2809
  2017-01-26       fotorumahminimalis.com

Ruangan Minimalis Membuat Produktivitas Meningkat

Suasana ruangan terbukti berpengaruh terhadap konsentrasi dan produktivitas kita dalam belajar atau bekerja. Yuk, simak kelebihan ruangan minimalis ini!

Kania 85 views

Belajar terkadang bisa menjadi kegiatan yang menjemukan. Apalagi, jika sedang mempelajari sesuatu yang tidak dikuasai dengan baik, meskipun hanya sebentar saja, tetapi waktu yang dihabiskan terasa sangat lama.
Hal semacam ini yang biasanya membuat anak-anak ataupun para remaja enggan belajar dengan giat. Ada saja alasan mereka untuk menghindar dari kegiatan yang menurut mereka membosankan tersebut.
Selain anak-anak dan para remaja, orang dewasa juga bisa dilanda rasa bosan ketika sedang mengerjakan sesuatu, baik saat sedang berada di rumah maupun di kantor. Walaupun sudah berniat untuk menyelesaiannya dengan cepat, ada saja hal yang menghalangi dan mengganggu konsentrasi sehingga pekerjaan tidak terselesaikan tepat waktu.
Tentunya, ada banyak hal yang memengaruhi tingkat konsentrasi dan produktivitas seseorang dalam belajar atau bekerja, bukan hanya rasa bosan atau jenuh saja. Salah satu hal yang berpengaruh adalah suasana ruangan belajar atau kerja yang ada.
Suasana yang dibangun di dalam ruangan memiliki andil besar dalam membangun mood dan tingkat konsentrasi yang kita miliki. Semakin luas ruangan, semakin banyak pula perabotan yang terdapat di dalamnya, semakin mudah juga perhatian kita teralihkan.
Ruangan minimalis menjadi salah satu solusi yang dapat Anda gunakan untuk membangun suasana belajar atau bekerja lebih nyaman. Lalu bagaimana memilih perabotan-perabotan yang cocok untuk ruangan minimalis? Simak penjelasannya di bawah ini.

Mengapa Harus Minimalis?

Percaya atau tidak, ruangan minimalis membuat kita menjadi lebih fokus. Perhatian kita tidak mudah teralihkan dengan hal-hal yang mengganggu. Barang-barang yang ada di dalam ruangan tersebut tentunya sudah disortir dengan baik sehingga hanya tersisa barang-barang yang penting saja.
Terlalu banyak barang yang ditaruh di dalam ruangan justru akan membuat ruangan makin sempit dan sumpek. Suasana yang ada di dalam kamar menjadi tidak kondusif untuk belajar dan bekerja.
Usahakanlah agar ruang kerja dan belajar tidak tergabung dengan kamar tidur atau ruangan yang lainnya. Meskipun ruangan yang ada sudah menggunakan konsep minimalis, tetap saja perhatian kita akan dapat teralihkan dengan mudah.
Ruang belajar juga tidak harus besar dan luas. Anda dapat memanfaatkan ruangan yang ada untuk membuat ruang kerja dan belajar sendiri yang lebih minimalis.

Memilih Meja dengan Benar

Bukan hanya ruangannya saja yang minimalis, perabotan atau furnitur yang digunakan juga harus serba minimalis. Mengapa? Hal ini dilakukan agar furnitur yang ada tidak terlalu memakan banyak tempat di dalam ruangan.
Salah satu furnitur utama yang ada di dalam ruangan adalah meja belajar atau meja kerja. Dalam memilih meja belajar minimalis, kita juga harus memperhatikan usia dari anak yang akan menggunakannya.
Bagi anak-anak usia 10 tahun ke bawah, meja belajar dengan motif tokoh kartun kesayangan akan terlihat sangat menarik, meskipun desain atau tampilannya cukup sederhana.
Beda lagi dengan anak-anak usia di atas 10 tahun atau yang sudah beranjak remaja. Meja belajar minimalis bergambar tokoh kartun tentu saja sudah tidak tepat lagi bagi mereka. Untuk mereka yang sudah beranjak remaja, biasanya lebih memilih warna-warna sederhana dengan motif yang lebih natural.
Sama halnya dengan meja belajar, meja kerja yang digunakan juga harus dapat mengusung konsep minimalis yang sama dengan ruangan. Hindari penggunaan meja kerja yang terlalu besar. Lebih baik gunakan meja sederhana dengan satu laci yang tidak terlalu lebar, asalkan cukup untuk menaruh laptop atau komputer di atasnya.

