2885
  2017-01-28       piratevinyldecals.com

3 Bahaya Dibalik Kebiasaan Pamer Foto Di Sosial Media

Apa jadinya jika kebiasaan pemer foto di sosial media secara berlebihan? Lalu apa dampaknya untuk diri kita sendiri?

Deane Lene 336 views

Rasa-rasanya kebiasaan mengunggah foto pada akun sosial media dewasa ini menjadi semakin ramai. Baik pria ataupun wanita, muda ataupun tua. Kebiasaan ini tidak hanya dilakukan oleh para publik figur saja, tetapi masyarakat luas juga ikut melakukannya.

Ada jutaan foto setiap harinya yang diunggah ke media sosial. Sebut saja salah satu sosial media yang saat ini menduduki posisi teratas untuk kegiatan ini adalah instagram. Instagram memberikan berbagai fitur untuk mengedit sebuah foto menjadi terlihat lebih sempurna saat diposting.

Kebiasaan seseorang untuk memposting sebuah foto lebih dari satu bisanya berpeluang besar mengalami gangguan kepribadian. Terlebih jika foto-foto yang kalian posting memamerkan keindahan tubuh atau hubungan spesial dengan seseorang. Akan ada perasaan tidak puas yang terus berkembang dalam diri kalian yang kian hari kian mebesar.

Tiga hal berikut ini adalah kemungkinan yang paling sering terjadi daripada gangguan lainnya yang bersumber dari seringnya mengunggah foto secara berlebihan. Tiga hal tersebut adalah sebagai berikut:

1. Mengalami gangguan psikologis

Source: penulispro.net

Kebiasaan seseorang untuk memposting foto dirinya secara berlebihan dapat berakibat fatal pada kepribadiannya. Terlebih jika seseorang sering memposting suatu foto yang mengekspos bagian tubuhnya ataupun kehidupan pribadinya hanya karena mengikuti trend. Akibatnya secara perlahan, seseorang akan kehilangan rasa percaya dirinya dan secara pasti orang tersebut tidak mengenali siapa dirinya yang sebenarnnya.

Dalam kondisi yang parah, seseorang akan mengalami gangguan psikologis eksibisionisme. Eksibisionisme adalah tindakan memamerkan atau mengekspos, dalam konteks publik atau semi-publik, bagian-bagian tubuh seseorang yang biasanya tertutup - misalnya, payudara, alat kelamin, atau bokong. Praktik ini mungkin timbul dari hasrat atau dorongan untuk mengekspos diri mereka sedemikian rupa kepada kelompok teman-teman, kenalan, atau orang asing untuk hiburan mereka, kepuasan seksual, atau untuk kesenangan berhasil mengejutkan pengamat yang tidak menduganya.

Jika kondisi tersebut dibiarkan dalam waktu yang berkepanjangan, maka akan menimbulkan hal-hal buruk lainnya dan kemungkinan terlepas dari kebiasaan tersebut akan sulit untuk dilakukan.

2. Bullying

Source: i.huffpost.com

Tidak semua foto yang kalian unggah adalah foto-foto yang layak untuk dilihat oleh semua orang. Kenapa? Karena dewasa ini para penggunannya tidak hanya seusia kalian saja tetapi anak-anak dibawah umur pun juga sudah mulai menggunakannya.

Kebayang jan kalau foto-foto yang tidak seharusnya diunggah malah viral di dunia maya? Mungkin sebagian ada yang memujimu namun tidak jarang pula yang akan menghujatmu karena foto tersebut. Sudah banyak contoh foto-foto yang tidak layak di unggah di dunia namun viral. Tidah hanya orang-orang yang mengenalmu saja yang akan mengujat tetapi orang yang tidak mengenalmu pun akan melakukan hal yang sama.

3. Kompetitif terhadap sesuatu yang tidak logis

Semakin kalian tidak dapat mengontrol diri agar tidak terlalu berlebihan dalam mengunggah foto, lambat laun kalian akan menimbulkan suatu kebiasaan kompetitif. Biasanya jiwa kompetitif ini akan muncil ketika ada orang lain yang memiliki foto dengan pose yang sama namun mendapatkan lebih banyak perhatian daripada foto yang kalian unggah.

Secara tidak sadar kejadian itu akan menimbulkan jiwa kompetitif kalian yang tidak sehat. Kalian akan terus terobsesi dengan terus mengunggah foto-foto yang lebih baik dari teman kalian dan berharap mendapat lebih banyak pujian.

Jika hal ini dibiarkan berlangsung dalam waktu yang lama maka akan timbul gangguan kepribadian obsesif kompulsif. Dalam kondisi ini, seseorang akan terputus dengan realita sehingga ia tidak mampu lagi membedakan mana yang nyata dan mana yang tidak. Jika tidak ada salah seorang yang menyadari gangguan tersebut terjadi pada orang terdekatnya, maka akan sangat berbahaya sekali. Ia akan terus tenggelam dengan sesuatu yang tidak nyata dan kehilangan jati dirinya.

Deane Lene
Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Sen...
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Curator Introduction
Deane Lene
Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Send me email to deanelene@gmail.com

no comments

Follow Moeslema on SNS