2581
  2017-01-12       www.jejaringbisnis.com

4 Hal Penghambat Mulainya Bisnis

Hal-hal yang banyak dipertimbangkan sebelum memulai bisnis, namun malah menjadi penghambat. Apa saja dan bagaimana menyiasatinya?

Fany Darrienda 55 views

Assalamu'alaikum, Moeslemates!
Banyak generasi muda sekarang yang ingin menjalankan bisnis. Banyak yang berhasil, tapi tidak sedikit juga yang 'maju-mundur' karena beberapa hal. Akibatnya, urung memulai karena terlalu banyak pertimbangan. Apa saja sih yang menghambat para calon pebisnis?

Modal

Source: www.dreamstime.com

Ini yang sering jadi pematah calon pebisnis: selalu pesimis dengan modal. Mau pinjam uang untuk modal, khawatir tidak bisa mengembalikan.
Moeslemates, untuk memulai bisnis tidak perlu modal besar loh. Sekarang kan sudah banyak sistem dropship. Moeslemates hanya perlu mempromosikan barang milik orang lain, kalau ada yang order Moeslemates tinggal menghubungi supplier, maka supplier akan mengirimkan barang tersebut ke customer namun atas nama Moeslemates. Praktis kan? Moeslemates tidak perlu repot packing dan pusing kalau stok belum habis. Biasanya supplier juga sudah memberikan harga khusus sehingga kita masih bisa mengambil untung. Resikonya ada memang, kita tidak bisa mengontrol sendiri kualitas barang yang dijual.
Atau, kalau Moeslemates ingin kualitas barang terkontrol, stok barang secara mencicil. Misalnya nih Moeslemates dapat uang saku mingguan atau bulanan, sisihkan sekian persen sebagai modal. Beli barang baku sedapatnya dulu. Minggu atau bulan berikutnya tambah stok lagi. Begitu juga Moeslemates yang sudah bekerja. Cicil barang baku setiap bulan. Setelah dirasa cukup, jalankan bisnis deh.

Ide

Source: www.goaugment.io

Sudah menabung, modal cukup, inginnya menelurkan produk yang beda, tapi tidak memiliki ide bisnis baru.
Sebenarnya, tidak perlu benar-benar baru kok, Moeslemates. Tidak ada salahnya mengikuti apa yang sedang tren di pasaran, yang penting produk Moeslemates harus memiliki ciri sendiri. Gali ide dengan jeli mengamati pasar dan produk calon saingan. Cari apa yang dirasa kurang dan belum ada. Nah, dari situ Moeslemates bisa mendapatkan inspirasi. Ingat, inspirasi ya Moeslemates, bukan mencontek.

Waktu

Source: www.mrmediatraining.com

Modal cukup, ide sudah tersusun rapi, tapi tidak ada waktu luang untuk menjalankan bisnis. Biasanya ini dialami oleh Moeslemates yang sudah bekerja.
Solusinya, selalu sempatkan sedikit waktu di sela-sela pekerjaan Moeslemates. Setelah selesai menuntaskan project atau laporan dan masih ada waktu luang. Selalu dahulukan pekerjaan dulu ya, Moeslemates. Meskipun punya niat untuk menjadikan bisnis itu sebagai fokus utama suatu hari nanti, tapi sekarang Moeslemates masih memiliki kewajiban dan tanggung jawab di tempat kerja. Tapi nih, kalau tempat Moeslemates bekerja memiliki peraturan ketat tentang penggunaan ponsel selama jam kerja, manfaatkan semaksimal mungkin jam istirahat.
Sedikit 'berkorban' dengan merelakan akhir pekan atau hari libur untuk berbisnis. Tapi tetap utamakan istirahat cukup ya, Moeslemates.

Takut

Source: www.ryansetonlaw.com.au

Ini juga menjadi penyebab terbesar urungnya sebuah bisnis. Takut tidak laku, takut bangkrut, takut gagal.
Moeslemates, gagal itu biasa loh. Semua yang sukses juga pasti pernah gagal, bahkan mungkin lebih dari sekali.
Apabila mengalami kegagalan, evaluasi kesalahan lalu segera bangkit. Jangan larut dalam kecewa dan menyerah.
Karena itulah tidak perlu modal besar dalam memulai usaha, agar ketika gagal rasa kecewa tidak begitu besar dan bisa segera move on.

Hayo, Moeslemates juga memikirkan hal-hal tersebut tidak?
Kalau iya, segera singkirkan jauh-jauh dan berbenah.
Ingat Moeslemates, semua yang sudah terencana baik sekalipun tetap hanya sebuah mimpi kalau tidak dijalankan. Jadi, tunggu apa lagi? Mumpung masih muda dan banyak waktu untuk merasakan kegagalan lalu bangkit lagi.
Wujudkan mimpi Moeslemates sekarang!
Wassalamu'alaikum!

Fany Darrienda
Fany Darrienda
Postgraduate Student | Half-time house-wife | Fulltime mo...
Like our facebook page if you like this article!
Category: ENTREPRENEURSHIP


Curator Introduction
Fany Darrienda
Fany Darrienda
Postgraduate Student | Half-time house-wife | Fulltime mother

no comments

Follow Moeslema on SNS