2817
  2017-01-27       4.bp.blogspot.com

Cara Terbaik Mengendalikan Marah

Marah ? Yuk, coba mengendalikan marah dengan cara-cara yang diajarkan Rasulullah.

Indah Gumala Andirasdini 560 views

Janganlah marah dan bagimu surga. (HR. Al-Thabrani)

Assalamu'alaykum Moeslemates,

Pernah mendengar kutipan hadist diatas? Memang, mengendalikan amarah merupakan tantangan emosi yang tak mudah karena balasannya pun tak main-main. Syurga, sebaik-baik tempat peristirahatan yang menjadi tujuan.

Dengan marah, semua sifat buruk yang ada didalam diri kita akan sulit dikendalikan, sampai orang disekeliling kita kadang menjadi pelampiasan akibat kemarahan kita. Dan secara psikologis, dampak dari tidak bisanya mengendalikan marah salah satunya bisa menimbulkan penyakit dalam tubuh, memicu serangan jantung misalnya. Itulah salah satu sebab mengapa kita harus mengendalikan marah.
Berikut adalah cara-cara terbaik yang Rasulullah ajarkan untuk mengendalikan marah :

Membaca Ta'awudz

Source: 2.bp.blogspot.com

"aku berlindung kepada Allah dari godaan syaithan yg terkutuk"

Dengan mengucapkan ta'awudz menunjukkan bahwasanya kita sedang memohon pertolongan Allah atas ketidakberdayaan kita melawan godaan syaitan yang menyesatkan kita untuk menuruti hawa nafsu, termasuk mengikuti 'ego' marah.

Jika seseorang yang marah mengucapkan; 'A'uudzu billah (aku berlindung kepada Allah SWT, niscaya akan reda kemarahannya." (HR Ibu 'Adi dalam al-Kaamil)

Menahan Amarah

Source: 4.bp.blogspot.com

Pernahkah Moeslemates ketika marah mengendalikan jiwa, masuk kamar, ambil apapun yang terlihat lalu buang, atau mukul-mukul bantal atau mungkin ada yang banting pintu bahkan ?

Ketika marah, kebanyakan kita melampiaskan amarah ke benda-benda disekelilingnya. Nah, daripada merusak benda-benda disekeliling atau bahkan bisa menambah sakit hati orang lain, lebih baik menahan marah.

Barangsiapa yang menahan amarah padahal ia mampu untuk melampiaskannya, Allah akan panggil ia di hadapan para makhluk pada hari kiamat, hingga Allah menyuruhnya untuk memilih bidadari (terbaik) yang ia inginkan (H.R Abu Dawud, atTirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)
… dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memberi maaf orang lain, dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS Ali Imran:134)

Diam

Source: vdetstve.net

Menahan diri dari perbuatan keji yang menimbulkan masalah bahkan sakit hati yang akhirnya berujung pada dosa, maka diam adalah pilihan yang tepat pun bijak.

Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam. (HR Bukhari-Muslim)
Ajarilah, permudahlah, dan jangan menyusahkan. Apabila salah seorang dari kalian marah, hendaklah ia diam. (HR Ahmad)

Mengambil posisi lebih rendah

Source: 1.bp.blogspot.com

Ketika berdiri,orang akan lebih mudah bergerak untuk memukul orang lain sehingga cenderung mempertinggikan ego dan melampiaskan marahnya. Maka dari itu, dianjurkan untuk duduk dan berbaring, karena posisi seperti itu menyulitkan untuk bergerak ataupun memukul. Dengan kata lain, emosi akan bisa teredam ketika memilih duduk, jikalau tidak bisa maka berbaring, pun berbaring masih belum bisa, tidur bisa menjadi pilihan yang tepat untuk melupakan kemarahan.

Jika salah seorang di antara kalian marah ketika berdiri, maka hendaklah ia duduk. Apabila marahnya tidak hilang juga, maka hendaklah ia berbaring. (HR Ahmad)

Segera Wudhu atau Mandi

Berwudhu menghindarkan kita dari perbuatan yang tidak baik, salah satunya adalah meredam marah. Tidak hanya marah, berwudhu punya keutamaan-keutamaan lain yang sangat sayang kamu lewatkan tanpa mengetahuinya begitu saja. Buat Moeslemates yang ingin lebih mengetahui apa aja keutamaan wudhu lainnya, kamu bisa baca lagi artikel berikut

Source: i.telegraph.co.uk

Sesungguhnya marah itu dari setan dan setan terbuat dari api. Dan api itu hanya bisa dipadamkan oleh air. Oleh karena itu, jika seorang di antara kamu marah maka berwudhulah. (HR Abu Daud)

Setelah membaca cara-cara diatas, berikut ada video yang menginspirasi kita akan pentingnya mengendalikan marah.

Video Inspiratif

Yuk, menjadi Moeslemates yang mampu menahan amarahnya dan selalu bersabar.

Like our facebook page if you like this article!
Category: ISLAM


Curator Introduction

no comments

Follow Moeslema on SNS