2589
  2017-01-14       sillykhan.files.wordpress.com

Mengenal Lebih Jauh Tentang Syndrome Cinderella Complex

Sudah tahu apa itu syndrome cinderella complex? Ternyata namanya yang indah tidak sesuai dengan kenyataanya loh. Kenali lebih jauh yuk apa itu syndrome cinderela complex dan apa saja langkah pencegahannya.

Deane Lene 719 views

Source: cdn.hallels.com

Jika membahas tentang kepribadian seseorang rasanya tidak akan pernah ada habisnya ya. Sebab kepribadian seseorang bersifat unik dan dinamis. Perlu kalian ketahui bahwa setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda bahkan saudara kembar identik pun memiliki perbedaan yang mendasar dan terjadi secara alami.

Nah, kali ini aku akan membahas mengenai salah satu patologis atau orang umum biasa menyebutnya gangguan kepribadian. Mungkin sebagian besar dari kalian sudah mengetahui tentang gangguan yang satu ini atau mungkin kalian belum mengetahuinya.

Beberapa orang di berbagai belahan dunia pasti memiliki impian bahwa kehidupan yang ia jalani saat ini bisa seindah kehidupan di negeri dongeng. Seperti salah satu cerita dari negeri dongeng yang satu ini. Masih ingat dengan cerita cinderella? Seorang anak perempuan yang tinggal di rumah ibu tirinya dan diperlakukan sebagai seorang upik abu. Hingga suatu kesempatan ia dapat berdansa dengan sang pangeran dan pada akhir cerita, cinderella dapat menikah dengan sang pangeran dan meninggalkan ibu tiri dan kedua saudara tirinya yang jahat. Jika mengingat cerita itu, rasanya ingin sekali ya memiliki kehidupan seperti itu? Dari kondisi yang menyenangkan seketika berubah 180 derajat dan hal tersebut terjadi begitu saja.

Moeslemates...
Tahukah apa itu Syndrome Cinderella Complex? Ini adalah sebuah gangguan kepribadian yang sebagian besar dialami oleh para perempuan. Penelitian lanjutan mengatakan bahwa syndorme ini terjadi pada seseorang yang pernah menonton atau memiliki konsep akan tokoh Cinderella loh. Untuk tahu lebih lanjut, simak artikel yang satu ini yuk.

Apa itu Syndrome Cinderella Complex?

Cinderella complex adalah sebuah gangguan yang terjadi pada kondisi psikologis. Hal ini terjadi pada kondisi dimana wanita memiliki perasaan takut terselubung untuk menjadi pribadi yang mandiri.

Dalam benaknya, sang wanita terdapat keinginan untuk selalu diselamatkan, dilindungi dan disayangi oleh pasangannya. Layaknya dongeng Cinderella, wanita dengan cinderella complex merasa takut untuk menjadi mandiri dan berharap ada sosok lelaki yang dapat melindunginya dan menjadi sosok ‘pangeran’ dalam hidupnya.

Ciri-cirinya?

Source: cdn2.thr.com

Terdapat beberapa ciri-ciri umum yang dapat dilihat dan dapat diobservasi secara kasat mata. Beberapa diantaranya adalah:

1. Sering menuntut segala hal pada pasangannya. Termasuk hal-hal yang tidak masuk akal sekalipun. Bahkan tidak ada kata puas dalam kamusnya untuk terus menuntut pada pasangannya. Ia akan merasa sangat kecewa jika apa yang ia harapkan tidak dapat terwujud.

2. Memiliki ketertarikan yang besar pada sosok laki-laki yang memiliki sifat mengayomi, melindungi dan pembawaan yang tenang juga dewasa dalam berpikir. Hal yang dominan atau menjadi pilihan utama baginya adalah para pria yang memiliki sifat melindungi.