Kursi yang Nyaman

Ketika meja belajar minimalis dan meja kerja sudah ditentukan, selanjutnya adalah memilih kursi yang pas. Kenyamanan dari kursi yang digunakan juga mendukung tingkat konsentrasi dan fokus.
Siapa yang dapat belajar atau bekerja dengan tenang jika kursi yang diduduki ternyata keras dan sama sekali tidak nyaman?
Hindari menggunakan kursi plastik atau kursi dengan dudukan keras. Lebih baik gunakan kursi dengan kaki beroda dan dudukan empuk seperti kursi kantor. Kursi-kursi jenis ini juga biasanya memiliki pengaturan ketinggian yang dapat disesuaikan. Kursi juga biasanya dilengkapi dengan sandaran yang cukup nyaman.
Meskipun namanya kursi kantor, tetapi penggunaannya tidak terbatas hanya untuk di kantor saja. Anda juga bisa menggunakannya di rumah untuk membuat anak-anak serta diri Anda sendiri belajar dan bekerja dengan nyaman tanpa perlu mengeluh dudukan kursi yang keras.

Penataan Buku dan Berkas

Agar ruangan dapat terlihat lebih rapi lagi, tambahkan juga rak buku minimalis di dalam ruangan. Rak buku berfungsi untuk menyimpan buku-buku atau berkas agar tidak berserakan di sembarang tempat.
Di dalam ruangan yang minimalis, penataan barang-barang yang ada di dalamnya merupakan hal yang penting. Jika tidak diatur dengan baik, ruangan justru akan terlihat lebih sempit karena buku dan berkas yang berserakan.
Namun, jika ditata dengan rapi, meskipun ruangan tidak terlalu luas, kesan yang didapatkan akan berbeda. Ruangan menjadi rapi dan terlihat lebih luas serta lebih nyaman.
Oleh karena itu, biasakan untuk menata buku dan berkas ke dalam rak yang sudah disediakan. Lebih baiknya lagi, jangan sampai buku atau berkas yang ada di dalam ruangan belajar atau ruang kerja terlalu banyak. Ini juga akan mengganggu.
Rak buku minimalis tidak harus berukuran kecil untuk ditaruh di kolong meja saja. Anda dapat menempatkan rak buku minimalis dengan menempelkannya di dinding. Desain rak buku ini juga bisa bermacam-macam, sesuai dengan selera Anda.

Pilihan Warna

Source: www.youtube.com

Pemilihan warna untuk ruangan yang minimalis juga mendukung tingkat konsentrasi dan fokus dalam belajar atau bekerja.
Sebelum memilih furnitur dan perabot pendukung yang sesuai, seperti meja belajar minimalis, kursi kantor, sampai rak buku minimalis, Anda juga dituntut untuk dapat menyelaraskan warna yang akan digunakan.
Jangan sampai, warna furnitur yang sudah dibeli ternyata sangat kontras dengan warna dinding ruangan.
Gunakan warna-warna yang membangkitkan semangat, seperti kuning, hijau, biru, atau cokelat. Padu padankan antara warna furnitur yang ada dengan warna dinding ruangan. Pemilihan warna yang tepat dan sesuai akan membuat Anda betah untuk berlama-lama di ruangan.

Meningkatkan Konsentrasi dan Produktivitas

Kombinasi ruangan minimalis, furnitur yang tepat dan sesuai, dan warna yang serasi akan membantu meningkatkan konsentrasi dalam belajar dan bekerja. Ruangan yang minimalis juga akan membantu untuk tetap fokus dengan apa yang sedang dilakukan, sehingga, produktivitas dalam belajar atau bekerja dapat ditingatkan dengan baik.
Agar konsentrasi dan produktivitas tetap terjaga dengan baik, singkirkan hal-hal yang berpotensi membuat perhatian teralihkan.

Meskipun serba minimalis, kenyamanan ruangan juga harus selalu diutamakan. Jangan penuhi ruangan dengan perabotan yang tidak berharga. Perhatikan juga ukuran furnitur yang digunakan. Jangan sampai terlalu mendominasi ruangan.
Selain ukuran, material furnitur juga wajib diperhatikan dengan baik. Ada berbagai jenis material yang digunakan dalam membuat furnitur seperti di atas. Mulai dari kayu, besi, plastik dan jenis bahan lainnya. Pilihlah furnitur dengan material yang paling sesuai dengan konsep dan tema ruangan.

Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Related Tags
Curator Introduction

no comments

Follow Moeslema on SNS