2767
  2017-01-28    

Tahun Baru di Tanah Suci – Part 2 (Flight)

Akhir tahun 2016 kemarin, aku berkesempatan mengunjungi Rumah Allah. Yuk baca pengalamanku di sana!

Audina Sheila 41 views

Halo, Moeslemates! Pada kesempatan kali ini, aku akan bercerita mengenai pengalaman Umrah-ku pada akhir tahun 2016. Alhamdulillah aku mendapat kesempatan untuk menjadi tamu Allah di rumah-Nya. Aku akan menceritakan pengalamanku dalam beberapa bagian, dan bagian kedua ini akan membahas perjalananku dari Indonesia ke Saudi Arabia, dan kembali lagi ke Indonesia.

Aku berangkat dari Jakarta tanggal 31 desember di pagi hari sekitar jam 7. Pesawat yang kugunakan adalah Emirates, dan flightku dijadwalkan untuk mendarat di Madinah sekitar jam 5 sore. Karena Emirates berbasis di Dubai, pesawatku pun sempat transit sebentar di Dubai.

Kenyamanan

Pesawat yang aku gunakan saat berangkat dan juga pulang sama-sama penuh dari depan sampai belakang. Hanya ada beberapa kursi kosong. Wajar saja sih, karena aku pergi pada musim liburan. Tapi, hal ini tidak membuat pesawat menjadi bising dan tidak nyaman.

Menurutku, bentuk kursinya tidak beda jauh dengan maskapai lainnya. Tidak ada hal spesial yang patut kuberitahu. Namun kalau menurutku, jarak antar penumpang terlalu rapat-rapat sehingga penumpang dengan ukuran tubuh lebih besar mungkin akan merasa tidak nyaman.

Jarak dengan penumpang sebelah yang cukup sempit

Entertainment

Aku sangat suka dengan in-flight entertainment dari Emirates! Filmnya lengkap, pilihan lagunya luas, dan gamenya seru-seru! Mungkin bagi beberapa orang, hal ini bukan sesuatu yang penting dalam suatu pesawat, tapi menurutku iya. Terutama saat kita berpergian jauh, rasanya bête banget saat tidak ada yang bisa dikerjakan di dalam pesawat.

Pilihan filmnya sangat lengkap sampai-sampai mereka memiliki banyak film dalam bahasa perancis, india, spanyol, itali, dan lain-lain

Satu lagi yang sangat kusuka adalah…. Pesawat Emirates memiliki in-flight wifi! Kalian bisa menggunakan wifi ini secara cuma-cuma untuk 10mb pertama dan 1 USD untuk 500mb berikutnya. Sayangnya, fasilitas ini hanya tersedia di rute yang cukup jauh. Mereka juga memiliki tempat untuk charge HP.

Tempat untuk charge HP!

Do you see that little sign? Yes, they have wifi!

Makanan

Nah, ini juga salah satu hal yang penting menurutku! Saat aku terbang dari Jakarta – Dubai, aku diberikan 2x makan dan saat 1x makan saat penerbangan Dubai – Madinah. Makanannya enak-enak, dan 100% halal. Mereka tetap menyediakan champagne, beer, dan wine, namun makanan yang mereka sajikan halal, kok.

Makan siang di pesawat

Service

Pasti yang satu ini sudah ditunggu-tunggu. Ada beberapa orang yang beranggapan bahwa perusahaan-perusahaan yang berbasis di Arab / Timur Tengah kurang customer oriented dan menurutku… 50/50. Ada beberapa ground staff dan pramugari yang sangat jutek, namun ada juga beberapa yang sangat helpful.

Pengalamanku dengan Emirates yang tidak akan kulupakan adalah pada saat penerbangan pulang dari Jeddah – Dubai, tanteku pingsan saat menuruni pesawat. Kebetulan, tanteku menggunakan kursi roda dan ia jatuh pingsan saat sedang menunggu kursi roda yang akan membawanya turun dari pesawat. Pilot dan beberapa pramugari dari Emirates sangat membantu keluargaku. Mereka memberi obat, memasangkan oksigen, dan memanggil paramedik dari bandara Dubai. Bahkan saat tiba di Jakarta, tanteku diantar dengan kursi roda sampai ke mobil.

Tapi… ada juga zonknya! Salah satu rombongan Umroh-ku kehilangan kopernya saat berangkat dari Indonesia, dan kopernya belum juga ditemukan sampai saat balik ke Indonesia. Dan dari yang kuperhatikan, rasasnya maskapai ini belum 100% niat dalam mencari koper yang hilang tersebut. Hal ini yang membuatku merasa fifty-fifty dalam menilai kelayakan pelayanan Emirates.

Value for money

Untuk harga yang tidak mahal-mahal banget dan tidak juga murah, menurutku Emirates layak menjadi pilihan untuk travelling, kok. Mereka memiliki rute yang lengkap ke 5 benua dan juga memberikan pelayanan yang cukup baik. Kalian juga tidak akan bosan di pesawat karena in-flight entertainment yang bagus siap menemani kalian.

Yang perlu diingat adalah, jangan mengharapkan keramah-tamahan orang Indonesia dari staff Emirates. Mereka jutek bukan berarti marah, bukan juga berarti mereka tidak benar dalam mengerjakan pekerjaannya. Mungkin bukan kebiasaan saja di tempat mereka untuk beramah-tamah dengan customer.


Itu dia pengalamanku menggunakan Emirates untuk ke Saudi Arabia. Stay tuned untuk membaca lebih banyak pengalamanku di Tanah Suci!

Audina Sheila Audina Sheila
A 20 years old student with a passion for writing and bea...
Like our facebook page if you like this article!
Category: TRAVEL


Related Tags
Curator Introduction
Audina Sheila
Audina Sheila
A 20 years old student with a passion for writing and beauty.

no comments

Follow Moeslema on SNS