3. Tidak percaya diri

4. Mudah menyerah

5. Pemberontak

6. Bukan tipe perempuan pekerja keras

7. Memiliki rasa ketergantungan yang besar dengan pasangannya. Dilayani dan dilindungi adalah keinginan dan harapan terbesarnya yang bisa ia dapatkan dari pasangannya.

Faktor penyebabnya?

Faktor penyebab utama gangguan ini berkaitan dengan pola asuh yang diterapkan oleh orang tua dan beberapa faktor pendukung yang didapatkan dari lingkungan eksternal.

Pola asuh yang berkembang secara maladaptif sangat berpotensi besar terjadinya gangguan psikologis seorang anak. Beberapa pola asuh ini ternyata memiliki peran yang cukup besar dalam gangguan ini.

1. Proteksi dan pembatasan yang berlebih. Penerapan pola asuh ini memiliki dampak pada kepribadian anak yang kurang percaya diri, dependen dalam pergaulan, penilaian diri yang rendah, memiliki hambatan dalam perkembangan intelektual. Selain itu anak juga memiliki sifat penurut yang berkembang secara berlebihan.

2. Terlalu permissive. Penerapan pola asuh ini memiliki dampak pada kepribadian anak yang senang menuntut, egois, ketidakmampuan toleransi terhadap frustrasi, memberontak terhadap otoritas, kebutuhan besar akan perhatian, kurang tanggung jawab, kurang pertimbangan, meledak-ledak dalam pergaulan.

3. Tidak konsisten. Penerapan pola asuh ini memiliki dampak pada kepribadian anak yang memiliki kesulitan untuk membangun nilai-nilai yang mantap untuk pedoman bertingkah lakul, cenderung adanya tingkah laku agresif.

Selain pola asuh, ternyata menjadi korban kekerasan juga bisa menjadi faktor penyebab dari syndrome ini. Seorang anak yang tumbuh dengan kekerasan baik secara fisik maupun psikologis, juga memiliki potensi yang besar terhadap syndrome ini. Hal ini terjadi akibat mainfestasi trauma yang dialami akan menimbulkan kekahwatiran tentang masa depannya.

Dampaknya?

Gangguan ini ternyata memiliki dampak negatif yang tidak bisa dianggap remeh. Karena gangguan ini tentunya akan menggerus kepribadian yang positif pada diri seseorang. Beberapa dianatranya adalah :

1. Mudah cemas. Kecemasan yang ia miliki akan terus berkembang dan terus semakin besar hingga terputusnya hubungan realita yang ia miliki. Kecemasan yang berkembang secara berlebihan tentunya akan berdampak pada kondisi hubungan sosialnya karena tentunya ia tidak akan mempercayai ucapan orang lain. Ia pun tidak mau menerima kritikan dari orang lain bahkan orang terdekatnya sekalipun.

2. Tidak mandiri. Syndrome ini pada dasarnya akan menghambat seseorang untuk menjadi perempuan yang mandiri. Hal ini terjadi akibat membiasakan diri terhadap bantuan orang lain bahkan untuk melakukan pekerjaan yang mudah sekalipun. Ia juga tidak bisa melindungi dirinya karena pada dasarnya ia sudah terbiasa dan tidak bisa terlepas dari kenyataan bahwa dirinya sudah menggantungkan segala kehidupannya pada orang lain.

3. Cepat menyerah dalam segala hal. Bahkan masalah kecil sekalipun ia akan menyerah dan lebih mengandalkan orang lain untuk menyelesaikannya. Hal ini ternyata sudah berlangsung sejak usianya masih belia, dimana segala kebutuhannya selalu siap sedia tanpa ia harus bersusah payah berusaha mendapatkan apa yang ia butuhkan.

4. Rendahnya kemampuan untuk bertahan. Ia akan beranggapan bahwa dunia yang ia jalani saat ini begitu kejam memperlakukan dirinya dan ia berharap ada seorang pria yang dapat menariknya keluar dari kehidupannya saat ini. Ia tidak mampu menghadapi segala rintangan dan kesulitan dalam kehidupannya. Pada kondisi ini, ia akan terus menerus menyalahkan lingkungan dan orang lain disekitarnya.

