2731
  2017-02-23       2.bp.blogspot.com

Mengenal Perawatan Beberapa Bahan Hijab

Tahukah Kamu bahwa merawat hijab yang satu dengan yang lainnya tidaklah sama. Yuk kenali perawatan untuk masing-masing bahannya.

Indah 249 views

Assalamu'alaykum Moeslemates,

Apakah Moeslemates pernah mengalami jilbab yang cepat rusak padahal baru sekali cuci ? Jangan langsung menyalahkan jilbabnya yah moeslemates, bisa jadi itu karena kamu tidak tahu bahsawanya masing-masing jilbab yang terbuat dari bahan berbeda punya perawatan sendiri. Yuk, kenali cara berikut :

Bahan Paris

Source: i0.wp.com

Jilbab paris sudah tidak terdengar asing ditelinga, terlebih harganya yang sangat bersahabat. Namun, jilbab paris ini akan cepat rusak bahkan warna yang memudar jika perawatannya diabaikan begitu saja

Perawatan

1. Hindari penggunaan detergen karena bisa merusak seratnya, cukup gunakan air sabun biasa, pelembut pakaian atau shampo.
2. Jangan dicuci menggunakan mesin cuci, cukup direndam dan dikucek secukupnya
3. Jangan menjemur dibawah sinar matahari langsung, cukup dengan diangin-anginkan.
4. Gunakan suhu yang rendah ketika ingin menyetrika.
5. Setrikalah dengan mengunakan suhu yang sedang hingga rendah.
6. Lipat dan simpan di gantungan hijab

Bahan Kaos

Source: bahan-kaos.com

Pernah menemukan bahan kaos hijabmu? Biasanya banyak ditemukan di pashmina atau kerudung yang berbahan kaos. Kaos spandex misalnya.

Karakter dari bahan kaos ini mudah jatuh, adem, elastis, dan mudah melar setelah dicuci berulang kali. Oleh karenanya perlu perhatian khsusus untuk perawatannya.

Perawatan

1. Pisahkan saat mencuci agar tidak luntur
2. Jangan dicuci menggunakan mesin cuci (mencuci menggunakan mesin cuci akan membuat jilbab lebih sering tertarik akibatnya jilbab sangat mudah molor), cukup direndam dan dikucek secukupnya
3. Moeslemates boleh menggunakan deterjen sebagai pembersih.
4. Cukup disetrika dengan suhu sedang.

Bahan Sifon

Source: sharingdisini.com

Hijab yang terbuat dari kain sifon ini jika disentuh terasa tipis karena memang sifon yang terbuat dari bahan dasar kapas, sutra dan serat sintetis.

Jilbab sifon yang licin membuatnya terasa sangat ringan apabila dipakai.

Perawatan

1. Tetap hindari penggunaan mesin cuci, lebih baik cuci dengan cara manual
2. Gunakan air sabun biasa, pelembut pakaian atau shampo
3. Dikucek perlahan
4. Setrika dengan suhu sedang, dan jangan lupa untuk melapisi dengan kain pada saat menyetrika agar tidak berinteraksi langsung dengan panas setrika.

Bahan yang mengandung payet

Source: ngijovillage.files.wordpress.com

Hijab atau kerudung berpayet sering kita jumpai di acara-acara tertentu, nikahan misalnya. Hijab berpayet memang membuat hijabmu terlihat lebih elegan. Namun, jangan biarkan perawatan yang salah membuat payetan di hijab/kerudung menjadi rusak.

Perawatan

Hijab/Jilbab berpayet biasanya banyak dijumpai di jilbab paris, karena memang payetannya lebih gampang dipasangankan. Sehingga perawatannya tidak jauh berbeda.
1. Jangan gunakan mesin cuci
2. Cukup direndam,dikucek secukupnya.
3. Lebih baik tidak menggunakan detergen, gunakan sabun biasa.
4. Jemur dengan cara diangin-anginkan.

Bahan Viscose

Source: qph.ec.quoracdn.net

Bahan viscoce terkenal dengan bahannya yang lembut dan dingin di kulit, warnanya sedikit mengkilap sehingga cocok digunakan saat wisuda, hari raya, jalan-jalan pun bepergian ke nikahan teman terbaikmu.

Perawatan

Untuk pengguna hijab berbahan viscose ini, yang perlu menjadi catatanmu adalah :

1. Penggunaan peniti, bros dan jarum pentul, karena beberapa bahan viscose mudah berlubang bila disemati peniti.
2. Cukup direndam sebentar saat mencuci
3. Jemur dengan cara diangin-anginkan
4. Setrika dengan suhu rendah

Bahan Katun atau Sutra

Source: kaos-kerah.com/wp-content/uploads/2014/12/kain-katun.jpg

Hijab berbahan katun biasanya lebih banyak diminati karena bahannya yang aga tebal sehingga ada yang memilih untuk tidak perlu mendouble jilbabnya lagi. Prinsipnnya sudah cukup tidak transparan. Sifatnya pun tidak mudah kusut sehingga mudah dibentuk. Berbeda dengan sutra yang lebih mudah kusut, aga tipis namun lembut

Perawatan

1. Cukup digosok-gosok saja dengan tangan.
2. Tidak perlu disikat
3. Gunakan air sabun biasa, pelembut pakaian atau shampo
4. Jemur dengan cara diangin-anginkan
5. Setrika dengan suhu rendah.

Like our facebook page if you like this article!
Category: FASHION&BEAUTY


Curator Introduction

no comments

Follow Moeslema on SNS