang menawarkan bantuan jangan lalu merasa sakit hati ketika bantuan yang kalian tawarkan tidak diterima dengan baik. Biarkan mereka yang memilih. Karena yang memiliki masalah adalah mereka bukan kalian. Jadi berlapang dadalah dan jangan berharap sesuatu secara berlebihan.

Sisi positif dari penolakan tersebut adalah mereka tidak meniginkan kalian masuk kedalam permasalahan yang sedang mereka alami saat ini.

5. Berikan solusi

Source: www.sbs.com.au

Ketika mereka sudah memberikan izin untuk kita membantunya, jangan ragu untuk mengeluarkan pendapat kalian. Gunakan bahasa yang sopan dan jangan terlalu terburu-buru agar mereka mengerti apa yang kita maksud. Berikan alternatif jalan keluar atau solusi bagi mereka dan biarkan mereka yang memutuskan solusi mana yang terbaik.

Ketika kalian sudah mencoba untuk memberikan bantuan solusi-solusi yang menurt kalian tepat, jangan merasa kecewa ketika solusi yang kalian tawarkan tidak digunakan oleh mereka. Setidaknya kalian bisa memberikan stimulus kepada mereka bahwa solusi yang sebenarnya untuk mengatasi permasalahan mereka sesungguhnya ada pada diri mereka sendiri. Jadi berlapang dada lah.

Setiap masalah yang terjadi, tuhan selalu meyisipkan solusi diantaranya. Jangan mudah menyerah dalam menghadapi masalah. Tenanglah dan berpikirlah.
Deane Lene
Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Sen...
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Curator Introduction
Deane Lene
Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Send me email to deanelene@gmail.com

no comments

Follow Moeslema on SNS