5. Kepercayaan diri yang rendah. Hal ini disebabkan karena dirinya selalu bergantung dengan orang lain. Alhasil dengan ketergantungan yang ia biasakan itu menggerus kepribadiannya. Ia semakin tidak mengenali siapa dirinya dan apa yang bisa ia lakukan untuk membantu dirinya sendiri.

Lalu, bagaimana cara mencegahnya?

Berikut ini ada beberapa ada beberapa cara yang bisa kalian lakukan untuk mencegah diri kalian dari bahaya syndrome cinderella complex, diantaranya adalah:

1. Kenali dirimu sebaik mungkin. Ketika kalian mengetahui siapa diri kalian sebenarnya, kemampuan apa yang kalian miliki, apa saja yang bisa kalian lakukan untuk membantu diri kalian sendiri. Semakin kalian mengenal diri kalian, kepercayaan diri kalian akan terus meningkat diwaktu yang bersamaan. Sehingga kalian bisa mengontrol apa yang harus kalian lakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan.

2. Terbukalah. Baik dalam dunia sosial maupun secara kepribadian. Tidak ada salahnya mendengar kritik dan saran dari semua orang disekitar kalian. Anggap saja mereka sebagai mesin pengingat hidup yang selalu memperhatikan kalian. Tidak selamanya kritik bersifat negatif. Berhentilah untuk menarik diri dari lingkungan. Ketika kalian menarik diri dari lingkungan, ada banyak hal positif yang kalian lewatkan.

3. Buat keputusan. Dalam kehidupan selalu diberikan berbagai macam pilihan dan terkadang pilihan itu sama-sama menyenangkan atau tidak sama sekali. Maka dari itu, biasakan untuk berani mengambil keputusan. Boleh menerima saran dari orang lain tetapi jangan diterima secara mentah dan langsung diaplikasikan para hidup kalian ya. Pilah dan pilih saran tersebut dan sesuaikan dengan kebutuhan. Ingatlah bahwa apapun keputusannya selalu ada resiko yang harus siap kalian tanggung. Jadi jangan pernah menyesali apapun keputusan yang kalian ambil.

4. Berani katakan tidak. Jangan pernah ragu untuk menolak sesuatu yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kalian. Jika sesuatu hal yang diberikan secara berlebihan tentunya tidak baik untuk diri kalian. Ingatlah bahwa segala hal yang didapat secara mudah dari orang lain, pastinya akan timbul rasa ketagihan yang secara terus menerus akan berubah menjadi menuntut hal tersebut terpenuhi. Ketika kalian menolak suatu bantuan, ada baiknya kalian menyertakan alasan yang jelas dan tegas agar mereka yang menawarkan bantuan tersebut dapat memahami kalian dan meminimalisir terjadinya perselisihan diantara kalian.

Moeslemates..
Kita pada dasarnya adalah makhluk sosial. Kehidupan yang kita jalani tidak pernah terlepas dari bantuan dan hubungan dengan orang lain. Hal itu sangat baik karena akan menjadi suatu timbal balik yang saling menguntungkan. Tetapi ada baiknya jika kalian bersosialisasi dengan orang lain secara bijak.

Biasakan diri kalian untuk melakukan segala hal semaksimal mungkin. Jika kalian memang benar-benar tidak bisa melakukannya seorang diri, maka kalian boleh meminta bantuan orang lain. Hal ini juga membatu kalian untuk mengetahui seberapa banyak kemampuan yang kalian miliki untuk melakukan berbagai hal.

Banggalah terhadap kemampuan diri sendiri....

Deane Lene
Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Sen...
Like our facebook page if you like this article!
Category: LIFESTYLE


Curator Introduction
Deane Lene
Deane Lene
I love learn, watch, listen, read and make something. Send me email to deanelene@gmail.com

no comments

Follow Moeslema on SNS