2798
  2017-01-26       faridachoerunnisa-ipa7.blogspot.co.id/2015/01/styrofoam.html

Tinggalkan Penggunaan Styrofoam Dari Sekarang

Walaupun murah dan praktis, ternyata styrofoam memiliki banyak bahaya baik bagi tubuh juga lingkungan. Yuk ketahui bahayanya dan tinggalkan penggunaan styrofoam dari sekarang!

Triwitaan 50 views


Tahukah Kamu… Merk Dagang dari Dow Chemicals. Menggunakan sterofoam sebagai insulator bahan bangunan, bukan kemasan makanan.

Sterofoam/Styrofoam/polystyrene adalah salah satu jenis plastic yang sering digunakan sebagai bahan pelindung dan penahan getaran barang-barang keras, seperti elektronik. Namun, saat ini digunakan pada bahan pengemas makanan dan minuman. Kenapa produk ini diproduksi dan masyarakat menggunakannya? Jika dilihat dari segi ekonomi dan perindustrian, memang Sterofoam mudah didapatkan, serta murah meriah. Sekitar 500 rupiah/perbuah. Selain itu praktis, mudah digunakan, siap pakai, mudah dibawa kemana-mana serta dapat segera dibuang ketika sudah digunakan.

Polistirena Foam – Campuran 90-95% Polistirena dan 5-10 % berupa gas seperti n-butana, n-pentana Proses Polimerisasi monomer stirena dengan bantuan blowing agent berupa CFC (freon) mengundang Penyakit dan pemusnahan yg berbahaya.
Source: Teens Go Green
Source: Toko Paper Cup

Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga, dan meninggalkan jelaga jika terhirup akan berbahaya untuk paru-paru, dapat berbahaya untuk, kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf. Serta pernyakit kanker, disebabkan oleh polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan pada suhu tertentu ketika makanan tersebut bersentuhan.

Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung.
Source: (1839, Eduard Simon)

Bahaya dari segi lingkungan, karena bahan ini sulit didaur ulang. Bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. Akan mengganggu lingkungan dan ekosistem pun terganggu. Limbah EPA sebagai bahan dasar pembuatan Styrofoam merupakan hasil limbah berbahaya terbesar ke-5 di dunia. Tentu ini akan terjadi kerusakan lingkungan.

Proses pembuatan styrofoam melepaskan 57 zat berbahaya ke udara.


Video : Ayam VS Styrofoam
by Layar Ciliwung from Yotube.com

So, moeslemates gausah berpikir panjang lagi. “STOP” and say “No, Thanks”
Melihat begitu banyak bahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Kita sebagai masyarakat harus lebih kritis lagi dalam pemilihan makanan dengan pembungkusnya.
Jangan lagi gunakan Sterofoam, cintai diri sendiri dan cintai lingkungan.

Salam Hijau Moeslemates !!!

Triwitaan
Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, F...
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Related Tags
Curator Introduction
Triwitaan
Triwitaan
Writer, Nutrition Addict, Konference Journalist Addict, Food Fadism, Student, Medical E...

no comments

Follow Moeslema on SNS