2888
  2017-02-17       susieofarabia.blogspot.co.id

Tahun Baru di Tanah Suci – Part 5 (Jeddah)

Akhir tahun 2016 kemarin, aku berkesempatan mengunjungi Rumah Allah. Yuk baca pengalamanku di sana!

Audina Sheila 39 views

Halo, Moeslemates! Pada kesempatan kali ini, aku akan bercerita mengenai pengalaman Umrah-ku pada akhir tahun 2016. Alhamdulillah aku mendapat kesempatan untuk menjadi tamu Allah di rumah-Nya. Aku akan membagikan pengalamanku dalam beberapa bagian, dan bagian keempat ini akan menceritakan pengalamanku di Jeddah.

Perjalanan menuju Jeddah

Perjalanan dari Mekkah menuju Jeddah menghabiskan waktu sekitar 2 jam. Rasanya berat sekali meninggalkan kota Mekkah, namun bagaimana lagi :”). Sama seperti saat perjalanan dari Madinah ke Mekkah, semua mobil di jalan kebut-kebutan. Jalanan kosong tanpa kemacetan.

Berbelanja oleh-oleh

Kami dibawa ke toko Sultan Murah untuk berbelanja oleh-oleh. Toko ini terletak di daerah pasar Al-Balad. Selain toko Sultan Murah, ada banyak toko serupa di pasar ini. Barang yang dijual di toko-toko ini rata-rata sama, sama-sama barang “oleh-oleh banget”. Mulai dari kurma, permen, coklat, baju muslim, sampai kaos bertuliskan Saudi Arabia dijual di toko ini.

Di daerah pasar ini, hampir semua pegawainya lancer berbahasa Indonesia. Selain itu, di sini juga ada beberapa makanan Indonesia, loh! Salah satunya adalah bakso Mang Oedin. Rasanya seperti di Indonesia saja.

Masjid Terapung Laut Merah

Kami melaksanakan shalat terakhir di Arab di masjid ini. Masjid Terapung Laut Merah atau Masjid Ar-Rahmah sendiri awalnya bernama Masjid Fatimah. Namun karena banyak orang yang salah mengira bahwa Fatimah yang dimaksud adalah putri nabi, pemerintah Arab Saudi pun mengganti namanya.

Sebenarnya, pemerintah Arab Saudi tidak menganjurkan jemaah umrah untuk berkunjung ke masjid ini karena memang tidak ada keistimewaan apapun. Namun berhubung dekat dari Mekkah, apa salahnya kan berkunjung ke masjid ini?

Masjid ini cenderung kecil, namun tidak berarti tidak bagus loh. Arsitektur masjid ini menawan, dan view dari laut merah juga sangat bagus!

Time to go home

Akhirnya pun tiba waktunya pulang ke Indonesia. Aku kembali menaiki pesawat Emirates dari bandara King Abdulaziz. Bandaranya sangat ramai, dan sepengetahuanku sih jemaat umrah diwajibkan tiba di bandara 5 jam sebelum keberangkatan. Untuk menghabiskan waktu di bandara pun aku belanja snack-snack yang hanya ada di Arab.


Berat rasanya kembali menjalani hari-hari setelah merasakan indahnya perjalanan umrah. Tapi mau bagaimana lagi, life has to go on, dan yang bisa dilakukan hanyalah berusaha dan berdoa supaya bisa kembali lagi ke sini. Till next time, Saudi Arabia!

Audina Sheila
Audina Sheila
A 20 years old student with a passion for writing and bea...
Like our facebook page if you like this article!
Category: TRAVEL


Related Tags
Curator Introduction
Audina Sheila
Audina Sheila
A 20 years old student with a passion for writing and beauty.

no comments

Follow Moeslema on SNS