2628
  2017-01-25       kolomkesehatan.net

Fenomena Ketindihan Saat Tidur Dari Segi Medis

Kalian pernah mendengar istilah sleep paralysis atau ketindihan saat tidur? Simak yuk penjelasannya secara medis di bawah ini.

Lidya O. 244 views

Pernah nggak sih kamu merasa sulit bangun dari tidur dan ada sedikit rasa dingin yang menjalar dari ujung kaki ke seluruh tubuh? Seperti ditindih? Sebenarnya, apa yang menyebabkan fenomena seperti ini terjadi ya? Apakah ini murni karena sesuatu yang mistik? Atau bisa dijelaskan secara ilmiah?

Penjelasan Sleep Paralysis Secara Medis

Sleep paralysis atau tindihan sebenarnya adalah gangguan tidur yang biasa dialami orang. Di beberapa daerah di Jawa fenomena ini masih sering dikaitkan dengan hal-hal mistis. Namun sebenarnya sleep paralysis ini terjadi di segala usia. Serangan ini biasanya dirasakan hanya beberapa detik atau menit saja. Dan di saat-saat seperti itu biasanya kita mulai membayangkan sesuatu yang menyeramkan sehingga fenomena ini pun erat kaitannya dengan makhluk halus. Padahal sebenarnya ini hanya ketidakteraturan tahapan tidur saja kok.

Tidur yang normal dibagi menjadi 4 tahapan berdasarkan gelombang otak. Tahap pertama adalah di mana kesadaran masih muncul walaupun sudah mulai menghilang. Tahap kedua adalah tidur yang lebih dalam dari tahap sebelumnya. Tahap ketiga adalah keadaan kita sudah mulai tidak ingat apa-apa lagi alias tidurnya sudah pulas. Dan tahap terakhir adalah REM atau Rapid Eye Movement adalah tahapan di mana mulai terjadinya mimpi.

Gelombang otak yang kacau mengakibatkan kelumpuhan syaraf seseorang sehingga hal itu yang menyebabkan sensasi sleep paralysis. Nah, pada keadaan ini kita sudah berada di tahapan terakhir atau REM. Intinya, tidur pada dasarnya mengikuti tahapan normal berdasarkan gelombang otak. Dan begitu terjadi sleep paralysis, gelombang otak tidak bekerja sesuai tahapan tersebut. Sehingga dari tahap pertama langsung masuk ke tahap REM, melewati beberapa tahap sebelumnya, kemudian ketika mendadak terbangun, tubuh belum siap. Sehingga itulah yang membuat fenomena tindihan ini terjadi.

Source: www.merdeka.com

Biasanya faktor yang paling banyak dialami orang yang terkena sleep paralysis adalah kelelahan tingkat tinggi dan stres. Sehingga mengacaukan gelombang otak dengan tidak lagi melewati tahapan-tahapan tidur normal pada umumnya. Apalagi buat kamu yang sering begadang sampai tengah malam efeknya juga tidak baik bagi kesehatan. Tapi kalau sleep paralysis ini sudah terlalu sering terjadi, coba kamu periksakan ke dokter sebelum ada hal-hal yang membahayakan.

Semoga artikel ini bermanfaat ya.

Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Related Tags
Curator Introduction
Lidya O.
Lidya O.
Japanese Language Teacher & Interpreter.

no comments

Follow Moeslema on SNS